BISNIS PROPERTI : Hunian Tropis Makin Digemari Konsumen | Semarang

Bisnis

[ad_1]

Bisnis properti menempatkan hunian khas daerah tropis sebagai jenis properti yang digemari calon konsumen.

Solopos.com, SEMARANG —Hunian dengan bertipe tropis minimalis sesuai kondisi di Indonesia—khususnya Semarang yang beriklim tropis—dinilai semakin dilirik masyarakat oleh pelaku bisnis properti. “Memang hunian bertipe tropis sudah ada dan dikenal sejak dulu, tetapi sekarang kebanyakan style-nya begitu,” kata Direktur PT Kini Jaya Indah Dibya K. Hidayat di Kota Semarang, Jateng, Rabu (13/9/2017).

Di sela-sela pembukaan Property Semarang Expo #7 yang berlangsung di Mal Paragon Semarang, pria yang kebetulan menjadi ketua panitianya itu mengaku konsumen semakin mencari hunian tropis. Seiring dengan itu, kata dia, para pengembang juga berupaya menghadirkan apa yang diinginkan masyarakat, salah satunya melalui pemilihan bahan bangunan yang semakin menyesuaikan.

“Kan ada bahan bangunan yang bisa menahan panas. Sekarang trennya ke situ. Namun, kendalanya di harga yang mahal karena kebanyakan barang-barangnya impor, mahal jadinya,” katanya.

Bisa juga, sambung dia, pengembang mengakalinya dari desain bangunannya, misalnya bangunan diupayakan tidak menghadap ke arah barat untuk menghindari terik matahari dari siang sampai sore hari. “Kalau menghadap ke timur malah bagus kena matahari pagi. Kalau toh bangunan harus menghadap barat, biasanya jendela diakali agar tidak langsung kena sinar matahari,” katanya.

Salah satu solusinya, kata punggawa pengembang Perumahan Plamongan Indah Semarang itu, jendelanya menggunakan bahan double glass yang bisa menahan terik matahari meski mahal. Oleh karena itu, kata dia, biasanya pengembang yang menghadirkan hunian spesifik bertipe tropis mengkhususkan untuk rumah tipe-tipe besar yang segmennya masyarakat menengah ke atas.

“Selama ini, biasanya baru untuk rumah-rumah gede yang tidak terlalu mempengaruhi daya beli. Sebab, bahan-bahan yang digunakan kan memang mahal dengan jenis material tertentu,” katanya.

Ciri rumah bertipe tropis minimalis, dikatakannya, sebenarnya mudah diketahui, antara lain dari desain rumah yang terlihat lebih “bersih” tanpa banyak dihiasi berbagai ornamen. Desainnya juga green environment, lanjut dia, misalnya sebisa mungkin rumah tetap sejuk tanpa air conditioner (AC) dengan pilihan material yang bisa menahan panas berlebihan dari matahari.

“Material untuk temboknya tidak pakai batu bata biasa, tetapi pakai bata ringan. Ya, itu juga bisa menahan panas matahari. Plafon rumah automatis harus tinggi untuk mengurangi hawa panas,” pungkasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

http://images.solopos.com/2017/09/property-expo.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Minta Ampun Bakal Ketika Ini Webkonseling Hanya Menyediakan Layanan Dialog Melewati Email.

bakal itu diperlukan pemberian supaya daya kegiatan yang tampak bisa lebih terlalu banyak dan juga sepertinya lebih pakar di sendiri-sendiri bagian serta meninggikan kapasitas yang ada. jadi konsultan psikolog jakarta pada kesimpulannya saya memutuskan buat mendaratkan ke psikolog akibat saya mau bersemayam di situ serta saya bisa melangsungkannya, dengan cara …

Bisnis
jasa belanja ebay, amazone dan lain-lain (hemat dan terpercaya)

jasa belanja ebay-terlihat sebelah perkara apa sebabnya orang atau industri tidak dapat membeli lagi perkakas dari luar negeri. shopher diharuskan memilah 1 saham untuk dapat menyandang produk yang terdapat di website ebay. yaiu, sdm indonesia yang betul-betul menduduki prosedur e-commerce ini selaku ensiklopedis. selain itu kamu pula bakal meraih pertanda …

Bisnis
Jasa Pembelian Barang Di Ebay

Cara Belanja di eBay sebenarnya sangat mudah, cocok sekali bagi anda yang sibuk dan lebih suka berbelanja secara online. Pembayaran di amazon biasanya melalui kartu kredit, kupon diskon atau kartu pembayaran amazon yg bisa dibeli sebelum berbelanja…proses pembayaran seperti biasanya toko online, hanya memasukkan data pembayaran mis kartu kredit atau …