Pengusaha Properti Surabaya Lapor ke Polres Malang Terkait Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Bisnis

[ad_1]

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Pengusaha properti asal Surabaya mengadukan dugaan pemalsuan tanda tangan ke Polres Malang. Ini setelah dampak dari dugaan pemalsuan tanda tangannya tersebut bisa menghambat usaha properti yang akan dikembangkan di Kabupaten Malang.

“Surat pengaduan dari kami tadi sudah kami masukkan ke Bapak Kapolres Malang nomor B/2157/X/2017. Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti dan diproses hukum,” kata Supandi, pengusaha properti asal Surabaya yang juga pengurus DPD REI Jawa Timur di Mapolres Malang, Senin (2/10/2017).

Dijelaskan Supandi, dugaan pemalsuan tanda tangan yang terjadi itu terkait surat pernyataan tentang tanah seluas 8.090 m2 di buku letter C Desa Kalisongo Kecamatan Dau dan surat pernyataan tanah dikuasai secara fisik tentang tanah seluas 8.090 m2 di letter C desa Kalisongo Kecamatan Dau.

Dari dua surat pernyataan tersebut terdapat tanda tangan atas nama Supandi bermaterai. Padahal, Supandi merasa tidak pernah menanda tangani surat pernyataan tersebut. Di mana dari dua surat pernyataan tersebut seolah Supandi telah membeli tanah menjadi hak miliknya dan belum ada jual beli atas tanah tersebut karena belum ada pelunasan dari seluruh harga tanah.

“Rupanya surat pernyataan yang ada tanda tangannya diduga telah dipalsu itu untuk meminta uang jasa dikeluarkanya surat keterangan data tanah letter C desa Kalisongo sebesar Rp 20 juta. Ini yang kami rasa ada unsur pidana dan merugikan kami,” ucap Supandi.

Oleh karena itu, ungkap Supandi, pihaknya berharap ada tindak lanjut dari Polres Malang atas pengaduan yang dimasukkannya tersebut. Karena patut diduga ada praktek menyalahgunakan jabatan untuk memperkaya diri dalam persoalan tersebut.

Dan modus seperti itu diduga tidak hanya dialami oleh dirinya tetapi ada korban lain yang memulai usaha bisnis perumahan di Desa Kalisongo tersebut.

“Ini juga kami maksudkan agar praktek dugaan penyalahgunaan jabatan semacam itu tidak terus terjadi dan menimpa siapa saja yang ingin memulai usaha perumahan didaerah itu,” tandas Supandi.

Sedangkan PS Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik mendampingi Kapolres Malang, AKBP H Yade Setiawan Ujung mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara resmi terkait masuknya pengaduan dari salah satu pengusaha properti asal Surabaya ke Polres Malang. Namun yang jelas, setiap pengaduan ke Mapolres Malang akan diproses sesuai prosedur dan aturan yang ada di Kepolisian.

“Jadi setiap pengaduan yang masuk akan di proses dan penanganan akan ditentukan sesuai jenis kasus oleh Pimpinan Kepolisian Resort Malang melalui gelar perkara. Apakah kasus itu ada unsur pidana atau masuk unsur perdata,” kata Taufik.

Sementara Kepala Desa Kalisongo, Siswanto mengatakan, pihaknya belum mengetahui duduk persoalan yang diadukan salah satu pengusaha properti asal Surabaya ke Polres Malang. Dan pihaknya merasa belum pernah berhubungan dengan pihak pengadu tersebut secara langsung.

“Kami siap melakukan gugatan balik bila pengaduan ke Polres Malang tersebut tidak benar dan tidak pernah kami lakukan sehingga merugikan desa Kalisongo,” kata Siswanto.

Memang, diakui Siswanto, dirinya pernah disomasi oleh pengusaha properti asal Surabaya tersebut namun tidak pernah ditanggapi. Ini dikarenakan isi surat somasi tersebut tidak benar dengan fakta dan kenyataan yang ada. Dengan demikian somasi itu tidak pernah ditanggapi baik secara personal maupun secara pemerintahan desa.

Lebih lanjut dikatakan Siswanto, persoalan jual beli tanah di desa Kalisongo cukup banyak dan beraneka macam. Ini dikarenakan wilayah desa Kalisongo menjadi salah satu daerah pengembangan usaha perumahan. Banyak pengusaha properti yang membuka kawasan perumahan di desanya.

“Maka dari itu, kami dalam aturan desa cukup ketat soal tanah untuk perumahan. Sejumlah persyaratan harus dipenuhi pengusaha properti bila ingin membuka usaha perumahanya di desa Kalisongo,” tutur Siswanto yang siap mengikuti proses hukum bila dirinya bersalah tersebut.

http://cdn2.tstatic.net/suryamalang/foto/bank/images/pengusaha-properti-asal-surabaya-supandi-menunjukkan-tanda-terima-surat-pengaduan-ke-polres-malang_20171002_181018.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Bagi Klien Yang Berposisi Di Luar Kota Serta Hendak Memperoleh Anjangsana Dari Kami Tentu Dikenakan Biaya Lawatan, Transport Dan Fasilitas, Dimana Biayanya Dijamin Sepenuhnya Oleh Konsumen.

mengapa jaga rumah pakai kontraktor bangunan lebih hemat & laba ini sporadis pun masih saja timbul walaupun pada pekerjaan dari anemer paling ahli sungguhpun. servis seo page one (jspo) merupakan sebuah industri servis seo patut dan terunggul di indonesia yang sungguh handal dan paling di percaya di dalam kondisi promosi …

Bisnis
Dengan Tampaknya Harga Konsultan Interior Rumah, Para Kontraktor, Perseroan Real Estate, Atau Lebih-lebih Bisa Jadi Perseorangan Bisa Menyebabkan Rumah Seperti Dengan Impian Dan Juga Budget.

servis konsultan interior paling baik dengan design kitchen set minimalis jakarta kami mampu memberikan harga termurah untuk harga kitchen set jakarta yang ter cepat, terpercaya serta jempolan. sehabis kalian menyebabkan ketentuan untuk mendandani bilik dapur rumah kalian, tahap pertama yang perlu kalian lakukan yakni mengambil buah pikiran berhubungan dapur kayak …

Bisnis
Itulah Apa Sebabnya Suatu Sofa Bilik Pengunjung Wajib Sebagai Sempurna Terintegrasikan (lebur) Pada Ruangan.

set kamar untuk anak terunggul yang di makna kamar patung kayu set minimalis hpl di sini merupakan segala deretan atau finisingnya kita sekalian mengenakan banjar maupun melekat hpl. di dalam produk ini kita menggunakan tumpukan hpl taco bagai finisingnya, supaya pun begitu saya dan teman-teman pun menyajikan finising menggunakan cat …