Kualitas Keseimbangan Kepentingan Bisnis | Republika Online

Bisnis

[ad_1]

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Syafaruddin Alwi

 Dalam pengalaman penulis berinteraksi dalam berbagai program training dengan para manajer sebagai peserta dari berbagai korporasi muncul bermacam pertanyaan yang menarik untuk dikaji. Salah satu pertanyaan penting yang menjadi perhatian penulis adalah tentang bagaimana penerapan nilai-nilai yang dianut oleh korporasi dapat diterapkan dalam strategi, taktik, dan pengambilan  keputusan bisnis. 

 Relevansi pertanyaan itu dalam konteks saat ini, pada kenyataannya nilai-nilai yang dianut oleh korporasi, kurang mewarnai dan mendukung implementasi strategi dan pengambilan keputusan bisnis. Banyak perusahaan yang mengembangkan nilai-nilai seperti customer focus, kepuasan pelanggan tetapi dalam praktik pelayanan, seringkali tidak mencerminkan pelayanan excellent yang memberi kepuasan terhadap pelanggan. 

 Persoalan yang mendasar adalah bahwa nilai-nilai korporasi yang sebenarnya merupakan cerminan dari budaya perusahaan seringkali  belum sepenuhnya mampu mewarnai perilaku SDM perusahaan. Akibatnya pengelolaan bisnis yang dijalankan kurang optimal menjaga kualitas keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan stakeholdernya.  

 Belajar dari gaya manajemen Jepang (Japanese management style) tentang konsep total quality management (TQM) menarik untuk disimak. Prinsip TQM dalam manajemen Jepang telah membuat bisnis mereka sukses, menjaga keseimbangan antara kepentingan korporasi dan kepuasan para stakeholder. 

 Banyak pendapat yang beranggapan bahwa TQM berasal dari Jepang mengingat konsep ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di Jepang. Dari referensi yang ada pakar kualitas, Edward Deming berperan dalam melahirkan konsep TQM yang diperkenalkan dalam industri Jepang tahun 1950-an.

 Pengelolaan bisnis dalam upaya mencapai tujuan memperoleh keuntungan dalam konsep TQM model Jepang secara konstan dan berkelanjutan bertumpu pada lima prinsip yang mendasar yaitu  memperhatikan kepuasan karyawan, menjaga kepuasan pelanggan, menciptakan kepuasan pemegang saham, dan mengafiliasi kepuasan perusahaan, serta kepuasan lingkungan sosial. Prinsip-prinsip tersebut tidak berseberangan dengan prinsip bisnis berbasis syariah, bahkan bisa saling mendukung.   

Salah satu dari prinsip bisnis dalam perspektif filosofi etika ekonomi Islam adalah aksioma keseimbangan (equilibrium). Penerapan prinsip keseimbangan ini dapat mewarnai implementasi strategi dan keputusan bisnis dan output serta manfaat yang dihasilkannya. Dalam perspektif manajemen Islam, keseimbangan kepentingan antara perusahaan dan stakeholder dikelola dengan mengedepankan nilai-nilai harmoni dalam kerjasama yang saling tolong-menolong. 

Penerapan prinsip harmoni dalam kehidupan manusia dalam perspektif Islam  tidak hanya menekankan  pentingnya menjaga keseimbangan kepentingan para pihak yang terlibat dalam proses bisnis, tetapi juga menjaga kualitas reputasi perusahaan yang berkepentingan. 

Dalam dunia bisnis berbasis syariah, keseimbangan kepuasan itu tercermin  bagaimana suatu entitas bisnis dalam tujuan mencapai keuntungan yang berkelanjutan guna menjamin kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan usaha harus menjaga kepuasan stakeholdernya  dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai pada tatanan dimensi vertikal yaitu aksioma Tauhid. 

Strategi dan taktik memperoleh keuntungan yang bebas dari tindakan moral hazard dalam proses bisnis memerlukan karakter bisnis yang berkomitmen terhadap ajaran agama. Dalam kerangka pikir itulah bisnis yang barokah dikendalikan oleh kecerdasan spiritual religius yang meletakkan bisnis pada tujuan kebaikan.

 

 

http://static.republika.co.id/uploads/images/headline_slide/syafaruddin-alwi-_161130193626-624.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Minta Ampun Bakal Ketika Ini Webkonseling Hanya Menyediakan Layanan Dialog Melewati Email.

bakal itu diperlukan pemberian supaya daya kegiatan yang tampak bisa lebih terlalu banyak dan juga sepertinya lebih pakar di sendiri-sendiri bagian serta meninggikan kapasitas yang ada. jadi konsultan psikolog jakarta pada kesimpulannya saya memutuskan buat mendaratkan ke psikolog akibat saya mau bersemayam di situ serta saya bisa melangsungkannya, dengan cara …

Bisnis
jasa belanja ebay, amazone dan lain-lain (hemat dan terpercaya)

jasa belanja ebay-terlihat sebelah perkara apa sebabnya orang atau industri tidak dapat membeli lagi perkakas dari luar negeri. shopher diharuskan memilah 1 saham untuk dapat menyandang produk yang terdapat di website ebay. yaiu, sdm indonesia yang betul-betul menduduki prosedur e-commerce ini selaku ensiklopedis. selain itu kamu pula bakal meraih pertanda …

Bisnis
Jasa Pembelian Barang Di Ebay

Cara Belanja di eBay sebenarnya sangat mudah, cocok sekali bagi anda yang sibuk dan lebih suka berbelanja secara online. Pembayaran di amazon biasanya melalui kartu kredit, kupon diskon atau kartu pembayaran amazon yg bisa dibeli sebelum berbelanja…proses pembayaran seperti biasanya toko online, hanya memasukkan data pembayaran mis kartu kredit atau …