Aturan Wajib Tanam Bawang Putih Bagi Importir Segera Terbit

[ad_1]

Bawang putih

Bisnis.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian berharap aturan wajib tanam bawang putih bagi importir dapat segera terbit pekan depan.

Kewajiban tersebut tertuang dalam revisi Permentan No. 86 Tahun 2013 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura, yang selesai dibahas Biro Hukum dan kini berada di meja Menteri Pertanian Amran Sulaiman sejak pekan kemarin.

“Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya. Harapannya pekan depan sudah bisa terbit bebarengan dengan Permendag-nya,” tutur Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto, dihubungi Bisnis pada Jumat (12/5).

Setelah revisi permentan terbit, imbuhnya, pemerintah segera melakukan sosialisasi kepada importir. Selanjutnya, kewajiban tanam benih mulai dilaksanakan pada 2018. Pada tahun ini, importir diminta pernyataan kesanggupan tanam bawang putih dalam rekomendasi impor.

Dalam draft revisi tersebut, bawang putih masuk ke daftar komoditas Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH). Selanjutnya, importir wajib melakukan penanaman bawang putih di dalam negeri dengan produksi 5% dari volume permohonan RIPH per tahun. Importir dapat melakukan penanaman sendiri maupun bermitra dengan kelompok tani. Namun, kewajiban tersebut tidak berlaku bagi BUMN yang melakukan importasi untuk stabilisasi pasokan dan harga.

Bersamaan dengan penyelesaian draft revisi tersebut, Ditjen Hortikultura kini tengah menyusun petunjuk teknis seperti pemetaan lahan. Prihasto menyampaikan bawang putih cocok ditanam di dataran tinggi, 800 meter di atas permukaan laut.

Kementerian Pertanian telah memetakan 16 kabupaten dengan total lahan seluas 6.600 ha, yang berpotensi untuk pengembangan produksi bawang putih. Potensi tersebut dinilai dapat menutup kebutuhan lahan bagi importir yang diperkirakan seluas 4.000 ha dan provitas hasil panen 6 ton per ha.

“Ini yang sedang kami persiapkan, karena jangan sampai berbenturan dengan prinsip konservasi lahan,” katanya.

Sementara untuk mendorong minat petani menanam bawang putih, Kementerian Pertanian juga berencana menyiapkan bantuan dari APBN 2018 untuk tugas pembantuan kawasan bawang putih, seperti yang dilakukan untuk komoditi bawang merah dan cabai. Anggaran tersebut untuk bantuan sarana dan produksi.

Prihasto berharap upaya ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap bawang putih impor. Luas tanam bawang putih nasional saat ini hanya 2.000 ha dengan produktivitas 10 ton per ha. Artinya, produksi bawang putih dalam negeri hanya 20.000 ton, jauh dari kebutuhan nasional rata-rata 500.000 ton per tahun.

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Toko Bunga Jakarta Online Murah Terpercaya

Selamat Datang di Website Kami: toko bunga jakarta online murah Menyediakan Berbagai Macam Bunga, Papan Bunga, Bunga Meja, Bunga Berdiri, Bunga Bouqet Tangan dll. Model papan bunga dengan kombinasi warna biru kuning hijau juga merupakan salah satu dari banyak model favorit di klien kami. pesan untuk dewan berkabung. Bouquet Flower …

kontraktor kaca dan aluminium composite panel
Bisnis
Spesialis Kontraktor Aluminium Composite Panel Gedung

Fasad & Dinding Tirai dari Aluminium Composite Panel Ringan dan kaca stopol. Spesialis kontraktor kaca dan aluminium composite panel dan juga kaca oleh PT Partindo. Akreditasi jaminan tertutup pasti akan diberikan untuk proyek yang membutuhkan berdasarkan panel serta persyaratan naungan yang memanfaatkan ditambah masalah lingkungan. Aplikasi Alcopan tidak terbatas pada …

daftar harga beton cor ready mix
Bisnis
Harga Beton Cor Readymix Per M3 untuk Wilayah Jakarta

Biaya Beton Semua Set Mix – Jayamix Per M3 Cor K225 Oktober 2017. daftar harga beton cor ready mix tidak terdiri dari jaringan uang tunai, jika lebih besar dari 10 pipeline. Dengan menyewakan pompa berdasarkan tuntutan waktu pemakaiannya bisa mencegah bahaya peralatan menganggur namun tetap perlu membayar uang sewa. Biaya …