Lemari Es jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Bisnis Sanken

Bisnis

[ad_1]

SURYA.co.id | SURABAYA – Pertumbuhan bisnis PT Istana Argo Kencana atau yang produknya dikenal dengan brand Sanken, di tahun 2017 ditargetkan mencapai 20 persen.

Target itu lebih tinggi dibanding pertumbuhan bisnis di tahun 2016 lalu yang mencapai 15 persen.

“Memang lebih tinggi. Karena kami optimis ekonomi Indonesia akan tumbuh, dan produk kami sudah memenuhi standar TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri-red) yang 100 persen,” ungkap Teddy Tjan, Direktur Marketing Sanken, Selasa (7/2/2016).

Pertumbuhan bisnis produsen peralatan home appliance atau peralatan rumah tangga ini paling banyak disumbang oleh produk lemari es yang kontribusinya mencapai 18 persen. Kemudian dilanjutkan oleh produk mesin cuci sebesar 12 persen dan dispenser sebesar 11 persen.

Sedangkan untuk produk terbaru yang agresif ditawarkan oleh Sanken adalah speaker active terbaru yang mengusung TKDN hingga 90 persen.
Saat ini, produk tersebut telah didistribusukan kepada 4.000 dealer Sanken se-Indonesia. Unitnya sendiri terdiri dari Speaker Active Sanken SMM 7000 dan SMM 8000 dengan PMPO 150.000 watt.

“Untuk Speaker Active Sanken SMM 7000, kami banderol dengan harga Rp 2,5 juta dan Rp 2,6 juta untuk tipe SMM 8000,” jelas Teddy.

Sebagai tahap awal, produk speaker ini sudah diluncurkan di pasaran sebanyak 20.000 unit di area Jabodetabek. Untuk selanjutnya, akan diluncurkan di Surabaya. Ditargetkan hingga akhir tahun, speaker ini bisa terjual hingga 350.000 unit.

Speaker active terbaru ini mengusung keunggulan tersendiri, diantaranya dilengkapi dengan akses bluetooth, konektor USB yang kompatibel dengan penggunaan microphone.

Sebelumnya, Sanken juga pernah meluncurkan produk speaker active yang dilengkapi dengan DVD player di tahun 1997. Kini, produk speaker active ini kembali dimunculkan dan diprediksi bersaing dengan produk dari Polytron.

Sementara itu, untuk kontribusi total penjualan produk dari Sanken, Esmond H Tirtajasa, Marketing Manager Sanken menambahkan bahwa di area Jabodetabek kontribusnya mencapai 36 persen, sedangkan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara mencapai 15 persen dan sisa di daerah lain di tahun 2016.

“Surabaya dan Jatim termasuk yang 15 persen itu secara nasional,” tambah Esmond.

Salah satu upaya yang dilakukan Sanken untuk meningkatkan kinerja bisnisnya di tahun 2017 ini adalah dengan menggelar kegiatan. Salah satunya dengan jalan sehat yang digelar di Jakarta pada Minggu (5/2/2017) lalu yang diisi dengan pameran produk dari Sanken maupun produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diundang untuk hadir.

http://cdn2.tstatic.net/surabaya/foto/bank/images/produk-produk-sanken_20170207_211135.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

kontraktor kaca dan aluminium composite panel
Bisnis
Spesialis Kontraktor Aluminium Composite Panel Gedung

Fasad & Dinding Tirai dari Aluminium Composite Panel Ringan dan kaca stopol. Spesialis kontraktor kaca dan aluminium composite panel dan juga kaca oleh PT Partindo. Akreditasi jaminan tertutup pasti akan diberikan untuk proyek yang membutuhkan berdasarkan panel serta persyaratan naungan yang memanfaatkan ditambah masalah lingkungan. Aplikasi Alcopan tidak terbatas pada …

daftar harga beton cor ready mix
Bisnis
Harga Beton Cor Readymix Per M3 untuk Wilayah Jakarta

Biaya Beton Semua Set Mix – Jayamix Per M3 Cor K225 Oktober 2017. daftar harga beton cor ready mix tidak terdiri dari jaringan uang tunai, jika lebih besar dari 10 pipeline. Dengan menyewakan pompa berdasarkan tuntutan waktu pemakaiannya bisa mencegah bahaya peralatan menganggur namun tetap perlu membayar uang sewa. Biaya …

Bisnis
Promo Jam Tangan Guess Kw Super Murah

Selamat Datang di jam tangan guess kw super murah – Perbandingan Harga Nomor Situs di Indonesia. Berbeda dengan produk replika yang tidak biasa menemukan cara menulis logo atau merek yang berbeda di beberapa bagian. Untuk informasi lebih lanjut, Kualitas bahan yang tercantum dalam deskripsi pengiklan asli dengan tampilan analog yang …