Kasus Dukun Emas Bintan, Barang Bukti Diperiksa Ahli. Ini Daftar Korban dan Kerugiannya!


BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Timur masih menyelidiki lebih dalam kasus penipuan emas batangan dengan tersangka Joni alias JS (45), warga Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir. Hitungan resmi Polsek Bintan Timur, total kerugian para korban senilai Rp 98.250.000.

Baca: Curiga Istri Selingkuh, Pria Ini Pergoki Istrinya Lagi Beginian di Ranjang Pria Lain!

Baca: Penangkapan Ingke Berkat Rekaman CCTV di Restoran Cepat Saji Botania

Baca: Rusuh KJJ, Nama Bupati Anambas Terseret. Pemkab: Itu Fitnah!

“Banyak yang tertarik dengan barang barang itu (batangan), bisa dibilang ini barang antik karena ada logo logo lama. Namun masih akan diperiksa saksi ahli terkait dengan barang ini, betul emas apa tidak,”Kanit Reskrim Polsek Bintim Ipda Anjar Rahmat Putra.

Secara fisik, batangan simpanan Joni tampak sempurna sebagai emas. Pengakuan pelaku sendiri barang itu benar emas murni. Dari tanganbya, polisi pada Rabu malam lalu menyita 11 batangan. Semua benda berbentuk pipih berwarna kuning keemasan. Di bagian atas batangan tertulis ‘Union Bank Switzerland Gold 999,9,’ dengan berat 1 Kilogram per batang. Sekilas mirip memang mirip emas batangan.

Data dilansir Polsek Bintan Timur, ada 5 warga di Kecamatan Bintan Pesisir pulau yang tertipu emas batangan yang ditawarkan Joni. Mereka menyetorkan dana simpanan mereka ke Joni karena percaya barang itu adalah emas yang bisa diinvestasikan

Salah satu korban, MK, warga Kelong harus kehilangan duit Rp 49 juta gara gara terbuai kisah emas batangan Joni. Duit diberikan kepada Joni sebagai mahar atau tebusan mendapatkan batangan mirip emas itu. MK tercatat telah menyerahkan mahar senilai Rp 49 juta kepada Joni dalam tiga tahap selama Maret 2017.

“Tahap I diserahkan duit Rp 7 juta, tahap II Rp 18 juta dan tahap III Rp 49 juta. Dengan duit sebanyak itu MK mendapatkan 3 batang emas,”kata Anjar.

Sebelum MK, rupanya sudah ada warga lain bernama MH, yang terlebih dulu menyerahkan duit jutaan rupiah pada Desember 2016. Duit disetorkan dua kali dengan rincian tahap I Rp 2, 5 juta dan tahap II dan Rp 1, 5 juta. Total keseluruhan Rp 4 juta. Sayangnya karena setorannya kecil, MH tak kebagian batang emas milik Joni satu pun. Walhasil duitnya menguap begitu saja.

Warga lain adalah JO, yang meyerahkan duit mahar Rp 21 juta guna mendapatkan emas batangan tawaran manis Joni. Dari duit sebanyak itu, JO sukses mendapatkan 4 batang emas simpanan Joni.

Polsek Bintan Timur menghimbau agar warga tidak mudah percaya begitu saja bila ada orang atau oknum mengaku mengaku menawarkan bisa mendatangkan emas dengan cara cepat atau instan.

“Kami sangat tekankan hati hati dan selektif dalam membeli emas baik untuk tujuan investasi atau tujuan perhiasan. Pastikan membeli emas di lembaga resmi dan terpercaya. Jangan mudah percaya pada orang orang yang mengaku mengaku bisa mendatangkan emas dengan cara instan,”kata Ipda Anjar Rahmat Putra.(*)

http://cdn2.tstatic.net/batam/foto/bank/images/dukun-emas_20170630_155722.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments