Deliveree Luncurkan Fitur Optimalisasi Pengiriman


Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan jasa kurir berbasis aplikasi, Deliveree, mengeluarkan fitur baru guna mengoptimalisasi pelayanan.
 
Nattapak Atichartakarn, Country Manager Deliveree Indonesia mengatakan Deliveree adalah layanan aplikasi logistik yang fokus pada pengiriman barang. Salah satu fitur andalan yakni mengirim ke beberapa lokasi (multiple drop off). Untuk meningkatkan layanan multiple drop off, bulan ini Deliveree dengan meluncurkan fitur Optimisasi Rute.
 
“Pelanggan bisnis kami biasanya mengirim barang ke 5-10 lokasi dalam satu kali pengiriman. Kadang menentukan rute terpendek untuk 10 lokasi di Jakarta ibarat menyusun teka teki. Kami memahami kondisi ini dan ingin menyediakan kemudahan bagi pelanggan, dengan cukup memilih satu tombol yakni Optimisasi Rute,” ujar Nattapak melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (15/2/2017).
 
Nat menjelaskan, dengan memilih menu Optimisasi Rute setelah memasukkan beberapa tujuan pengiriman. Sistem di aplikasi akan mengurutkan lokasi-lokasi tujuan secara otomatis sehingga jarak pengiriman menjadi lebih pendek.
 
Pelanggan tidak perlu lagi kerepotan membuat dan mengatur sendiri rute pengiriman ke banyak lokasi. Jika perlu mengirim dengan urutan tertentu, pelanggan tinggal mengosongkan kotak untuk fitur optimisasi rute.
 
“Sistem Deliveree menetapkan harga berdasarkan jarak lokasi pengambilan dan lokasi pengiriman barang. Karena itu, fitur baru ini tentu akan sangat membantu pelanggan untuk menghemat waktu dan biaya pengiriman mereka,” tambah Nat.
 
Saat ini, Deliveree sedang bersiap-siap untuk meluncurkan beberapa fitur baru bagi pelanggan bisnis agar dapat mengirim barang ke pelanggan dengan semakin mudah. Layanan Deliveree tersedia di Jabodetabek dan Bandung.

Setelah mendownload aplikasi Deliveree di perangkat atau mengakses webapp Deliveree dari komputer, pelanggan dapat memesan pengiriman dan pengemudi akan segera tiba untuk pengiriman pesanan pelanggan. Baik pengirim atau penerima barang bisa memonitor lokasi pengemudi melalu aplikasi atau link tracking.

Aplikasi Deliveree telah diakses lebih dari 200.000 pengguna dengan 60% dari Indonesia. Selain individual, Deliveree juga banyak melayani kebutuhan pengiriman logistik bagi pemilik usaha mulai dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti bisnis katering, sovenir, furnitur hingga perusahaan besar seperti e-commerce, logistik, hingga wholesaler.
 
Menurut Nat, Indonesia adalah salah satu negara yang jika dioptimalisasi potensinya bisa menghasilkan pendapatan di sektor logistik sekitar US$300 triliun. Dia menyebut, pasar Indonesia ada di posisi tertinggi yaitu 60% pengunduh di antara negara lainnya atau sekitar 130.000 unduhan.
 
Deliveree adalah perusahaan logistik berbasis aplikasi yang bisa menghubungkan antara pemilik armada angkutan barang dengan customer. Deliveree berdiri pertama kali di Indonesia pada September 2015.
 
Perusahaan ini sudah berdiri di Thailand dan Filipina. Oleh sebab itu di pasar Asia Tenggara, Deliveree sudah melayani Bangkok dan Manila.
 
Sekitar pertengahan 2017 ini, Deliveree akan membuka cabang di Surabaya. Deliveree juga sudah menyusun tim untuk ekspansi ke Vietnam. Pasalnya Vietnam adalah salah satu negara dengan angka pengunduh aplikasi yang cukup tinggi.

http://img.bisnis.com/thumb/posts/2017/02/15/629056/deliveree.jpg?w=600&h=315



Sumber Artikel

Komentar

comments