Mahasiswa Harus Didorong Untuk Melakukan Inovasi Bisnis Bidang IT


MEDAN, KOMPAS.com – Mahasiswa, terutama putra daerah, harus didorong untuk mulai melakukan inovasi di bidang teknologi informasi (IT). Untuk itu, PT Sinergi Informatika Semen Indonesia mengadakan acara seminar “Youth Care Medan” pada Rabu (31/5/2017) lalu.

Acara dengan tema “IT Driven Business” ini dipandu oleh Prima Suyitno VP of Commercial PT Sinergi Informatika Semen  Indonesia. Acara ini mengambil tempat di STIE Mikroskil  Medan.

Dalam penjelasannya, Prima mengatakan bahwa saat ini startup di Indonesia sedang menggeliat dan bermunculan. Namun, sebagian besar  startup hanya  di kuasai  oleh venture capital atau  pemodal besar.  

padahal, menurut dia, potensi mahasiswa daerah jelas sangat bisa diandalkan. Namun mereka seringkali takut  untuk  memulai karena  ketiadaan modal.

“Idea is cheap! Very cheap!. Kita bisa menemukan ide dimana saja, hanya tinggal niat dan realisasi,” ujar Prima melalui siaran pers ke Kompas.com.

Dalam seminar ini, Prima berbagi berdasar pengalaman dalam dunia bisnis yang kurang lebih selama 15 tahun telah ia digeluti. Prima yakin tidak ada yang tidak mungkin jika kita bersungguh-sungguh dan bekerja  lebih keras.

Dalam paparannya, Prima mencontohkan sejumlah bisnis yang eksis dalam lima tahun belakangan ini, bahkan telah menguasai dunia. Padahal, bisnis ini tidak ada pada 20 tahun lalu.

“Apa artinya?  Mereka yang ada  dan  menguasai bisnis saat ini adalah  mereka,  anak  muda  yang berani  membuat model bisnis dan menciptakan ekosistem baru,” ujarnya.

Menurut dia, inovasi bisnis ini berupa inovasi yang bersifat disrupsi atau menggerus bisnis lama (disruptive innovation). Atau, bisnis yang mengubah model  bisnis yang sudah  ada.

Contohnya yakni Gojek, Uber, Airbnb, Alibaba. Perusahaan startup tersebut merupakan contoh nyata keberhasilan disruptive innovation. Sebab, mereka  membuat bisnis based on customer experience, apa yang menjadi  kebutuhan masyarakat, mereka mampu  menjadi solusi untuk  permasalahan masyarakat.

Prima melanjutkan, bahwa teknologi informasi menjadi kunci utama  dalam disruptive innovation. Saat ini, seluruh  perusahaan menggunakan IT sebagai  komponen utama menjalankan bisnisnya.  Saat ini, IT sudah bukan  lagi sebagai  supporting bisnis  perusahaan, namun menjadi main driven sebuah perusahaan.

Pengetahuan dasar yang kita miliki dalam dunia IT akan  sangat  membantu kita  dalam  membuat  bisnis  nantinya.  PT  Sinergi  Informatika  Semen Indonesia juga  sangat konsisten untuk  menjadi  perusahaan IT yang  berfokus pada  penciptaan produk  baru,” pungkasnya.

 

 

 

 

http://assets.kompas.com/crop/0x0:1000×667/780×390/filters:watermark(data/photo/2017/05/29/38327633201.png,0,-0,1)/data/photo/2017/06/02/243533117.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments