Menhub: Rumah Kita akan Jadi Bisnis Baru Produktif

[ad_1]

Menhub: Rumah Kita akan Jadi Bisnis Baru Produktif
Kamis, 16 Februari 2017 | 18:43

Menhub Budi Karya Sumadi. Foto: DAVID Menhub Budi Karya Sumadi. Foto: DAVID

JAKARTA-
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai rumah logistik
atau “Rumah Kita” akan menjadi bisnis baru yang
produktif.

Untuk itu, Budi usai pembukaan Rapat Koordinasi
Penyusunan Pagu Kebutuhan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2018 di
Kemenhub, Jakarta, Kamis, mendorong perusahaan Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) dan swasta untuk mengoperasikan gudang logistik Rumah
Kita.

“Rumah kita ini bukan hanya berfungsi sebagai
bagian dari tol laut, tetapi juga satu daerah memiliki fungsi
logistik yang bisa mengkonsolidasikan barang-barang di dalam negeri
bisa diekspor ke luar tanpa harus ke Jawa,” ujarnya.

Ia
mencontohkan Pelni mendapatkan tugas untuk mengelola Rumah Kita di
Saumlaki dan Morotai, nantinya akan diberikan izin untuk melakukan
ekspor langsung, seperti ke Darwin, Australia.

“Jadi
barang-barang di dalam negeri bisa dieskpor tanpa harus (dikirim) ke
Pulau Jawa,” ucapnya.

Selama ini, dia menjelaskan,
distribusi barang tidak bisa dilakukan secara langsung, contohnya
produk dari Saumlaki harus dikirim ke Surabaya atau dari Morotai ke
Makassar terlebih dahulu baru bisa dieskpor.

“Oleh
karenanya, secara praktis apa yang dilakukan l Laut ini suatu
pembelajaran bagi swasta dan sambil mengkonsolidasikan dan memulai
bisnis baru yang produktif,” tuturnya.

Dia mengatakan
saat ini BUMN yang terlibat baru PT Pelni, Pelindo I, II, III dan IV,
PT ASDP Indonesia Ferry dan lainnya.

Budi juga mendorong BUMD
di masing-masing daerah untuk terlibat dalam mengoperasikan rumah
logistik tersebut.

Ia mengatakan bagi sejumlah pihak yang
berminat akan dilakukan seleksi atau beauty contest untuk
mengoperasikan Rumah Kita tersebut.

Budi juga mengatakan
pihaknya juga akan mengintegrasikan Rumah Kita dengan tol udara,
untuk di daerah pegunungan di Papua, seperti Manokwari dan Timika
agar disparitas harga bisa ditekan.

Pemerintah telah
menetapkan 13 titik Rumah Kita, yaitu di Nias, Mentawai, Natuna,
Sanggate, Dompu, Waingapu, Rote, Kalabahi, Tahuna, Namlea, Saumlaki,
Manokwari dan Timika. (ant/gor)


Kirim Komentar Anda

Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Minta Ampun Bakal Ketika Ini Webkonseling Hanya Menyediakan Layanan Dialog Melewati Email.

bakal itu diperlukan pemberian supaya daya kegiatan yang tampak bisa lebih terlalu banyak dan juga sepertinya lebih pakar di sendiri-sendiri bagian serta meninggikan kapasitas yang ada. jadi konsultan psikolog jakarta pada kesimpulannya saya memutuskan buat mendaratkan ke psikolog akibat saya mau bersemayam di situ serta saya bisa melangsungkannya, dengan cara …

Bisnis
jasa belanja ebay, amazone dan lain-lain (hemat dan terpercaya)

jasa belanja ebay-terlihat sebelah perkara apa sebabnya orang atau industri tidak dapat membeli lagi perkakas dari luar negeri. shopher diharuskan memilah 1 saham untuk dapat menyandang produk yang terdapat di website ebay. yaiu, sdm indonesia yang betul-betul menduduki prosedur e-commerce ini selaku ensiklopedis. selain itu kamu pula bakal meraih pertanda …

Bisnis
Jasa Pembelian Barang Di Ebay

Cara Belanja di eBay sebenarnya sangat mudah, cocok sekali bagi anda yang sibuk dan lebih suka berbelanja secara online. Pembayaran di amazon biasanya melalui kartu kredit, kupon diskon atau kartu pembayaran amazon yg bisa dibeli sebelum berbelanja…proses pembayaran seperti biasanya toko online, hanya memasukkan data pembayaran mis kartu kredit atau …