PENIPUAN SOLO : Kejari Kembalikan Berkas Pasutri Tersangka Kasus Investasi Emas | Solo

Bisnis

[ad_1]

Kejari Solo mengembalikan berkas dua tersangka kasus penipuan investasi emas.

Solopos.com, SOLO — Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo mengembalikan berkas kasus penipuan berkedok investasi emas dengan tersangka pasangan suami istri (pasutri) Djody Wisnubroto dan Dina Yuanita. Kedua tersangkan merupakan warga Jl. Arifin No. 5, RT 010 /RW 003, Kepatihan Kulon, Jebres, Solo.

Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Solo, Bambang Saputra, mengatakan Kejari mengembalikan berkas milik dua tersangka kasus penipuan investasi emas itu ke penyidik Polresta Solo, pekan lalu. Kejari menilai pasal yang disangkakan kepada dua tersangka tidak sesuai.

“Kami sudah mempelajari semua isi berkas kedua tersangka. Penyidik Polresta Solo menyertakan Pasal 378 tentang Penipuan atau Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun penjara dalam di kasus ini,” ujar Bambang saat ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (15/9/2017).

Menurut Bambang, Kejari memiliki pandangan lain soal pasal yang disangkakan kepada kedua pelaku. Pasal yang sesuai dalam kasus ini adalah Pasal 4 UU RI No. 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kami mempelajari berkas perkara kedua tersangka dalam menjerat korbannya tidak hanya masuk kategori penipuan atau penggelapan tetapi sudah masuk TPPU. Terlebih dalam kasus ini polisi tidak menemukan barang bukti dari hasil penipuan yang nilainya mencapai miliaran rupiah,” kata dia.

Ia mengatakan kedua pelaku kalau hanya dijerat Pasal 378 sangat ringan. Kemudian setelah bebas mereka masih bisa menikmati hasil kejahatan yang diduga dibelikan aset bergerak maupun tidak bergerak seperti tanah.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, mengatakan Polresta Solo masih melakukan sejumlah perbaikan dalam materi bekas perkara kedua pelaku kasus penipuan berkedok investasi emas. Polresta Solo dalam waktu dekat kembali menyerahkan berkas ini kepada Kejari Solo.

Sebagaimana diinformasikan, Polresta Solo pada 6 Juli 2017 menangkap pasutri terkait dugaan penipuan investasi emas. Modus mereka mendirikan CV Kebun Emas Indonesia kemudian melakukan presentasi kepada nasabah tentang investasi emas dari hotel ke hotel di wilayah Soloraya.

Kedua pelaku beraksi selama dua tahun terhitung mulai 2014 sampai 2015 dengan korban puluhan orang. Pelaku menawarkan keuntungan sebesar 5% setiap bulannya jika mau membeli emas seberat 2 ons. Enam orang melaporkan kasus ini di Polresta Solo dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

 


lowongan pekerjaan
SPG COUNTER BATIK & SALES COUNTER CAR RENTAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

http://images.solopos.com/2013/03/penipuan.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

kontraktor kaca dan aluminium composite panel
Bisnis
Spesialis Kontraktor Aluminium Composite Panel Gedung

Fasad & Dinding Tirai dari Aluminium Composite Panel Ringan dan kaca stopol. Spesialis kontraktor kaca dan aluminium composite panel dan juga kaca oleh PT Partindo. Akreditasi jaminan tertutup pasti akan diberikan untuk proyek yang membutuhkan berdasarkan panel serta persyaratan naungan yang memanfaatkan ditambah masalah lingkungan. Aplikasi Alcopan tidak terbatas pada …

daftar harga beton cor ready mix
Bisnis
Harga Beton Cor Readymix Per M3 untuk Wilayah Jakarta

Biaya Beton Semua Set Mix – Jayamix Per M3 Cor K225 Oktober 2017. daftar harga beton cor ready mix tidak terdiri dari jaringan uang tunai, jika lebih besar dari 10 pipeline. Dengan menyewakan pompa berdasarkan tuntutan waktu pemakaiannya bisa mencegah bahaya peralatan menganggur namun tetap perlu membayar uang sewa. Biaya …

Bisnis
Promo Jam Tangan Guess Kw Super Murah

Selamat Datang di jam tangan guess kw super murah – Perbandingan Harga Nomor Situs di Indonesia. Berbeda dengan produk replika yang tidak biasa menemukan cara menulis logo atau merek yang berbeda di beberapa bagian. Untuk informasi lebih lanjut, Kualitas bahan yang tercantum dalam deskripsi pengiklan asli dengan tampilan analog yang …