Generasi Muda Harus Manfaatkan Bisnis Berbasis Internet


UPH BUSINESS SCHOOL,

Generasi Muda Harus Manfaatkan Bisnis Berbasis Internet
Oleh Maria Fatima Bona | Selasa, 11 April 2017 | 23:49

Pakar Marketing Digital Rudy Ramawy memberikan materi Digital Marketing saat UPH Business School Leader Speaker Series di Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Senin (10/4/2017). Menurutnya, Indonesia masih memiliki peluang besar dalam wirausaha digital marketing. Investor Daily / EmralPakar Marketing Digital Rudy Ramawy memberikan materi Digital Marketing saat UPH Business School Leader Speaker Series di Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Senin (10/4/2017). Menurutnya, Indonesia masih memiliki peluang besar dalam wirausaha digital marketing. Investor Daily / Emral

TANGERANG– Pada akhir 2015 pertumbuhan ekonomi internet
Indonesia mencapai sekitar US$ 1,75 miliar, dan pada 2025 akan meningkat
menjadi lebih dari US$ 45 miliar. Hal ini merupakan peluang bisnis yang
menjanjikan dan harus dimanfaatkan generasi muda saat ini.

Demikian dikemukakan Vice Chairman
Mataharimall.com dan Managing Partner Venturra Capital Rudy Ramawy dalam Business
Leader Speaker Series kedua yang digelar Universitas Pelita Harapan (UPH) Business
School di Grand Chapel UPH, Senin (10/4).

“Ini merupakan peluang bisnis
menjanjikan dan harus dimanfaatkan generasi muda sekarang ini,” kata Rudy.

Menurut dia, momentum seperti ini hanya akan
terjadi sekali dalam satu bangsa, karena sifat pertumbuhan ekonomi internet
yang tidak mengenal batas wilayah negara.

Untuk itu, Rudy memberikan konsep bisnis yang
harus diaplikasikan bagi para pebisnis muda, yaitu konsep iteration
atau perulangan. Hal ini yang juga dibagikan kepada peserta yang berminat untuk
membuka bisnis, terlebih bisnis di dunia internet.

Rudy menyebutkan bisnis saat ini berbeda
dengan masa sebelumnya ketika konsep perencanaan dalam membuka bisnis sifatnya
linier. Mulai dari penentuan konsep, melakukan riset pasar, menganalisa cost-benefit
dan investasi, pengembangan produk atau servis dengan menggunakan market
testing
, hingga akhirnya berada di tahap launching.

“Sekarang ini konsep yang dapat
diaplikasikan yaitu proses iteration, yaitu proses dengan tahapan plan,
build, release
atau launching dan sifat prosesnya berulang. Tidak
berhenti hanya pada tahap launching akhir, tapi terus melakukan
perulangan tahapan untuk berkembang dan memenuhi kebutuhan pengguna,”
terangnya.

Dia menambahkan, proses berulang ini
memungkinkan pebisnis melakukan launching lebih dari sekali guna
memberikan perkembangan produk atau jasa yang memenuhi kebutuhan pengguna.
Konsep iterasi ini tentunya menuntut pengukuran rinci di setiap tahapannya.

“Bicara konsep iterasi, internet dan
konektivitas merupakan aspek utama yang memungkinkan kita melakukan proses
iterasi dengan cepat dan dengan biaya lebih sedikit. Dengan internet proses
pengumpulan materi riset dan feedback atas bisnis yang kita jalankan
jadi lebih mudah, sehingga pebisnis mampu mengevaluasinya untuk membuat
perencanaan lagi. Perencanaan ini sifatnya untuk pengembangan produk tersebut,”
tambah Rudy

Menurutnya, peran pengusaha generasi muda
sungguh besar untuk mendukung perkembangan ekonomi internet.

Untuk itu, ia mengharapkan para mahasiswa
yang ingin memulai bisnis harus mulai dari sekarang dan tidak terlalu lama
berada dalam tahapan perencanaan.

“Mulailah, bisa dari bisnis online,
atau magang, sehingga ketika lulus nanti kalian telah memiliki nilai lebih
dibanding teman kalian,” ucapnya.

Lebih jauh Rudi mengatakan, peluang ekonomi
berbasis internet ini tidak memerlukan kantor dan infrastruktur mahal, namun
hanya kemampuan untuk memanfaatkan peluang dari akses internet tanpa batas.

Rudy mengapresiasi upaya UPH Business School yang
aktif berinteraksi dengan industri, sehingga para mahasiswa terekspose dengan
dunia industri dan perkembangannya sejak awal berkuliah, tidak sekadar belajar
dari text book, dan ini hal yang
ideal.

Seri kedua dari Business Leader Speaker
dihadiri lebih dari 1.100 peserta dari beragam latar belakang seperti
mahasiswa, orangtua, publik, dan tamu undangan dari siswa SMAN 8 Kota Tangerang.
(b1/gor)


Kirim Komentar Anda

Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Sumber Artikel

Komentar

comments