Menilik Bisnis PGN yang Tak Lagi Hanya Jualan Gas Pipa


Jakarta – Mendengar PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, yang terlintas dalam benak orang tak lain adalah perusahaan yang menjual gas bumi lewat sambungan pipa. Namun demikian, seiring dinamika pasar, perusahaan gas pelat merah ini mulai jor-joran menggarap banyak segmen pasar baru dengan bermacam inovasi produk baru.

Direktur Komersial PGN, Danny Praditya, menjelaskan program Solusi PGN 360 merupakan bagian dari upaya PGN untuk tidak hanya menjual energi seperti gas bumi, tetapi juga business sustainability kepada pelanggan, yakni penyediaan jasa penunjang layanan gas, seperti listrik dari gas.

“Pelanggan butuhnya apa? Ternyata tak hanya jualan gas, kalau gas sesuatu yang tak bisa di-differensiasi, hanya gas di pipa, jadi yang dilakukan itu layanannya. Kita punya tema baru PGN 360 Solution, jadi PGN secara grup ada 8 anak usaha dengan berbagai macam usaha penunjang PGN di gas bumi,” katanya kepada detikFinance, di kantor pusat PGN, pekan lalu.

Menurut dia, masih banyak pasar terbuka yang bisa ditunjang oleh layanan gas PGN, seperti penyediaan listrik sampai pendingin udara untuk gedung. Masyarakat bisa menikmati efisiensi dari energi yang berasal dari gas dalam berbagai bentuk. Bahkan pelanggan tak perlu berinvestasi membangun infrastrukturnya.

Menilik PGN yang Tak Lagi Hanya Jualan Gas PipaFoto: Dok.PGN

“Kami punya cucu perusahaan namanya Widar, buat pelengkap listrik PLN. Jadi kalau ada beberapa klien kita mereka pakai PLN tapi mereka harus punya back up, misalnya sekarang pakai diesel genset. Bisa pakai listrik yang kami hasilkan dari gas PGN,” terang Danny.

“Ada saatnya aku enggak mau investasi, aku mau pakai saja, ya sudah kami yang melakukan investasi, kami yang bangun, Anda tinggal bayar listriknya. Tapi nanti dari saving itu kamu bayar, kami coba approach seperti itu dorong pelanggan kami ke gas, di beberapa tempat sudah jalan, kami jemput bola,” ungkap Danny.

Dia mencontohkan, selain listrik, beberapa diffensiasi produk gas lainnya yakni penyediaan pendingin udara untuk skala besar. Dirinya mengklaim penggunaan gas pada berbagai perangkat tersebut lebih efisien ketimbang listrik dan energi fosil lainnya.

“Kami juga sediakan cooler, kayak di gedung PGN ini. Gas itu lebih efisien, dibangkitkan listriknya lewat panas yang dihasilkan dari gas, kemudian gas engine diserap buat jadi pendingin. Saat ini tak bisa kami jualan gas saja tanpa memikirkan klien ini butuh apa? Kemudian mereka untuk bisa pakai gas perlu apa, kebutuhan gas berapa persen, dan berapa sensitif harga gas pada biaya mereka,” pungkas Danny. (idr/wdl)

https://sgimage.detik.net.id/community/media/visual/2017/03/23/c66b005d-0ad1-432d-a17e-11933d8c55cc_169.jpg?w=650



Sumber Artikel

Komentar

comments