Fenomena Bisnis Uber Dituangkan dalam Buku Terbaru Rhenald Kasali

Bisnis

[ad_1]

Liputan6.com, Bekasi – Perubahan yang begitu cepat dalam bisnis saat ini tak dimungkiri telah berpengaruh pada perusahaan-perusahaan di dunia. Bahkan, tak sedikit perusahaan anyar yang membawa perubahan itu mengganggu perusahaan-perusahaan mapan.

Salah satu faktor terpenting dalam perubahan ini adalah teknologi informasi. Era keterhubungan saat ini nyatanya tak secara langsung berhasil menghancurkan sistem-sistem lama. Akibatnya, muncul lawan-lawan bisnis yang tak kelihatan tapi nyatanya memberikan gangguan dan memunculkan kompetisi.

Contoh paling kelihatan adalah kehadiran Uber yang menawarkan layanan seperti taksi, tapi tak berbentuk seperti taksi konvesional. Perusahaan asal Amerika Serikat itu bahkan tak memiliki mobil sendiri. Namun, berdasarkan pengamatan kehadiran Uber telah membuat pengendara taksi di beberapa negara bereaksi menolak kehadiran platform tersebut.

Gejala itu kemudian ditangkap oleh Rhenald Kasali yang dikenal sebagai akademisi di bidang ekonomi. Pria yang juga guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu kemudian membahas gejala tersebut pada buku terbarunya.

Melalui buku berjudul Disruption: Menghadapi Lawan-Lawan Tak Kelihatan dalam Peradaban Uber, Rhenald menggambarkan ada perubahan mendasar terjadi pada bisnis saat ini. Perubahan yang dibawa oleh pemain baru itu tak jarang berdasarkan sistem anyar yang berbeda sama sekali dari sistem saat ini.

“Era sekarang telah membawa perubahan dari sisi keterhubungan yang ditawarkan dunia digital atau internet. Kehadirannya menawarkan platform free of charge, atau semua orang bisa mengembangkannya tanpa biaya apapun,” tuturnya saat peluncuran buka Disruption di Bekasi, Minggu (19/2/2017).

Hal itu membuat perusahaan mapan yang menjalankan sistem manajemen dan inovasi berkala sekalipun terkadang harus kewalahan menghadapinya. Ia mencontohkan Nokia dan Kodak yang sudah menerapkan manajemen inovasi sesuai koridor ternyata tetap mengalami kegagalan.

“Beberapa perusahaan masih terperangkap dalam tradisinya sendiri, agar bisa bersaing tradisi itu harus diperbarui,” ujarnya melanjutkan. Dalam hal ini, pola pikir yang berbeda (disruptive mindset) harus mulai dilakukan oleh sejumlah pelaku bisnis dan pihak terkait.

Acara peluncuran buka Disruption ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh-tokoh publik dan pejabat negara. Adapun beberapa di antarnya adalah Walikota Bandung Ridwan Kamil, President Director Kalbe Farma Irawati Setiady, Direktur Digital & Strategic Portofolio PT Telkom Indra Utoyo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Walikota Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

(Dam/Ysl)

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/1512347/big/037831100_1487557465-buku-01.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Kredit Wuling Jogja Termurah dan Banyak Bonus

Menggabungkan kelas pelatihan penjualan otomotif ini gratis untuk kredit wuling jogja mempromosikan profesionalisme melalui pendidikan. Pearson Toyota ingin membantu Anda untuk mendapatkan penawaran terbaik pembiayaan dan sewa mobil tersedia. Selain itu, mobil sewa kami serta kendaraan bekas lain termasuk perusahaan sertifikat, 12/12 terbatas Powertrain garansi dan 12-bulan Unlimited Roadside Assistance …

Bisnis
Harga Cetak Kalender 2018 Termurah

harga cetak kalender 2018 ialah peranti penjualan yang luar biasa serta ekonomis, serta aturan sempurna buat membenarkan kalau merk kamu konsisten di depan klien kamu sepanjang tahun. tiap laman bulanan didesain buat pencetakan pada kertas skala warkat, tolak ukur. memakai percetakan ekonomis almanak buat bidang usaha almanak membikin amplop besar …

Bisnis
Gabung Grab, Jangkauan Bisnis Kudo Bakal Menggurita

[ad_1] Jakarta, CNN Indonesia — Setelah akuisisi oleh Grab rampung, Kudo menyebut skala bisnisnya berkembang pesat. Peran pengemudi Grab yang begitu banyak jadi salah satu alasan jangkauan Kudo lebih ‘menggurita’. CEO Kudo Albert Lucius menggambarkan perbedaan segmen pasar dengan Grab memperluas cengkeraman Kudo. Grab yang lebih terpusat di kota-kota primer …