Bisnis Propreti di DIY Mengalami Titik Jenuh

Bisnis

[ad_1]

TRIBUNJOGJA.COM – Meski terlihat menyenangkan, namun bisnis properti di Yogyakarta dalam dua tahun terakhir diakui mengalami titik jenuh.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) DI Yogyakarta Nur Andi Wijayanto mengatakan, perlambatan pertumbuhan properti di Yogyakarta dalam dua tahun belakangan ini membuat asosiasi mulai menatap peluang baru, salah satunya menggairahkan pasar kelas bawah.

“Tingginya harga tanah menjadi kendala bagi temen-temen (anggota REI DIY) untuk menggarap proyek baru di Yogya, sementara dari sisi penjualan tidak begitu bagus,” kata Andi kepada Tribun Jogja.

Di 2016, REI Yogyakarta menargetkan penjualan keseluruhan unit menembus angka 1.750 -2.000 unit.

Baca: Investasi Beli Rumah Sekarang, Lima Tahun Lagi Keuntungannya Bisa Naik 100 Persen

Namun faktanya, akhir tahun angka penjualan tidak mampu menembus 1.500 unit. Melihat kondisi tersebut diputuskan 2017 target penjualan sektor properti dipatok di angka 1.500.

Dari sisi segmentasi pasar properti di Yogyakarta, perumahan dengan range harga senilai Rp500 juta -Rp1 miliar menguasai pasar dengan angka 65 persen, kemudian kelas perumahan harga senilai Rp1 miliar ke atas sebanyak 20 persen dan sisanya 15 persen adalah unit dengan harga Rp500 ke bawah.

“Pasar paling gemuk di kelas menengah inilah yang terpukul, sehingga terjadi perlambatan pertumbuhan pada sektor properti di Yogyakarta,” kata Andi.

Baca: Kawasan Selatan Mulai Menggiurkan untuk Investasi Properti

Jatuhnya pasar properti di Yogyakarta pada 2016, kata Andi, mengiringi lesunya pasar komoditas di Tanah Air, terutama bidang sumber daya alam dan energi. Ditilik lebih jauh, diakui pembeli properti kelas menengah dan atas di Yogyakarta berasal dari latar belakang pertambangan dan perminyakan.

Pasar baru

Namun, kondisi perlambatan di kelas menengah, kata Andi, tidak kemudian membuat para developer hanya menunggu ketidakpastian.

Selain banyak yang mencari proyek di luar wilayah, demi eksistensi pasar properti di Yogyakarta pengembang membuat ceruk pasar yang baru, dengan mengambil porsi unit rumah di bawah harga Rp500 juta.

Hanya, untuk membuat rumah tapak di wilayah Yogyakarta, ungkap Andi, tidaklah mudah karena untuk memenuhi ketentuan rumah bersubsidi seharga Rp123 juta, dengan harga tanah di Yogyakarta yang sudah relatif tinggi.

Padahal di tahun 2017, Kemenpera membebankan target 600 unit rumah bersubsidi di Yogyakarta.

“Untuk bisa mendapatkan harga tanah dengan kisaran Rp200 ribu per meter persegi itu sangat sulit. Tahun lalu bahkan tidak ada supply, di tahun ini hanya ada 200 unit rumah subsidi di Bantul itu pun pengembangnya anggota REI dari daerah lain,” ungkap Andi.

Baca: Mahasiswa yang Dulu Ngekos Sekarang Pilih Beli Apartemen

REI DIY juga mencoba menggairahkan pasar properti di Yogyakarta, salah satunya pengembangan perumahaan dengan harga Rp300 ke bawah yang mengarah ke Kabupaten Gunungkidul, Kulonprogo sisi utara, dan Bantul sisi timur, tengah, serta barat.

Pengembang terus mencari daerah dengan harga tanah masih rendah.

“Ini merupakan strategi dari teman-teman untuk terus menggairahkan pasar di Yogya, jangan sampai stagnan. Karena jika kondisi perlambatan berlanjut harga rumah dan bangunan juga akan jatuh,” tandasnya.

Andi berharap, meski bukan rumah bersubsidi, strategi pasar yang dengan membangun “rumah terjangkau” ini juga mengubah komposisi pembeli rumah di Yogyakarta yang sebelumnya 60 persen didominasi oleh pembeli dari luar Yogyakarta.

Sehingga memberi kesempatan lebih luas bagi penduduk lokal untuk memiliki rumah impian di tanah kelahirannya. (tribunjogja.com, vim/yud)

http://cdn2.tstatic.net/jogja/foto/bank/images/perumahan-pajangan_20160620_155817.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Kredit Wuling Jogja Termurah dan Banyak Bonus

Menggabungkan kelas pelatihan penjualan otomotif ini gratis untuk kredit wuling jogja mempromosikan profesionalisme melalui pendidikan. Pearson Toyota ingin membantu Anda untuk mendapatkan penawaran terbaik pembiayaan dan sewa mobil tersedia. Selain itu, mobil sewa kami serta kendaraan bekas lain termasuk perusahaan sertifikat, 12/12 terbatas Powertrain garansi dan 12-bulan Unlimited Roadside Assistance …

Bisnis
Harga Cetak Kalender 2018 Termurah

harga cetak kalender 2018 ialah peranti penjualan yang luar biasa serta ekonomis, serta aturan sempurna buat membenarkan kalau merk kamu konsisten di depan klien kamu sepanjang tahun. tiap laman bulanan didesain buat pencetakan pada kertas skala warkat, tolak ukur. memakai percetakan ekonomis almanak buat bidang usaha almanak membikin amplop besar …

Bisnis
Gabung Grab, Jangkauan Bisnis Kudo Bakal Menggurita

[ad_1] Jakarta, CNN Indonesia — Setelah akuisisi oleh Grab rampung, Kudo menyebut skala bisnisnya berkembang pesat. Peran pengemudi Grab yang begitu banyak jadi salah satu alasan jangkauan Kudo lebih ‘menggurita’. CEO Kudo Albert Lucius menggambarkan perbedaan segmen pasar dengan Grab memperluas cengkeraman Kudo. Grab yang lebih terpusat di kota-kota primer …