Pemilik Burger King caplok bisnis Popeyes

Bisnis

[ad_1]

MIAMI. Perusahaan bisnis makanan cepat saji ternama asal Amerika Serikat (AS), Restaurant Brands International Inc, berencana mengakuisisi Popeyes Louisiana Kitchen Inc. Melalui akuisisi Popeyes, Restaurant Brands bakal melengkapi bisnis kulinernya yang menyajikan menu ayam goreng.

Sumber Bloomberg, Selasa (21/2) membeberkan, negosiasi antara kedua perusahaan masih berlangsung. Jika proses negosiasi berjalan mulus alias tidak terganjal persoalan serius, maka aksi akuisisi tersebut bakal diumumkan pada pekan ini. Nilai pasar Popeyes disebut-sebut mencapai US$ 1,37 miliar.

Restaurant Brands merupakan pemilik Burger King dan Tim Hortons. Masih menurut sumber Bloomberg, sejak musim panas lalu, perusahaan ini telah mencoba melancarkan negosiasi pengambilalihan Popeyes.

Namun karena pada saat itu tawaran harga yang diajukan Restaurant Brands dinilai pemegang saham Popeyes kurang kompetitif, maka transaksi tersebut urung terlaksana.

Jurubicara Popeyes menolak berkomentar terkait rencana akuisisi tersebut. Yang jelas, dengan mengakuisisi Popeyes, pemilik jaringan Restaurant Brands dapat memperluas jaringan gerai restoran cepat sajinya secara global.

Menu sajian Popeyes pun sudah kondang dan mendunia, yakni ayam goreng khas Louisiana dan buttermilk biscuits. Akuisisi ini jelas akan memacu pendapatan Restaurant Brands ke depan.

Sebagai catatan, Popeyes memulai bisnis restoran pertamanya 45 tahun lalu yang dikenal dengan slogan Chicken on The Run di pinggiran kota New Orleans. Saat ini, Popeyes memiliki lebih dari 2.000 gerai. Dari jumlah itu 1.600 gerai Popeyes berada di kawasan Amerika Serikat.

Popeyes dikenal karena memiliki pelanggan yang loyal dan fanatik. Salah satunya pelanggan setianya adalah penyanyi kenamaan Beyonce, yang diketahui menggemari ayam goreng Popeyes.

Dongkrak penjualan

Tidak dipungkiri, bisnis restoran ayam goreng memang sangat memikat. Data IBISWorld yang dikutip Reuters menyebutkan, bisnis ayam goreng menyumbang porsi sebanyak 10% dari total pangsa pasar industri makanan cepat saji. Saat ini, bisnis ayam goreng masih dikuasai oleh Chick fill A dan Yum! yang merupakan merek KFC Inc.

Dengan memiliki Popeyes, lini bisnis Restaurant Brands semakin luas setelah memiliki bisnis burger lewat Burger King. Plus menu donat dan kopi dengan memiliki Tim Hortons.

Asal tahu saja, laba kuartal IV 2016 Restaurant Brands cukup mentereng. Laba bersih perusahaan tersebut meningkat hingga dua kali lipat menjadi US$ 118,4 juta dibandingkan kuartal IV 2015 yang sebesar US$ 51,7 juta. Adapun total pendapatan bisnis Restaurant Brands pada saat yang sama meningkat menjadi US$ 1,11 miliar dari sebelumnya sebesar US$ 1,06 miliar.

 

http://photo.kontan.co.id/photo/2016/11/18/740457402p.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

kontraktor kaca dan aluminium composite panel
Bisnis
Spesialis Kontraktor Aluminium Composite Panel Gedung

Fasad & Dinding Tirai dari Aluminium Composite Panel Ringan dan kaca stopol. Spesialis kontraktor kaca dan aluminium composite panel dan juga kaca oleh PT Partindo. Akreditasi jaminan tertutup pasti akan diberikan untuk proyek yang membutuhkan berdasarkan panel serta persyaratan naungan yang memanfaatkan ditambah masalah lingkungan. Aplikasi Alcopan tidak terbatas pada …

daftar harga beton cor ready mix
Bisnis
Harga Beton Cor Readymix Per M3 untuk Wilayah Jakarta

Biaya Beton Semua Set Mix – Jayamix Per M3 Cor K225 Oktober 2017. daftar harga beton cor ready mix tidak terdiri dari jaringan uang tunai, jika lebih besar dari 10 pipeline. Dengan menyewakan pompa berdasarkan tuntutan waktu pemakaiannya bisa mencegah bahaya peralatan menganggur namun tetap perlu membayar uang sewa. Biaya …

Bisnis
Promo Jam Tangan Guess Kw Super Murah

Selamat Datang di jam tangan guess kw super murah – Perbandingan Harga Nomor Situs di Indonesia. Berbeda dengan produk replika yang tidak biasa menemukan cara menulis logo atau merek yang berbeda di beberapa bagian. Untuk informasi lebih lanjut, Kualitas bahan yang tercantum dalam deskripsi pengiklan asli dengan tampilan analog yang …