Bisnis Properti Kian Moncer di Kelapa Gading

Bisnis

[ad_1]

Hingga kuartal ketiga 2017, penjualan properti terus meningkat. Peningkatan berkisar 7-10 persen

KELAPA GADING – Tren pertumbuhan pasar properti disinyalir telah menunjukkan tren positif. Pada 2017 ini digadang-gadang sebagai masa keemasan bisnis properti. Hasil riset Indonesia Properti Watch, pertumbuhan nilai penjualan pasar perumahan di Jabodetabek-Banten di kuartal ketiga (Q3) 2016 meningkat sebesar Rp 1,169 triliun dengan peningkatan nilai sebesar 8,1 persen.

Begitu pula terjadi dengan tingkat jumlah unit terjual yang sedikit menanjak di Q2-2016 sebesar 3,2 persen, mengalami peningkatan cukup tinggi sebesar 11,8 persen di Q3-2016.

“Properti paling diminati pada 2016 berada dikisaran Rp 300 juta hingga Rp 500 juta. Sedangkan 2017, pasar properti berada dikisaran harga Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Berpotensi besar menjadi primadona, kelas menengah,” jelas Ali Tranghanda, CEP Indonesia Property Watch.

Isyana, Business Development Officer Harcourt Indonesia mengatakan penjualan properti pada 2017 mengalami peningkatan sekitar 7-10 persen. Peningkatan ini disebabkan daya beli masyarakat yang tetap ada dengan harga produk yang menarik dan berkualitas (developer innovative).

Hal serupa diakui Wilson Ho selaku Principal Ray White Prestige. Menurutnya, bisnis properti itu tak mengenal krisis. Pada 2017 ini, bisnis properti mengalami peningkatan 10-15 persen dari tahun sebelumnya. “Kami optimis penjualan properti hingga penghujung 2017 akan terus meningkat. Kami akan konsentrasi pada apa yang dikerjakan, menjaga kualitas pelayanan yang jujur dan profesional. Jangan membuat customer kecewa,” katanya.

Meyfen, Property Consultant Ray White Kelapa Gading pun mengamininya. Menurutnya, penjualan properti pada 2017 ini lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya. “Dari akhir 2016 hingga kini selalu ada penjualan setiap bulannya. Kami optimis, target penjualan 2017 akan tercapai,” ungkapnya.

 

Kebijakan Pemerintah

Guna menggenjot sektor properti, pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan pada 2016. Di antaranya, pada Agustus 2016, Bank Indonesia memberikan kelonggaran rasio Loan to Value (LTV) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tadinya 20 persen menjadi 15 persen untuk rumah pertama. Begitupun dengan rumah kedua dan ketiga, dengan rasio down payment menjadi 20 dan 25 persen.

Tak hanya itu, pada September 2016, Suku Bunga Acuan Bank Indonesia turun menjadi lima persen. Menurut Busli, Principal Harcourts Kelapa Gading, program tax amnesty yang diluncurkan pemerintah juga berdampak positif terhadap sektor properti.

“Jika dulu masyarakat ragu-ragu untuk berinvestasi dibidang properti. Sekarang tidak lagi. Pajak sudah dilaporkan dengan jelas. Suku bunga bank pun mempengaruhi penjualan properti. Semoga pemerintah dapat mengatur pergerakan ekonomi dengan mengeluarkan kebijakan ekonomi yang pro bisnis guna meningkatkan penjualan properti,” ungkap Busli.

Sementara itu, Wilson mengatakan kondisi politik dan perekonomian tak stabil mempengaruhi sektor properti walau tak signifikan. “Jika user atau investor sudah memiliki rencana membeli properti, kondisi politik tak banyak mempengaruhi. Saat ini waktu yang tepat untuk membeli properti karena suku bunga sedang rendah.”

 

Pembangunan Infrastruktur

Isyana mengatakan tak sekadar kebijakan, pemerintah memiliki peranan penting untuk membangun ataupun memperbaiki infrastruktur. Karena, infrastruktur dapat meningkatkan perekonomian. Khususnya disektor properti. “Semoga penjualan dapat meningkat dan profesi broker (baca. agen properti) dilindungi pemerintah,” jelasnya.

Menurut Meyfen, dengan adanya infrastrukur dapat mempermudah akses ke wilayah tersebut. “Bisnis properti di Kelapa Gading memiliki potensi besar. Apalagi sedang dibangun light rapid transit (LRT). Kemacetan imbas dari pembangunan infrastruktur pun tak mengurangi minat masyarakat membeli properti di Kelapa Gading,” pungkasnya.

http://infonitas.com/img/post/medium/Kelapa_Gading_03-10-17_10.58_.38_.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Ripcurl Kaos Distro Glory Tees Abu Hitam

Ada perkataan populer, kejarlah ilmu sampai ke Negeri China. Version kaos raglan polos ini memang sedang booming, biasa dipakai oleh anak muda untuk santai dan cling out, menggunakan bahan cotton. Memang tak dicekal jika toko baju membandrol pakaian ini dengan harga yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis pakaian lainnya, …

Bisnis
Contoh Template Desain Kaos Baju Dan Desain T

Produk fashion distro (distributor outlet) merupakan yang paling banyak digandrungi anak muda. Karena selalu dijadikan sebagai grosir kaos distro murah 20 ribuan dengan harga murah dan berkualitas. Kualitas dari pesan kaos distro murah online di Bandung bukan hanya bisa dilihat dari bahannya, tetapi juga dari hasil sablonan untuk desain desain …

Bisnis
Kaos Distro Bert RVCALOHA Ukuran S,M,L,XL,2XL

Adalah toko online yang khusus jual kaos polos yang memberikan kemudahan belanja kaos polos bagi setiap pemilik usaha sablon, retail, organisasi, perkumpulan, dan masih banyak lainnya yang memerlukan kaos polos murah. Bahkan risiko penipuan juga dapat terjadi saat Anda tergiur pada online shop yang menawarkan harga lebih murah. Pakaian muslim …