INSPIRASI BISNIS: Agresifnya Ikan Cupang, Bikin Dompet Tebal! : Okezone Ekonomi


MEDAN – Ikan cupang menjadi jenis ikan yang digemari oleh masyarakat. Sifatnya yang agresif dan suka berkelahi menjadi asal usul namanya tersebut.

Dengan nama latin Betta SP, ikan cupang adalah jenis ikan air tawar yang gampang dibudidayakan dan menjadi hobi rumahan. Ikan ini juga sangat teritorial dalam menjaga wilayahnya, namun justru pada saat ia sedang marah ikan khas Asia Tenggara ini terlihat corak keindahannya.

Dengan harga yang juga variatif, mulai dari puluhan ribu Rupiah hingga jutaan Rupiah, budi daya ikan ini dapat menjadi hobi yang mampu meraup untung.

Tidak perlu tempat yang terlalu luas untuk budi daya ikan jenis ini, ikan air tawar yang sistem pernapasannya menyerupai manusia ini, tidak butuh banyak oksigen agar dapat bertahan hidup.

Bahkan, untuk dipelihara di dalam wadah yang relatif kecil ikan ini mampu hidup panjang. Ikan cupang memiliki alat pernapasan tambahan yang disebut dengan labirin yang menyerupai paru-paru manusia. Dengan adanya labirin, ikan cupang dapat mengambil dan menyimpan oksigen lebih banyak.

Bagi penghobi, dikenal dua jenis ikan cupang yakni cupang hias dan cupang aduan. Hal ini dikarenakan sifatnya yang agresif, ikan ini juga terkadang dipelihara untuk diadu.

Namun, di beberapa negara mengadu cupang termasuk tindakan ilegal. Sedikitnya tercatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang hidup di daerah beriklim tropis, tetapi tidak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan.

“Untuk memulai budidaya ikan cupang, langkah awal yang harus disiapkan adalah mendapatkan indukan atau bibit berkualitas. Indukan yang baik sebisa mungkin berasal dari keturunan unggul, kondisinya bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan,” ujar pembudi daya ikan cupang, Joel.

Dirinya mengatakan, pastikan indukan jantan dan betina sudah masuk dalam fase matang, ikan jantan akan memulai membuat buih di permukaan air. Ikan cupang betina dapat menghasilkan hingga 1.000 butir telur/ yang akan menetas dalam waktu 24 jam.

Uniknya, yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak atau embrio adalah cupang jantan. Dengan mulutnya, si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada buih-buih tersebut.

“Untuk pakan ikan cupang relatif murah dan mudah didapat, mulai dari kutu air hingga larva nyamuk,” ujarnya.

Tidak disarankan memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan yang telah dewasa dalam satu wadah dan jangan meletakkan wadah tembus pandang secara berdekatan. Hal ini dikarenakan ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi siap menyerang dan membenturkan dirinya ke kaca.

“Disarankan untuk mengganti air yang terdapat dalam wadah secara berkala. lihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan pada dasar wadah, karena penumpukan tersebut bisa menimbulkan penyakit, bahkan kematian pada ikan karena air yang tercemar,” ujarnya.

Meski bernilai tinggi, ikan ini juga dapat ditemukan di danau dan sungai berarus tenang maupun persawahan di Indonesia. Namun untuk harga tergantung kualitas yang baik sehingga dihargai dengan harga yang fantastis.

“Bahkan untuk ikan cupang pemenang kontes dapat dihargai puluhan juta rupiah, peminat ikan ini mulai dari lokal, nasional, hingga luar negeri,” ujarnya.

https://img.okezone.com//content/2017/05/12/320/1689833/inspirasi-bisnis-agresifnya-ikan-cupang-bikin-dompet-tebal-mZQRzLgzTQ.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments