Belajar Bisnis agar Sukses, SMA Kristen Gloria 1 Bekali Business Plan

Bisnis

[ad_1]

Aula di sayap kanan depan sekolah tersebut diubah menjadi ruangan presentasi. Sebuah proyektor disiapkan sebagai pendukung. Lima kelompok yang masing-masing terdiri atas lima hingga enam siswa bersiap menyajikan tugasnya.

Bukan tugas biasa. Presentasi kali ini adalah rencana bisnis yang akan dijalankan kelompok-kelompok itu. Mulai jenis usaha, latar belakang, kebutuhan yang diperlukan, perhitungan modal, perkiraan keuntungan, hingga plus dan minusnya.

Mata Pelajaran Business Plan SMA Kristen Gloria 1 Surabaya
(Grafis: Erie Dini/Jawa Pos/JawaPos.com)

Jenis usaha bisa beragam. Ada bisnis kuliner, kafe, jasa, serta start-up digital. Masing-masing anggota kelompok menjadi manajer di bagian tertentu dan menjelaskan paparan sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi). Kemudian, penonton yang terdiri atas teman dan guru memberikan pertanyaan seputar produk serta bisnis tersebut setelah presentasi selesai.

Misalnya, kelompok 5. Mereka membuat produk Sambalado dari kulit jeruk. Olahan sambal itu cocok untuk teman makan atau sekadar cemilan. Pemrakarsanya adalah David Natanael Oetomo, Celina Lukito, Johar Firdaus, Shania Florecita, Ricky Rendy, dan Darlene Angelica. Produk tersebut memanfaatkan bahan yang selalu dibuang, padahal sejatinya masih bisa dipakai. ”Makanya, kami pakai kulit jeruk untuk mengurangi sampah,” ujar David.

Sambalado kulit jeruk merupakan resep lama nenek Celina. Menurut dia, produk itu belum pernah dipasarkan. Jadi, saingan usahanya lebih sedikit. Mereka pun meyakini bahwa produk tersebut bisa menjadi pilihan masyarakat.

Cara membuatnya cukup mudah. Kulit jeruk dipotong memanjang dan tipis, kemudian dikeringkan semalaman dengan mesin pengering. Setelah itu, digoreng bersama ebi, diberi sambal, dan dikeringkan kembali. Sambal pun siap dihidangkan.

Kelompok 5 menargetkan bisnis itu sebagai industri rumahan. Namun, mereka tetap membutuhkan modal awal. Modal tersebut dicari lewat investor. Cara penjualannya melalui sistem online dan dititipkan ke supermarket. ”Kami mengurangi promosi dengan brosur untuk menekan pengeluaran,” jelas siswa kelas XI IPS-3 itu.

Untuk menyediakan kulit jeruk, mereka akan bekerja sama dengan perusahaan yang mengolah jeruk tanpa kulitnya. Mereka juga berkoordinasi dengan pihak-pihak tertentu yang dapat menyediakan kulit jeruk dalam jumlah banyak. ”Kalau persediaan kulit jeruk habis, kami sediakan sendiri. Lalu, buahnya kami olah menjadi produk lain,” terang David, menjawab pertanyaan temannya tentang penyediaan kulit jeruk dalam produksinya.

David optimistis produk buatan mereka menjadi favorit masyarakat. Sebab, mereka menargetkan area penjualan di daerah yang ditinggali warga yang menyukai olahan pedas. Menurut dia, setiap orang pasti suka makan. ”Apalagi anak kos, pasti butuh ini,” imbuhnya.

Semua strategi bisnis tersebut dipelajarinya dalam mata pelajaran business plan di sekolahnya. Mereka memang mendapat pelajaran itu selama satu jam, sekali sepekan. Pelajaran tersebut bersifat wajib bagi seluruh siswa kelas XI.

Ek Mellisa Annastasia, guru pembimbing business plan, menuturkan bahwa pelajaran itu bertujuan membekali siswa tentang pengetahuan wirausaha. Apalagi, sebagian besar siswa berasal dari keluarga pebisnis. ”Kalau mereka melanjutkan kuliah di bidang bisnis, ini bisa jadi modal awal mereka,” tuturnya.

Sejak awal tahun ajaran baru, para siswa diajak menyusun konsep bisnis. Mereka membuat proposal usaha sesuai keinginan. Mulai skala kecil, menengah, hingga besar. Baik produk yang sudah ada maupun yang benar-benar baru.

Di SMA Gloria 1, terdapat tiga kelas untuk siswa kelas XI. Masing-masing kelas dibagi menjadi lima kelompok. Jadi, total ada 15 kelompok yang membuat produk. Namun, hanya lima yang terpilih untuk melakukan presentasi pada akhir tahun ajaran. Masing-masing mendapat waktu 10 menit presentasi dan lima menit untuk sesi tanya jawab.

Menurut Mellisa, pengetahuan bisnis penting diberikan sejak dini. Apalagi, wirausaha makin berkembang. Bahkan, pemerintah menaruh perhatian khusus pada sektor itu. Diharapkan, ilmu tersebut dapat bermanfaat bagi para siswa ke depan.

David dan Celina mengakui, business plan sangat bermanfaat. David berencana mengambil kuliah bisnis karena ingin meneruskan usaha orang tuanya. Sementara itu, Celina ingin mengembangkan Sambalado kulit jeruk agar menjadi bisnis yang nyata. (ant/c18/nda)

http://www.jawapos.com/uploads/news/2017/05/10/belajar-bisnis-agar-sukses-sma-kristen-gloria-1-bekali-business-plan_m_129046.jpeg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Bagi Klien Yang Berposisi Di Luar Kota Serta Hendak Memperoleh Anjangsana Dari Kami Tentu Dikenakan Biaya Lawatan, Transport Dan Fasilitas, Dimana Biayanya Dijamin Sepenuhnya Oleh Konsumen.

mengapa jaga rumah pakai kontraktor bangunan lebih hemat & laba ini sporadis pun masih saja timbul walaupun pada pekerjaan dari anemer paling ahli sungguhpun. servis seo page one (jspo) merupakan sebuah industri servis seo patut dan terunggul di indonesia yang sungguh handal dan paling di percaya di dalam kondisi promosi …

Bisnis
Dengan Tampaknya Harga Konsultan Interior Rumah, Para Kontraktor, Perseroan Real Estate, Atau Lebih-lebih Bisa Jadi Perseorangan Bisa Menyebabkan Rumah Seperti Dengan Impian Dan Juga Budget.

servis konsultan interior paling baik dengan design kitchen set minimalis jakarta kami mampu memberikan harga termurah untuk harga kitchen set jakarta yang ter cepat, terpercaya serta jempolan. sehabis kalian menyebabkan ketentuan untuk mendandani bilik dapur rumah kalian, tahap pertama yang perlu kalian lakukan yakni mengambil buah pikiran berhubungan dapur kayak …

Bisnis
Itulah Apa Sebabnya Suatu Sofa Bilik Pengunjung Wajib Sebagai Sempurna Terintegrasikan (lebur) Pada Ruangan.

set kamar untuk anak terunggul yang di makna kamar patung kayu set minimalis hpl di sini merupakan segala deretan atau finisingnya kita sekalian mengenakan banjar maupun melekat hpl. di dalam produk ini kita menggunakan tumpukan hpl taco bagai finisingnya, supaya pun begitu saya dan teman-teman pun menyajikan finising menggunakan cat …