Perluas Pangsa Pasar Bisnis Bahan Baku, Bizzy Akuisisi “Startup” Alpha


JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan penyediaan barang dan jasa secara online (e-procurement) Bizzy.co.id mengumumkan akuisisi terhadap startup Alpha pada Rabu (10/5/2017).

Menurut investor Bizzy.co.id, upaya ini dilakukan untuk memperkuat penetrasi Bizzy.co.id di bisnis pasokan bahan baku (direct material), sparepart, dan jasa.

Sebelumnya, perusahaan ini bergerak sebagai pemasok indirect material seperti hardware, software, elektronik, dan supplies secara online.

Roderick Purwana dari SMDV, yang merupakan perwakilan dari investor Bizzy.co.id, menjelaskan bahwa akuisisi Alpha dapat membantu Bizzy.co.id untuk merambah pangsa pasar yang lebih luas.

Akuisisi itu juga membuka potensi peluang bisnis 10 kali lipat lebih besar di pasokan bahan baku, sparepart, dan jasa jika dibandingkan dengan bisnis sebelumnya yang hanya berfokus di indirect material.

“SMDV, Maloekoe Venture, dan Ardent Capital sebagai investor Bizzy.co.id percaya bahwa B2B e-procurement yang komplit (direct dan indirect material) akan segera menjadi the next big thing di Indonesia setelah e-commerce dan fintech,” jelas Roderick melalui rilis.

Startup Alpha sendiri merupakan platform B2B marketplace untuk bahan baku, sparepart, dan jasa. Startup ini memiliki tim yang sangat berpengalaman di jaringan bisnis direct material.

Melalui akuisisi ini, teknologi platform B2B Bizzy, khususnya untuk e-Katalog, akan segera hadir dengan pilihan yang lebih komprehensif.

Seperti, untuk pembelian bahan baku (seperti pupuk, pakan ternak dan lainnya), sparepart (seperti suku cadang mesin produksi, mesin pesawat, dan lainnya), dan jasa (seperti jasa reparasi AC, jasa cleaning, dan lainnya). Juga termasuk indirect material (seperti ATK, komputer, dan lainnya).

“Sekarang saatnya korporasi (B2B) di Indonesia mempersingkat rantai pasokan, memangkas biaya, dan meningkatkan produktifitas melalui teknologi. Kami yakin keunggulan inovasi Bizzy beserta kemampuan tim manajeman yang baru akan mampu menyajikan solusi B2B terbaik di pasar,” tambah Adrien Gheur dari Maloekoe Venture.

Saat ini Maloekoe Venture mengelola dana ventura dari grup usaha Austindo Nusantara Jaya (ANJ), Ciputra, Gunung Sewu Kencana (GSK), dan Lautan Luas.

(Baca: “Startup” Bizzy Perluas Layanan ke Portal Manajemen “Corporate Travel”)

Kompas TV Saat ini semakin banyak start up aplikasi internet baru yang menghubungkan pengguna jasa dengan penyedia jasa. Kini bisnis startup di Indonesia berkembang pesat dengan bermunculannya ide-ide baru berbasis digital dalam bentuk aplikasi. Tidak hanya layanan jasa profesional startup juga menggarap berbagai kebutuhan sehari-hari target pasarnya.

 

http://assets.kompas.com/crop/72×0:915×562/780×390/filters:watermark(data/photo/2017/02/01/42081130591.png,0,-0,1)/data/photo/2017/05/10/1951501771.jpeg



Sumber Artikel

Komentar

comments