Pasca Ahok Divonis 2 Tahun, Begini Efek Bisnis Disektor Properti

Bisnis

[ad_1]

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menunggu proses administrasi di LP Cipinang.  (Foto: Istimewa)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id –  Pasca Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis 2 tahun penjara, ternyata begini efek disektor properti. Bahkan panasnya kondisi politik yang berlangsung sejak musim pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2017 , dinilai sangat berpengaruh terhadap bisnis properti.

Pengamat bisnis properti sekaligus sebagai pendiri portal berita investasi INAPEX.co.id Toerangga Putra mengaku carut marut terkait kondisi politik Pilkada DKI dinilai sangat berdampak buruk terhadap respon konsumen properti di Indonesia.

“Memanasnya kondisi politik hingga saat ini sangat berpengaruh pada penjualan properti. Apalagi sejumlah perusahaan juga mulai memutuskan untuk melakukan pengurangan pegawai. Kalau kondisi seperti ini terus berlanjut, bagaimana perusahaan akan menggaji karyawannya,” ungkap Toerangga Putra, di Jakarta, Selasa (9/5).

Toerangga Putra mengatakan, para investor maupun calon konsumen diprediksi bakal menahan sementara untuk beli properti. “Saya yakin investor pasti akan lebih pilih untuk menahan tidak beli properti selama kondisi politik belum kondusif,” ujarnya.

Terlepas itu, secara terpisah Kementerian Dalam Negeri memastikan akan memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, surat pemberhentian saat ini tengah menunggu salinan keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menjatuhkan vonis 2 tahun penjara untuk Ahok.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo rencananya Selasa sore ini akan menyerahkan surat penugasan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sebagai pelaksana tugas gubernur.

“Sore ini jam 16.30 di Balai Kota DKI, sebagai Mendagri atas nama pemerintah pusat memberikan surat penugasan kepada Wagub DKI Djarot sebagai pelaksana tugas gubernur DKI,” kata Tjahjo, Selasa (9/5).

Djarot akan ditugaskan menjadi Plt Gubernur DKI sampai masa akhir jabatannya pada Oktober 2017 atau keputusan hukum terkait Ahok bersifat final alias inkrah.

“Surat penugasan kepada wagub DKI Djarot sebagai Plt Gubernur DKI, sampai keputusan hukum tetap atau sampai akhir jabatan pada Oktober 2017, tergantung mana yang duluan. Karena Basuki Tjahaja Purnama menggunakan upaya hukum, banding,” jelas Tjahjo.

Penunjukan Djarot sebagai Plt Gubernur tanpa menunggu salinan putusan PN Jakarta Utara ini kata Tjahjo, agar tidak terjadi kekosongan di Pemprov DKI. Sementara untuk Keputusan Presiden terkait pemberhentian Ahok tetap menunggu salinan resmi keputusan PN Jakarta Utara.

http://duitkita.net/wp-content/uploads/2017/05/pasca-ahok-divonis-2-tahun-begini-efek-bisnis-disektor-properti.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Pengertian Tersebut Memaknakan Apabila Tiap-tiap Perusahaan Perlu Mengakhirkan Dimana Beliau Bakal Menaruh Produknya Berlandaskan Harga Serta Harga.

lagi-lagi saat kamu dihadapkan dengan alternatif buat memanfaatkan pelayanan #internet perdagangan, kamu tak sanggup langsung selaku pecah belah mengandam kerjasama atas sewenang-wenang provider servis. 2. perdagangan produk canon merebak di segala dunia. tahap ini melimpah kita temui di dalam penjualan produk-produk elektronik yang teknologinya s kuno. masalah yang paling mendasar …

Bisnis
catering jogja ekonomis serta sedap

catering jogja termasuk pelayanan nasi dadu jogja, nasi bujur sangkar jogja, apabila kalian ingin pergi kuliner di jogja dengan lingkungan makan di jogja salah 1 warung ayam rempah jogja. memasok salah 1 kantor dengan harga di masih kota yogyakarta. kami pun menyajikan antaran makanan ringan box bakal kegiatan pertemuan dan …

Bisnis
30 ide dekorasi pernikahan khas

dekorasi pernikahan-sebelum anda mulai sebenarnya graphics invensi apapun, sangat penting untuk memutuskan apa yang kalian butuhkan dalam perihal permainan grafis. wait apa lagi peninggi servis ahli kita wedding organizer buat acara pernikahan kamu dan juga pasangan kamu. sebuah mode hangat bisa jadi sudah berkembang dalam umum islam di norwegia: menangkap …