Bisnis “Rage Room” Mulai Menjadi Fenomena Global


INGIN berbisnis dengan ide yang tidak biasa? Memiliki misi bisnis untuk membantu sesama? Anda bisa mencoba bisnis ini. Bisnis ini mulai menjadi fenomena global.

Putus dengan pacar? Mumet dengan pekerjaan? Stres? Marah? Ingin melampiaskan kemarahan Anda? Ada banyak cara menghilangkan stres, marah, dan kekecewaan.

Stres jika ditahan akan membawa dampak buruk untuk kesehatan. Tapi melampiaskan kemarahan pun tak bisa bebas. Jika Anda membuat status kemarahan dengan menyindir orang lain di sosial media, bisa jadi menjadi persoalan. Jika Anda terbiasa melampiaskan kemarahan dengan kekerasan, bisa jadi sanksi hukum menanti Anda.

Ketimbang membuat status marah di sosial media atau melakukan kekerasan yang berujung sanksi hukum, atau ingin melampiaskan kemarahan tapi tidak ingin melukai siapapun, maka ini solusinya.

Di sini Anda boleh berteriak, memukul, bahkan menghancur leburkan apapun yang Anda inginkan. Rage room atau anger room atau ruang kemarahan, adalah ruangan khusus yang disediakan untuk menyalurkan rasa marah seseorang dengan merusak beberapa hal dan benda yang ada.

“Menjamur” 

Bisnis rage room ini sudah mulai menjadi fenomena global. Hiburan berkonsep ruang kemarahan pertama kali buka di Jepang, pada 2008. Sejak saat itu, rage room menjadi fenomena global dan menjamur ke beberapa negara. Saat ini konsep menyerupai rage room mudah ditemukan di Australia, Italia, Buenos Aires Argentina, Texas serta di berbagai pelosok Amerika Serikat, termasuk belum lama ini dibuka di Hongdae, Seoul, Korea Selatan.

Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, pemicu orang menyukai fasilitas rage room sebetulnya beragam. Mulai dari konflik pertemanan, stres pekerjaan, masalah keluarga, bahkan isu politik. Di Amerika bisnis ini berjaya karena pemilihan presiden Amerika Serikat 2016. Pemilihan presiden di tahun tersebut adalah masa paling menggelisahkan. Sampai muncul julukan baru untuk stres karena pemilu: Election Stress Disorder.

Di Jepang, Venting Place, rage room paling populer, muncul sebagai sebuah respon resesi yang dialami negara itu. Resesi membuat nasib kelas pekerja di Jepang berada di ujung tanduk. Sementara itu, di Buenos Aires, pengunjung punya alasan berbeda ada yang ingin mengobati kesedihan karena ditinggal kekasih, ada yang datang menjelang ujian kuliah. Bahkan, ada juga yang datang untuk berkencan atau bersama rombongan outing dari kantor.

Penelitian menunjukkan laki-laki dan wanita memiliki cara berbeda menghadapi stres. Kajian American Psychological Association menjelaskan pria lebih sering melakukan kegiatan fisik, sedangkan wanita curhat dengan teman terdekatnya, untuk melepas stres.

Pro dan kontra

Manfaat rage room masih dalam perdebatan. Psikolog Sandra Thomas, yang meneliti amarah pada wanita, menyatakan metode melepaskan penat dengan berteriak atau menghancurkan barang malah bisa memicu munculnya lebih banyak amarah di masa mendatang. Sedangkan Ramani Durvasala, pakar meredakan kemarahan, menjelaskan konsep rage room bisa punya manfaat positif bagi mereka yang terbiasa menata emosinya dengan baik.

Intinya di rage room ini adalah memindahkan amarah di hati ke aktivitas fisik. Dengan begitu “sesak” di hati akan terobati.

Boleh bawa barang sendiri

Di rage room, Anda bisa bersenang-senang dengan memecahkan belasan botol sampanye, piring, meremukkan keyboard serta layar komputer, atau layar televisi dengan sepuasnya. Anda bisa merusak semua yang ada. Bahkan rage room yang berada di Seoul, Korea Selatan, diperbolehkan membawa barang milik Anda sendiri untuk dipukul.

Dilansir dari Koreaboo, rage room di Hongdae, Seoul, Korea Selatan, menawarkan ruangan untuk pengunjung memukul, membanting, merusak, menghancurkan berbagai macam barang rumah tangga.

Di Seoul, sesi diatur berdasarkan beberapa level, yakni Vandalism, Destruction, Demolition, Annihilation, dan level Madness. Siapapun dengan usia diatas 18 tahun dapat menggunakan ruangan ini beberapa menit untuk relaksasi dengan metode penghancuran ini.

Apakah bisnis ini cocok dengan negara kita? Apakah rage room perlu ada di negara kita? Menjanjikankah bisnis ini? Apakah Anda ingin  ikut mengantri untuk mencoba?

Apapun caranya, kendalikan stres dan marah Anda dengan cara yang positif. Hidup terlalu berharga untuk tidak Anda nikmati.***

http://www.pikiran-rakyat.com:80/sites/files/public/styles/medium/public/image/2017/06/rage%20room%20smash.png?itok=q-oSu44I



Sumber Artikel

Komentar

comments