Dirikan Anak Usaha, PP Properti Investasi Rp 45,08 Miliar | Emiten

Bisnis

[ad_1]

Jakarta – PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama PT Aryan Indonesia (Aryan Indonesia) mendirikan perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan total modal disetor sebesar Rp 92 miliar. Adapun, porsi kepemilikan PP Properti terhadap anak usaha tersebut mencapai 49% atau setara dengan modal disetor (paid up capital) sebesar Rp 45,08 miliar.

Direktur Keuangan dan HR PP Properti Indaryanto mengatakan, perseroan bersama pihak yang tidak terafiliasi, yakni Aryan Indonesia telah bekerja sama untuk mendirikan anak usaha patungan. Porsi kepemilikan emiten berkode PPRO ini mencapai 49%, sementara porsi kepemilikan dominan dipegang oleh Aryan Indonesia dengan modal disetor sebesar Rp 46,92 miliar (setara dengan persentase saham 51%).

“Anak usaha patungan kami itu, akan menjalankan usaha dan pembangunan taman rekreasi KidZania di proyek Lagoon Avenue Sungkono. Adapun, proyek tersebut berada di proyek Grand Sungkono Lagoon Surabaya dan atau lokasi lainnya milik PP Properti,” papar Indaryanto dalam keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (3/3).

Kemudian, ia juga menyatakan, keberadaan anak usaha harapannya dapat turut meningkatkan recurring income PP Properti ke depan. Serta, di sisi lain dapat memberikan manfaat kepada perseroan berupa perluasan bisnis properti di wilayah Surabaya. “Untuk pendirian anak usaha patungan ini, dari perseroan menggunakan dana kas yang ada,” tegas dia.

Berkaitan dengan recurring income, sebelumnya Indaryanto mengungkapkan, sejauh ini kontribusi recurring income terhadap pendapatan PP properti baru mencapai 4%. Namun, berdasarkan instruksi dari pemegang saham, emiten berkode PPRO ini akan berupaya menaikkan porsi recurring income menjadi 16% terhadap pendapatan saat lima tahun ke depan.

Adapun, untuk sepanjang tahun ini PP Properti menyasar kenaikan laba bersih sebesar 20% secara year on year (yoy) dari posisi tahun lalu yang sebesar Rp 365 miliar menjadi Rp 438 miliar. Kemudian, perseroan juga mengincar untuk dapat membukukan marketing sales hingga Rp 2,99 triliun, naik 20,08% (yoy) dibanding realisasi sepanjang tahun 2016 yang mencapai Rp 2,49 triliun.

Terkait kinerja PP Properti, Analis PT BNI Securities Maxi Liesyaputra sebelumnya melalui riset memproyeksi, pada 2017 anak usaha dari PT PP Tbk (PTPP) tersebut dapat membukukan pendapatan (revenue) sebesar Rp 2,64 triliun. Serta, papar dia, untuk proyeksi earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) perseroan dapat menyentuh Rp 662,90 pada akhir 2017.


Investor Daily

Devie Kania/HA

Investor Daily

http://img.beritasatu.com/cache/beritasatu/725×460-2/1488464315.jpg?417427

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Kredit Wuling Jogja Termurah dan Banyak Bonus

Menggabungkan kelas pelatihan penjualan otomotif ini gratis untuk kredit wuling jogja mempromosikan profesionalisme melalui pendidikan. Pearson Toyota ingin membantu Anda untuk mendapatkan penawaran terbaik pembiayaan dan sewa mobil tersedia. Selain itu, mobil sewa kami serta kendaraan bekas lain termasuk perusahaan sertifikat, 12/12 terbatas Powertrain garansi dan 12-bulan Unlimited Roadside Assistance …

Bisnis
Harga Cetak Kalender 2018 Termurah

harga cetak kalender 2018 ialah peranti penjualan yang luar biasa serta ekonomis, serta aturan sempurna buat membenarkan kalau merk kamu konsisten di depan klien kamu sepanjang tahun. tiap laman bulanan didesain buat pencetakan pada kertas skala warkat, tolak ukur. memakai percetakan ekonomis almanak buat bidang usaha almanak membikin amplop besar …

Bisnis
Gabung Grab, Jangkauan Bisnis Kudo Bakal Menggurita

[ad_1] Jakarta, CNN Indonesia — Setelah akuisisi oleh Grab rampung, Kudo menyebut skala bisnisnya berkembang pesat. Peran pengemudi Grab yang begitu banyak jadi salah satu alasan jangkauan Kudo lebih ‘menggurita’. CEO Kudo Albert Lucius menggambarkan perbedaan segmen pasar dengan Grab memperluas cengkeraman Kudo. Grab yang lebih terpusat di kota-kota primer …