AP II Bidik Bisnis ‘Bengkel’ Pesawat di Bintan : Okezone Ekonomi


SINGAPURA – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) siap melebarkan sayap bisnisnya dengan menggarap sektor usaha Maintenance, Repairing, Overhaul (MRO) di Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Pengembangan usaha tersebut dilakukan dalam bentuk kerja sama operasi dengan investor lain yang tergabung dalam Bintan Investment Aviation.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya melihat kerja sama dengan investor sebagai peluang mengingat pembangunan MRO tersebut berdekatan dengan landasan udara memerlukan Badan Usaha Bandar Udara (BUBU).

”Kita kan sudah memiliki izin BUBU dan sertifikasi lainnya,” kata Awaluddin, di Singapura, kemarin.

Menurut Awaluddin, peluang berinvestasi di sektor MRO terbuka lebar karena AP II bakal menjadi pengelola di bandara tersebut. Sementara pihak investor akan menyediakan lahan. Namun begitu, AP II masih melakukan pembahasan komprehensif dengan pihak investor.

”Saya belum bisa sebut investornya karena kami masih dalam pembahasan. Yang jelas, pihak investor akan menyediakan lahan, kami membangun pergudangannya dan mengoperasikan bandara yang akan dibangun itu,” ucapnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Sriwijaya Air Group melalui Sriwijaya Maintenance Facility (SMF) telah menanamkan investasi di Bintan bersama Bintan Aviation Investment.

Awaluddin menyebutkan kerja sama dengan pihak swasta lain bisa saja dilakukan. ”Kami bisa saja kerja sama dengan pihak lain. Tergantung kemampuannya (swasta) akan seperti apa nantinya. Yang jelas, kami di AP II memiliki BUBU dan kemampuan mengelola bandara,” sebutnya.

Corporate Secretary and Legal AP II Agus Haryadi mengatakan, salah satu investor yang berminat menggandeng PT AP II berasal dari Bintan Lagoon Resort. PT AP II, ungkap Agus, sedang melakukan pembicaraan terkait dengan kerja sama operasi. Sebagai pengelola bandara yang memiliki izin BUBU, investor Bintan akan menerapkan bagi hasil.

”Cuma, karena mereka yang punya lahan, nanti kami yang mengoperasikan bandaranya. Karena, sebenarnya investor itu hanya butuh izin kebandarudaraan. Tentu mereka akan dominan,” ucap dia.

Agus pun mengatakan, kerja sama operasi dengan investor Grup Bintan Lagoon Resort merupakan kerja sama operasi yang pertama dilakukan bersama pihak swasta terkait dengan pengelolaan bandara dan fasilitas MRO di Indonesia.

 

Laba Tumbuh 62%

Di bagian lain, PT Angkasa Pura II (Persero) pada semester I-2017 membukukan pendapatan sebesar Rp3,82 triliun, meningkat 29% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,97 triliun.

Kinerja positif tersebut ditopang oleh efisiensi operasional sejalan dengan implementasi teknologi informasi di bandarabandara serta pertumbuhan industri pariwisata nasional.

Pendapatan pada Januari-Juni 2017 berasal dari bisnis aeronautika seperti passenger service charge (PSC), biaya pendaratan pesawat, pemakaian garbarata, dan sebagainya sekitar Rp2,32 triliun. Sementara pendapatan dari bisnis nonaeronautika, yaitu konsesi, sewa ruang komersial, kargo, dan lain-lainnya berkontribusi sekitar Rp1,49 triliun.

https://img.okezone.com//content/2017/07/31/320/1746896/ap-ii-bidik-bisnis-bengkel-pesawat-di-bintan-D9brt4qT7W.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments