INSPIRASI BISNIS: Budidaya Labu Amerika Beromzet Belasan Juta Rupiah : Okezone Ekonomi


PALEMBANG – Mencari peluang bisnis bisa dari berbagai bidang, misalnya melalui budidaya labu impor asal Amerika Serikat. Dengan hanya mengandalkan lahan seluas seratus meter persegi, seorang sarjana pertanian asal Palembang, Afrizal mampu menghasilkan pundi-pundi uang dengan menjadi pemasok tunggal labu disejumlah supermarker di kota Palembang.

Budidaya ini dilakukan disebuah lahan seluas seratus meter persegi di Jalan Pangeran Ayin, Palembang. Tanaman yang biasa tumbuh di daratan negeri Paman Sam pun kini bisa subur di Kota Palembang. Beratnya pun mencapai setengah kilogram hingga satu setengah kilogram.

Waktu yang dibutuhkan untuk memanen pun tak mencapai dua bulan. Labu ini sangat tepat sebagai makanan pendukung ASI, program diet, mencegah kolesterol, penuaan dini dan kanker karena mengandung antioksidan yang tinggi.

Selain itu kandungan vitamin A dan beta carotene pada labu membuat buah ini juga cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes. Menurut salah petani labu, Afrizal, untuk budidaya labu Tiana ini tidaklah sulit.

Dengan benih asal Amerika kemudian disemaikan dan diletakkan didalam polibag untuk kemudian ditanam dilobangi. Selanjutnya, bedengan yang diberi media rambatan diberikan plastik untuk mencegah gulma.

Agar tumbuh subur harus diberikan pupuk cair NPK pada setiap lobang. Selain kesuburan, harus diperhatikan serangan hama didaun yang bisa menghambat tumbuhnya bakal buah. Untuk itu perlu disemprot cairan pembunuh hama/ karena sifatnya yang bisa tahan hingga berbulan-bulan.

Jika didinginkan, maka setiap panen dua bulan sekali bisa memenuhi kebutuhan supermarket lokal di Palembang. Dengan harga Rp25 ribu perkilogram iapun bisa meraih belasan juta Rupiah per bulan.

“Ini baru dua tahun diperkenalkan dari asalnnya amerika serikat disebut butternut sguash dan ini varietas tiana yang unggul dirasa yang manis dan ukuran nya paling besar satu setengah kilo,” tutur Afrizal.

Selain menjual ke supermarket, tak jarang pelanggan langsung datang ke kebun. Yanto misalnya, tertarik membeli labu tiana karena kandungan gizinya yang begitu kaya.

“Saya lihat labunya aneh bentuk dan warna dan karena itu saya tanya dan ternyata khasiatnya banyak untuk kesehatan jadi saya beli dua setengah kilogram,” jelas Yanto.

Labu tiana inipun bisa dibuat berbagai menu seperti kolak, campuran bolu, jus, dan bahkan jika hanya direbuspun rasanya begitu nikmat dengan rasa manis yang menyehatkan.

https://img.okezone.com//content/2017/03/23/320/1650312/inspirasi-bisnis-budidaya-labu-amerika-beromzet-belasan-juta-rupiah-gMegK6vmeK.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments