Dua Emiten Gencar Ekspansi Bisnis Melalui Anak Usaha | Emiten


Jakarta– PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dan PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) gencar melakukan ekspansi bisnis melalui anak usahanya. Adapun melalui subsidiary, Kresna Graha Investama mulai merambah bisnis kios digital. Sedangkan Indocement Tunggal Prakarsa telah memiliki entitas anak tidak langsung yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa.

Managing Director Kresna Graha Investama, Suryandy Jahja menyatakan, perseroan melalui anak perusahaan, PT Kresna Usaha Kreatif atau Kresna Creativentures melakukan penyertaan saham sebesar 17,6 persen di perusahaan digital kios, yakni PT M Cash Integrasi (MCI). Melalui MCI, Kresna Graha Investama berniat melengkapi saluran distribusi dan mempertajam penetrasi pasar produk digital, baik berupa saluran online hingga offline.

Chief Executive Officer (CEO) MCI Martin Suharlie menjelaskan, pihaknya mengincar konsumen dari sisi generasi milenial maupun segmen masyarakat yang belum terlayani oleh jasa perbankan atau unbankable. Oleh sebab itu, beberapa contoh integrasi yang perseroan hadirkan secara grup melalui MCI, adalah layanan keuangan Mandiri e-Cash, Padipay, fitur pemesanan tiket kereta, pesawat, dan hotel dari Padiciti. Selain itu, terdapat fitur mall directory beserta promosi dari DominoPOS, dan flash grocery shopping dari Kesupermarket.com.

“Dengan hal itu kami meyakini, MCI dapat membawa nilai komersial yang besar dan menghasilkan dampak finansial yang instan bagi kinerja bisnis Kresna Graha Investama,” tegas Martin dalam keterbukaaan informasi Kresna Graha Investama, yang Investor Daily kutip di Jakarta, Kamis (20/4).

Seiring optimisme tersebut, ia memaparkan, MCI menargetkan memiliki 1.000 outlet generasi terbaru kios digital pada 2017, dan naik dua kali lipat pada 2018. Hal itu dapat terealisasi sejalan dukungan ekosistem digital dari Kresna Graha Investama. “Kemudian, MCI berencana membukukan kenaikan pendapatan secara eksponensial pada tahun mendatang, yaitu dari sekitar Rp 490 miliar pada 2016 (unaudited),” papar Martin.

Selanjutnya, melalui keterbukaan informasi, Indocement Tunggal Prakarsa mengumumkan bahwa entitas anak perseroan, PT Indomix Perkasa dan PT Sari Bhakti Sejati telah mendirikan perusahaan patungan (joint venture) bernama PT Tigaroda Sejahtera Rumah. Sejauh ini, entitas anak tidak langsung tersebut belum beroperasional.

“Seiring dengan pendirian Tigaroda Sejahtera Rumah, nilai transaksi di antara Indomix Perkasa dan Sari Bhakti Sejati tercatat mencapai Rp 6,25 miliar,” papar Corporate Secretary and Legal Affairs Divition ManagerIndocement Tunggal Prakarsa Oey Marcos.


Investor Daily

Devie Kania/WBP

Investor Daily

http://img.beritasatu.com/cache/beritasatu/725×460-2/1448890832.jpg?426282



Sumber Artikel

Komentar

comments