6 Strategi Jalani Bisnis Pertama Kali


Liputan6.com, Jakarta – Jika Anda baru saja terjun sebagai pengusaha atau pebisnis dan sedang bersiap menjalankan proyek bisnis untuk pertama kalinya, tidak ada salahnya mencari cara untuk mendapatkan modal yang diperlukan dan mendorong diri agar selangkah lebih dekat menuju kesuksesan.

Kesuksesan bisnis dapat dicapai dengan dana yang terbatas namun jika Anda memerlukan dana untuk sesuatu yang lebih besar, tak ada salahnya mencari cara bagaimana mencapai hal tersebut.

Berikut ini beberapa tips dari situs Business Zone yang dapat membantu Anda untuk menghasilkan dana yang diperlukan dan mendapatkan pinjaman untuk bisnis yang sedang dijalankan,seperti ditulis Senin (29/5/2017):

1. Kembangkan rencana bisnis yang kuat

Tidaklah mudah untuk mengembangkan rencana bisnis yang bisa menarik perhatian investor dengan cara cepat. Investor biasanya akan mencari arus kas, agunan dan kelangsungan hidup bisnis yang sedang Anda jalankan.

Jadi, penting untuk mengembangkan rencana bisnis yang kuat dan dapat diandalkan agar investor dan kreditur Anda tertarik.

2. Investasikan sebagian besar tabungan Anda untuk bisnis

Penting untuk menunjukkan kepada kreditur dan investor, Anda peduli dengan ide bisnis yang Anda rencanakan dan Anda sebaiknya berinvestasi juga secara pribadi.

3. Melihat ke arah yang benar

Sambil mencari pinjaman dan berupaya untuk bertemu dengan orang-orang penting, Anda juga juga seharusnya bisa terhubung dengan mereka secara online. Ada banyak situs yang dapat membantu Anda mendapatkan pinjaman untuk memulai bisnis kecil secara online.

Anda bisa menggunakan dana untuk ekspansi bisnis dan kebutuhan operasi setiap hari pada waktu tertentu. Jadi, penting untuk melihat ke arah yang benar dan pastikan Anda menargetkan investor yang tepat melalui media yang tepat.

Daya Saing

4. Bicara soal daya saing

Hal penting lainnya adalah Anda perlu membicarakan keunggulan kompetitif yang Anda miliki dari para pesaing Anda. Di sini, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak hanya membicarakan bisnis kecil dan lemah karena hal itu tidak akan membuat perbedaan.

Target-nya, Anda harus bersaing dengan bisnis besar dan membangun diri sendiri bahkan dengan sumber daya yang terbatas. Dengan pemikiran ini, mulailah mencari keunggulan kompetitif yang bisa dinikmati dari sebagian besar bisnis yang Anda miliki.

5. Proyeksi harus realistis

Milikilah perkiraan, perencanaan atau proyeksi yang realistis dan sesuatu yang dapat dipercaya oleh kreditor dan kreditur Anda. Pada saat bersamaan, jika model bisnis Anda tidak menghasilkan keuntungan dengan segera, Akan sulit bagi Anda untuk membuat mereka tertarik. Jadi, buatlah rencana atau proyeksi yang realistis dan bisa meraih kesuksesan di awal.

6. Bersiaplah untuk penolakan

Jangan berharap bahwa Anda bisa langsung berhasil pada pertemuan pertama dan semuanya berjalan sesuai rencana. Pada sebagian besar kasus, hal-hal yang tidak diinginkan kemungkinan dapat terjadi pada pertemuan pertama atau bahkan dengan investor pertama yang Anda temui. Jadi, pastikan Anda selalu punya cara untuk memperbaiki proposal yang sudah dibuat dan siapkan diri juga jika ditolak.

 

 

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/1048462/big/013987600_1447052220-20151109-Ilustrasi-Bisnis-Media-Online-iStockphoto3.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments