6 Kiat Sukses Berbisnis Properti ala Donald Trump


KOMPAS.comDonald Trump, taipan properti dunia ini kini telah sah menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) menggantikan Barack Obama.

Kesuksesannya di bisnis properti telah membawa namanya melejit hingga posisinya sekarang.

Namun, di balik itu semua ada beberapa hal yang membuat Trump bisa mendapatkan segalanya, termasuk karir sukses di bisnis properti.

Dalam bukunya berjudul “In Trump: The Art of the Deal”, lelaki berambut pirang ini membubuhkan kiat-kiat yang dia lakukan untuk menggapai kesuksesan.

Menurut dia, jika seseorang memedulikan sisi negatifnya maka sisi positifnya akan mengurus dirinya sendiri.

Dengan kata lain, jika seseorang memiliki rencana yang bisa menuntunnya kepada kesalahan, maka dia akan menjadi pribadi berhasil.

Dengan mengetahui kiat-kiat ini bukan berarti Anda akan bisa berakhir dengan gelimang harta laiknya Trump.

Tetapi Anda bisa menggunakan pendekatan yang dilakukan Trump untuk menjajaki karier Anda dengan sikap sama seperti dia.

Jika Anda tahu kesalahan-kesalahan apa yang bisa menghalangi pengusaha properti untuk mewujudkan potensinya, maka Anda harus menghindari hal tersebut.

shutterstock Ilustrasi

Berikut ini enam kebiasaan yang bisa Anda kembangkan untuk mendapatkan karier cerah dalam bisnis porperti.

1. Memiliki rencana bisnis

Jika Anda ingin melakukan bisnis untuk diri Anda sendiri dan tengah mendekati bank demi mendapat pinjaman, akan ada dua hal yang ditanyakan petugas bank kepada Anda, yakni pendapatan, dan rencana bisnis.

Jika Anda menjadi penjual atau salesĀ properti, Anda melakukan bisnis untuk diri sendiri. Namun, banyak sales tidak memiliki tujuan jelas atau jangka waktu untuk mencapai tujuan mereka.

Secara konsisten, para profesional di bidang properti yang pernah menuliskan rencana bisnisnya mendulang kesuksesan besar ketimbang yang tidak melakukannya.

2. Gunakan sumber daya yang tersedia

Hanya karena Anda baru berada di sebuah industri bukan berarti harus menciptakan kembali apa yang sudah ada.

Anda bisa mengambil semua keuntungan dari sumber daya di sekitar seperti dari para broker, rekanan, dan organisasi profesional.

www.shutterstock.com Ilustrasi

Temukan orang dengan performa paling baik di dalam pasar bisnis Anda atau bisnis lain dan minta mereka menjadi mentor Anda.

3. Maksimalkan produktivitas

Jika Anda melihat profesional properti produktif yang mampu menjual 600 unit dalam setahun, Anda akan menyadari bahwa mereka memiliki dua hal umum, yakni asisten dan sistem.

Para praktisi tersebut meningkatkan usaha dan hasil mereka melalui orang lain dan juga teknologi.

Ini membuktikan bahwa profesional yang menggunakan asisten pribadi secara signifikan mencatat penjualan lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak menggunakannya.

4. Ambil kursus bisnis

Banyak para pebisnis pemula yang merasa dirinya tidak menghasilkan cukup uang untuk dialokasikan guna menempuh kursus bisnis.

www.shutterstock.com Adanya peraturan mengenai sertifikasi broker properti mendorong perusahaan agen properti untuk semakin memperkuat profesionalisme para broker dalam menjalankan aktivitasnya.

Pikiran tersebut merupakan pikiran mundur karena kursus tersebut bisa digunakan untuk menghasilkan pendapatan yang lebih banyak lagi.

Kemampuan yang Anda pelajari dan keberadaan hubungan dengan murid-murid lain akan mampu memengaruhi inti bisnis, dan potensi Anda menuju kesuksesan.

5. Pembelian peralatan sebagai badan usaha

Banyak profesional properti membeli komputer jinjing, kamera digital, dan berbagai gawai lainnya sebagai seorang konsumen. Pemikiran itu merupakan sebuah kesalahan.

Bukannya sebagai seorang konsumen, dalam pembelian peralatan tersebut Anda harus bersikap seperti badan usaha.

Hal itu bisa dilakukan dengan menekankan pada toko tempat Anda membeli bahwa Anda adalah badan usaha.

Kemudian bisa dengan mencari pilihan bisnis ketika belanja daring atau menggunakan nomor telepon vendor bisnis Anda.

6. Sebaiknya mempunyai pendapatan pasif

Hal yang sering membuat para profesional properti baru habis kesabarannya adalah lamanya waktu mendapatkan uang.

www.shutterstock.com Ilustrasi.

Ketika Anda berhasil menjual rumah, Anda tidak langsung dibayar begitu kontrak diterima.

Rata-rata kontrak ditulis dalam waktu 45 hari. Di dalam sebuah dunia sempurna, Anda akan mendapatkan cek komisi dalam waktu 45 hari dari tanggal kontrak diterima.

Namun, di dalam dunia nyata Anda tidak selalu mendapatkan bayaran tepat waktu. Oleh sebab itu, Anda membutuhkan pendapatan pasif yang bisa didapat dari investasi properti atau saham.

Jadi ketika bayaran hasil menjual rumah belum didapat, Anda tidak akan putus asa dan sedih.

Namun, ketika cek hasil penjualan rumah sudah tiba, jangan lupa untuk menabung dari hasil tersebut.



Sumber Artikel :

Komentar

comments