Bisnis Hotel Budget Kian Berkembang



Metrotvnews.com, Jakarta: Bisnis hotel budget semakin menarik bagi generasi milenial. Hotel budget berhasil memenuhi ekspektasi generasi milenial yang senang berpegian dengan anggaran yang minim.

Kepala Komunikasi Global Zen Rooms Polina Leman mengatakan, bahwa sebagian besar konsumen dari bisnis hotel budget dalam jaringan Zen Rooms dihuni oleh generasi milenia yang berusia dibawah 30 tahun.

“Sebagian besar memang generasi milenial, karena cukup buat tidur dan budget mereka,” ujar Polina, Senin 10 April 2017.

Tarif hotel budget mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per kamar. Berbeda jauh dengan hotel berbintang lima yang harganya mencapai jutaan rupiah per hari. 

Dia mengatakan, bahwa hal ini yang membuat bisnis hotel budget semakin berkembang. Dia menargetan akan merambah 20 kota pada tahun ini atau naik dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 12 kota.

“Jumlah kamar juga akan bertambah dari selama ini yang sudah mencapai 5.000 kamar di seluruh Indonesia,” jelas dia.

Bisnis hotal budget juga akan berkembang seiring dengan program pariwisata pemerintah. Nantinya destinasi wisata tak hanya Bali tetapi juga berkembang di wilayah lainnya seperti Manado, Papua atau Danau Toba.

“Dangan jaringan infrastruktur yang baik, bisnis ini juga akan berkembang,” kata dia. 

Sementara Co-founder dari ZEN Rooms Indonesia, Nik Semenov menyatakan konsumen semakin membutuhkan servis yang bagus dengan harga luar biasa murah.

“Di tahun 2017, sudah tidak masuk akal untuk bayar hotel lebih mahal dari tiket pesawat. Ini adalah kunci bagi program Wonderful Indonesia,” kata dia.  

Ganggu Bisnis 

Ekspansi Bisnis hotel budget bisa menganggu hotel berbintang. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah berharap pembangunan hotel budget dihentikan. Keberadaan hotel ini berpotensi mengakibatkan persaingan yang tidak sehat.

Wakil Ketua PHRI Jawa Tengah Benk Mintosih mengatakan, saat ini jumlah hotel budget dan hotel nonbintang terus meningkat dan dikawatirkan akan menganggu bisnis hotel berbintang. 

“Dengan semakin banyaknya hotel yang menawarkan rate room di kisaran Rp300 ribu, mau tidak mau hotel berbintang harus menurunkan harga untuk menarik tamu,” jelas dia. 

Meski demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan mengenai pembangunan hotel berbintang dengan segmentasi khusus. Saat ini, jumlah hotel berbintang di Kota Semarang sebanyak 52. Angka ini masih memungkinkan untuk ditambah selama hotel tersebut memiliki pangsa pasar khusus.

“Seperti misalnya Hotel Tentrem yang saat ini sedang dibangun, nantinya segmentasi hotel ini khusus yaitu kalangan menengah ke atas. Dengan demikian persaingan akan sehat, tidak ada perang tarif,” jelas dia. 

(SAW)

http://cdn.metrotvnews.com/dynamic/content/2017/04/10/684106/4iBb31WGkI.jpg?w=650



Sumber Artikel

Komentar

comments