Jangan Telat Terjun ke Bisnis Daring | Ekonomi

Bisnis

[ad_1]

Tangerang – Pertumbuhan ekonomi internet yang cepat, menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh generasi muda Indonesia. Pelaku usaha seperti pengusaha muda Indonesia, sebaiknya berperan di bisnis daring atau e-commerce yang terbilang besar saat ini di Asia Tenggara, khususnya Tanah Air.

Hal itu dikatakan Managing Partner Venturra Capital yang juga Vice Chairman Mataharimall.com, Rudy Ramawy pada saat UPH Business School Leader Speaker Series di Grand Chapel Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Senin (10/4).

“Kita harus betul-betul memanffatkan peluang besar ini karena saya rasa hanya akan terjadi 1 kali dalam sejarah suatu bangsa. Transformasi melek internet menjadi masyarakat digital hanya ada dalam 1 negara saja,” jelas pakar marketing digital itu.

Ia mencontohkan negara Tiongkok pada 15 tahun lalu, perekonomian digitalnya masih jauh dari masa sekarang. Namun saat ini, negara tersebut begitu besar ekonomi digitalnya dengan adanya perusahaan seperti Alibaba dan lainnya. Pengusaha mudanya pun memanfaatan momentum ini.

“Kalau pelaku ekonomi kita telat seperti pengusaha Indonesia menunggu 5 tahun lagi baru bergerak, maka peluang emas ini akan diambil oleh pelaku bisnis negara lain, karena sifat ekonomi internet tak mengenal tempat dan batas negara dan semua bisa diakses begitu mudah dan cepat,” ungkap Rudy.

Menurutnya, saat ini pasar bebas tidak terlalu perlu dibahas karena platform internet lewat e-commerce mampu menembus batas negara. Pelanggan bisa membeli barang apa saja dengan akses online, kapan saja dan di mana saja, bahkan perusahaan Indonesia pun bisa meluncurkan produknya di negara Eropa atau Asia lainnya dengan mudah.

“Jadi perusahaan mana pun memiliki kesempatan yang sama dan tinggal bagaimana peluang ini dimanfaatkan. Suka atau tak suka, hal ini terjadi. Bila kita tak mengikuti akan tertinggal jauh. Kita tak mungkin menghimbau orang-orang tidak memakai smartphone yang kini digandrungi karena bisa transaksi online, apalagi harganya semakin murah,” ujar dia.

Diakui, saat ini terjadi 2 hal terjadi yakni masyarakat makin banyak mengakses internet lewat smartphone dan paket data yang semakin murah mendukung peluang pasar online. Di situlah peran Mataharimall.com dalam menjalankan bisnisnya yang selalu berinovasi dalam berbisnis dan melihat peluang yang harus dimanfaatkan.

“Untuk manfaatkanlah peluang bisnis online ini yang akan mencapai angka 200 miliar dolar AS di tahun 2025 di Asia Tenggara. Mari kita bangun kemampuan secara cepat dan perlunya inovatif dalam membangun bisnis digital. Diperlukan kemampuan ide baru lewat karya-karya yang inovasi. Orang atau perusahaan harus mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar yang mengalami perubahan, karena semakin maju negara, pertumbuhan manusianya semakin kecil,” ungkap dia. 


Suara Pembaruan

Hendro D Situmorang/FMB

Suara Pembaruan

http://img.beritasatu.com/cache/beritasatu/725×460-2/1491802505.jpg?424272

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Kredit Wuling Jogja Termurah dan Banyak Bonus

Menggabungkan kelas pelatihan penjualan otomotif ini gratis untuk kredit wuling jogja mempromosikan profesionalisme melalui pendidikan. Pearson Toyota ingin membantu Anda untuk mendapatkan penawaran terbaik pembiayaan dan sewa mobil tersedia. Selain itu, mobil sewa kami serta kendaraan bekas lain termasuk perusahaan sertifikat, 12/12 terbatas Powertrain garansi dan 12-bulan Unlimited Roadside Assistance …

Bisnis
Harga Cetak Kalender 2018 Termurah

harga cetak kalender 2018 ialah peranti penjualan yang luar biasa serta ekonomis, serta aturan sempurna buat membenarkan kalau merk kamu konsisten di depan klien kamu sepanjang tahun. tiap laman bulanan didesain buat pencetakan pada kertas skala warkat, tolak ukur. memakai percetakan ekonomis almanak buat bidang usaha almanak membikin amplop besar …

Bisnis
Gabung Grab, Jangkauan Bisnis Kudo Bakal Menggurita

[ad_1] Jakarta, CNN Indonesia — Setelah akuisisi oleh Grab rampung, Kudo menyebut skala bisnisnya berkembang pesat. Peran pengemudi Grab yang begitu banyak jadi salah satu alasan jangkauan Kudo lebih ‘menggurita’. CEO Kudo Albert Lucius menggambarkan perbedaan segmen pasar dengan Grab memperluas cengkeraman Kudo. Grab yang lebih terpusat di kota-kota primer …