Penjualan Meikarta Lampaui Target | Hunian


Cikarang – Lippo Group sukses menjual 16.800 unit apartemen Meikarta pada grand launching proyek “Jakarta baru” senilai Rp 278 triliun itu, Sabtu (13/5). Angka penjualan pada hari pertama hingga pukul 14.00 WIB tersebut mencapai 67 kali lipat dari target dan mencetak rekor penjualan terbanyak apartemen di Tanah Air.

“Tingginya minat konsumen untuk memiliki hunian di Meikarta menjadikan kami optimistis bahwa pembangunan kota baru ini bisa terealisasi dan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kita tahu, produksi seperti motor, mobil, kulkas, dan AC di Indonesia berada di sini semua. Kawasan Meikarta memiliki fondasi ekonomi yang sudah sangat kuat, sehingga di kawasan ini sudah layak dibangun kota baru yang modern,” kata Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group James T Riady di sela acara grand launching Meikarta di Maxx Box, Orange County, Cikarang, Bekasi, Sabtu (13/5).

James Riady sebelumnya mengatakan, pada launching Meikarta, pihaknya berharap meraih closing deal dengan 250 pembeli. Untuk selanjutnya, penjualan apartemen di kota baru berskala internasional di kawasan pusat industri Cikarang itu diharapkan mencapai 3.000-5.000 unit per hari.

James Riady mengatakan, dengan kondisi bisnis properti yang belum membaik, justru harus ada yang mendobrak untuk memulai membangun proyek baru, seperti yang saat ini dilakukan Lippo Group. Pembangunan proyek baru berskala investasi besar seperti Meikarta diharapkan bisa menciptakan multiplier effect agar ekonomi bergairah kembali.

“Properti lesu karena tidak ada dobrakan, tidak ada pentolan yang terjun membangun properti dengan keberanian, dobrakan, dan energi. Kita tidak menunggu pasar kuat, tetapi kita menciptakan pasar. Kalau kita lihat demand perumahan di Indonesia, kalau kita tidak ambil kesempatan itu, kita tidak akan pernah menjawab tantangan ini. Karena itulah, Lippo sebagai pionir melakukan terobosan di situasi saat ini. Terbukti, banyak konsumen yang ingin memiliki hunian di Meikarta antre sejak pagi,” ujarnya.

Sebelumnya, James memaparkan proyek investasi Lippo tersebut merupakan yang terbesar selama 67 tahun berdirinya kelompok usaha ini. Pembiayaan pembangunan proyek kota baru ini berasal dari internal Lippo serta dari kemitraan dengan investor asing, seperti Jepang, Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Qatar.

Rekor Muri
Kesuksesan penjualan Meikarta itu mendapatkan penghargaan rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia), yang diberikan oleh Senior Manager Muri Yusuf Ngadri kepada Presiden Meikarta, Ketut Budi Widjaja.

“Sebelumnya, ada rekor Muri untuk penjualan rumah tapak (bersubsidi) dan ada juga apartemen, tetapi penjualannya masih sekitar 300-an unit. Penjualan apartemen selama satu hari yang mencapai 16.800 unit ini luar biasa besarnya. Sangat sulit rekor baru Muri untuk penjualan apartemen bisa muncul lagi dalam waktu dekat, kecuali dilakukan pengembang besar atau bahkan pengembang yang sama,” ujar Yusuf saat memberikan penghargaan di sela grand launching Meikarta.

Yusuf menuturkan, salah satu daya tarik tinggi dari Meikarta adalah lokasinya yang strategis, seperti dekat dengan jalan tol, ada kereta cepat, dekat dengan bandara, serta di sekitarnya ada kawasan industri yang membuat konsumen ingin memiliki apartemen di kota baru tersebut. Selain itu, harganya bisa terjangkau, apalagi ditambah diskon sehingga lebih menarik.

Sedangkan Ketut mengaku gembira dengan pencapaian penjualan yang luar biasa tersebut. Kebanyakan konsumen memilih unit untuk dihuni (end user).

“Sejak pagi hari, ribuan konsumen antusias mengantre untuk mendapatkan unit apartemen di Meikarta. Saya sendiri tidak menyangka sebesar ini peminatnya, surprised buat kami. Ini juga kerja keras Lippo Group. Padahal, dalam penjualan awal hanya 15 tower yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan adanya antrean pembeli yang membeludak, tentu lebih dari 15 tower yang akan terjual,” ucapnya.

Ke depan, lanjut dia, selain lebih bekerja keras dalam penjualan, perusahaan berkomitmen menyiapkan serah terima yang ditargetkan mulai Desember 2018. Hal ini kemungkinan menjadi rekor Muri juga.

Sementara itu, salah satu calon pembeli Meikarta asal Jakarta, Julian, mengatakan, ia ingin membeli unit apartemen
dengan 2-3 kamar tidur di Meikarta. Selain sebagai tempat tinggal, hunian ini sekaligus untuk investasi ke depan.

“Kami melihat prospek dari mega proyek Meikarta ini sangat bagus. Saya tampaknya harus bersabar nih untuk dapat unitnya, karena nomor antrean saya 2.638. Antre panjang banget, sudah siang juga belum dipanggil, tetapi saya tetap bertahan di sini sampai mendapatkan unitnya,” katanya.

Harga Terjangkau
Ketut menjelaskan, selain karena lokasi yang strategis, salah satu kelebihan dari apartemen Meikarta ini adalah harga yang terjangkau. Pasalnya, harga hanya berkisar Rp 10 juta-12 juta per meter persegi.

Ketut mengatakan harga pasar hunian di sekitar koridor Bekasi-Cikarang saat ini Rp 18 juta-20 juta per meter persegi. Namun, Meikarta memberikan potongan harga besar-besaran sekitar 50 pesen, dengan terobosan harga di bawah Rp 12,5 juta per m2 dan disertai dengan kredit pemilikan rumah/apartemen selama 20-25 tahun, dengan bunga dimulai dari 8,25 persen. Pembeli juga bisa membayar booking fee hanya Rp 2 juta dan selanjutnya uang muka 10 persen.

“Khusus karyawan Lippo, mereka akan mendapatkan diskon tambahan. Meikarta juga akan menampung sebagian dari 112.000 staf Lippo Group,” imbuh James Riady.

Meikarta ini sudah memulai pembangunan proyek yang totalnya nanti mencapai 400.000 rumah, yang akan menampung sekitar 2 juta penghuni. Adapun pembangunannya sudah dirancang sejak 2014 dan pekerjaan fisik dimulai Januari 2016, yang nantinya membangun total 200 gedung pencakar langit, yang masing-masing berketinggian 35-46 lantai.

“Tahap pertama akan selesai dalam tiga tahun dan keseluruhannya rampung dalam lima tahun. Pengerjaannya melibatkan 85.000 pekerja. Sebanyak 50 gedung akan siap dihuni pada Desember 2018. Kami menggandeng pula Bank Mandiri untuk fasilitas KPR ini,” katanya.

Ketut menjelaskan, dalam tahap pertama, Meikarta membangun 250.000 rumah yang akan langsung menampung lebih dari satu juta komunitas perkotaan. “Pembangunan Meikarta seluas 22 juta m2 tahap pertama sudah dirancang sejak 2014,” imbuhnya.

Ketut menjelaskan lebih lanjut, Meikarta dan sekitarnya berpotensi nyata menjadi kota terpenting di Indonesia dan pusat industri manufaktur negeri ini, seperti Shenzhen yang merupakan pusat industri di Tiongkok. Pemerintah Indonesia pun sudah mulai bergerak cepat membangun beberapa infrastruktur penting di kawasan tersebut. Ini antara lain pembangunan bandara baru Kertajati International Airport senilai Rp 23 triliun, proyek kereta api cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung dengan investasi Rp 65 triliun, pelabuhan Patimban Deep Seaport senilai Rp 40 triliun, serta Tol Jakarta-Cikampek Elevated Highway senilai Rp 16 triliun.

Selain itu, lanjut Ketut, ada pembangunan APM Monorail yang menyatukan tujuh kota baru di sekitar Meikarta. “Itu pembangunan untuk menjadikan koridor Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung sebagai Shenzhen-nya RI dan pusat ekonomi terpenting di Tanah Air. Pemerintah mencukupi segala kebutuhan infrastruktur dasar, menunjang pembangunan tersebut,” kata Ketut.

 

 


Investor Daily

Imam Muzakir/AB

Investor Daily

http://img.beritasatu.com/cache/beritasatu/725×460-2/1494673351.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments