Pengembang China ini akan bangun 5 proyek di RI


JAKARTA. Wuzhou Investment Group, meski ternama di China membangun rumah sakit, berencana membawa investasi properti besar masuk ke Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Perusahaan ini sudah mulai menancapkan kuku di Indonesia dengan mengembangkan bisnis properti melalui anak usahanya Sindeli Propertindo Abadi. Proyek pedanananya telah dirilis sejak awal tahun ini berupa apartemen bertajuk Jakarta Living Star.

Wu Wei, CEO Sindeli Propertindo Abadi mengatakan pihaknya berencana membawa investasi yang sangat besar ke Indonesia. “Dalam lima tahun ke depan kami berencana membangun lima proyek properti di Jabodetabek,” kata Wu Wei di Jakarta, Sabtu (15/7).

Hanya saja, dia tidak menyebutkan total nilai investasi yang akan dibawa Wuzhou Investment Group ke Indonesia. Adapun investasi proyek perdana mereka Jakarta Living Star yang mencapai US$ 150 juta, seluruhnya berasal dari internal perusahaan tersebut.

Lokasi lain yang tengah dibidik Sindeli Propertindo adalah Cikeas. Perusahaan ini tengah menjajaki peluang pengembangan proyek kawasan terpadu seluas 150 ha. “Ini masih proses penjajakan lahan,” kata Wu Wei.

Wuzhou Investment Group tertarik masuk ke Indonesia karena peluang pengembangan bisnis properti di Indonesia masih sangat bagus dan didukung dengan perkembangan ekonomi yang terus meningkat.

Selain ini, kebijakan pemerintah yang juga mempermudah investasi asing turut mendorong minat perusahaan ini mengepakkan sayap di Indonesia.

Wu Wei menjelaskan Wuzhou Investment Group merupakan perusahaan besar di Cina dengan mengembangkan 100 rumah sakit yang tersebar di negeri Tirai Bambu tersebut.

Selain ekspansi di Indonesia, Wuzhou Investment Group juga sudah melakukan ekspansi sebelumnya di beberapa negara. Mereka telah mengembangkan bisnis sparepart mobil di Amerika Utara dan melakukan investasi Baja di Laos.

Di Indonesia, Sindeli Propertindo sedang mengembangkan proyek apartemen yang akan dilengkapi dengan mall di Jakarta Timur bertajuk Jakarta Living Star. Proyek tersebut akan dibangun di atas tanah seluas 4,8 ha yang terdiri dari enam menara.

Total investasi yang akan digelontorkan untuk pengembangan proyek tersebut sebesar US$ 150 juta atau sekitar Rp 1,9 Triliun. Seluruh dananya berasal dari internal Wuzhou Investment.

Tahap pertama, Sindeli Propertindo telah meluncurkan satu tower apartemen sebanyak 594 unit sejak awal Januari lalu yang dibanderol dengan harga mulai Rp 260 juta per unitnya.

Apartemen tower pertama Jakarta Living Star akan mulai groundbreaking atau mulai pembangunan pada November 2017 bersamaan dengan mall seluas 3.000 m2.

Sindeli Propertindo telah menyerap US$ 20 juta untuk akuisisi lahan, perizinan dan penetapan design. Sementara untuk konstruksi tower I dan mall akan dianggarkan sekitar US$ 30 juta.

http://photo.kontan.co.id/photo/2017/01/09/584795262p.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments