Mengintip Prospek Bisnis Wedding Consultant di Indonesia


Jakarta – Jasa wedding consultant alias konsultan pernikahan belakangan ini cukup diminati oleh para calon pengantin. Wedding consultan merupakan paket lengkap dari penyelenggaraan sebuah pernikahan dari segala persiapan dan perlengkapan akad hingga resepsi pernikahan.

Seperti Raisa dan Hamish Daud yang tepat pada hari ini menyelenggarakan pernikahan. Keduanya juga menggunakan jasa wedding consultant.

Belakangan ini, bisnis wedding consultant terdampak akibat perlambatan ekonomi. Perhelatan acara di ballroom gedung kini mengalami penurunan dibandingkan dua tahun lalu.

Sagaf Basry, General Manager BRP Ballroom mengungkapkan, penurunan perhelatan acara di 4 ballroom, antara lain Sucofindo, Sovereign Plaza, Smesco Nareswara, dan Smesco Convention Hall menurun dibandingkan dua tahun lalu.

Jika dihitung secara kasar, ia memperkirakan ada penurunan sekitar 10% setiap bulannya. Jika dua tahun lalu minimal terdapat 10 resepsi pernikahan per bulannya, saat ini berada di kisaran 7 sampai 8 pernikahan yang ditanganinya per bulan.

“Kisaran mungkin antara kalau 8-10 (dua tahun lalu) bisa lah. Mungkin kalau sekarang 7-8,” ujar Sagaf saat berbincang dengan detikFinance, Jakarta, Minggu (3/9/2017).

BRP Wedding sendiri melayani pernikahan di 4 ballroom, antara lain Sucofindo, Sovereign Plaza, Smesco Nareswara, dan Smesco Convention Hall. Jika dihitung pernikahan yang diadakan setiap akhir pekan di setiap bulan, maka ada 8 acara yang bisa diselenggarakan per bulannya.

Jika ramai, pernikahaan di keempat ballroom tersebut bisa dilakukan hingga 16 resepsi berbeda. Namun, itu angka maksimal setiap bulannya di mana ada resepsi siang dan malam dengan pasangan pengantin berbeda di setiap ballroom-nya.

Sagaf menambahkan, resepsi pernikahan saat ini cukup ramai setelah Hari Raya Idul Adha. Ramainya pernikahan juga terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri atau bulan Syawal dan Maret, April, dan Mei.

Penurunan resepsi pernikahan, kata Sagaf, juga salah satunya disebabkan oleh kemacetan lalu lintas menuju Sovereign Plaza da Smesco akibat pembangunan infrastruktur. Ia berharap kemacetan lalu lintas bisa segera terurai di tahun mendatang.

“Ada pengaruh juga, tapi mudah-mudahan di 2018 katanya udah mulai terurai,” tutur Sagaf.

BRP Ballroom sendiri menawarkan harga paket pernikahan mulai dari Rp 140 juta hingga Rp 200 jutaan, tergantung banyaknya undangan. Harga tersebut sudah termasuk catering, pakaian adat, foto, pelaminan, hingga entertainment yang ditampilkan saat resepsi.

Untuk resepsi di Sucofindo sendiri, BRP menawarkan harga mulai dari Rp 144 juta untuk 500 undangan, Rp 161 juta untuk 800 undangan, dan Rp 203 juta untuk 1.000 undangan.

Untuk di Sovereign Plaza, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 143 juta-Rp 190 juta. Di Smesco Nareswara mulai dari Rp 163 juta-Rp 229 juta, dan di Smesco Convention Hall mulai dari Rp 220-Rp 277 juta. (ara/mkj)

https://sgimage.detik.net.id/community/media/visual/2017/09/03/c0d1caa4-5988-4ba6-9bda-fc946108c5ad_169.jpg?w=650



Sumber Artikel

Komentar

comments