Perlunya Branding dalam Industri Properti

Bisnis

[ad_1]

JAKARTA – Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Soelaiman Soemawinata mengatakan, industri properti di Indonesia saat ini mulai membaik. Namun untuk menguatkan kembali industri properti bertumbuh dan menggerakan roda perekonomian negeri ini, diperlukan branding. Guru Besar IPMI Business School Roy Sambel mengatakan industri properti sangat perlu branding, karena selama ini masih banyak yang konvensional.

“Masih banyak hal-hal yang harus kita lakukan dalam hal branding. Dibanding ilmu-ilmu lainnya yang sudah dikenal ratusan tahun lalu, ilmu yang mempelajari tentang branding baru berkembang dua dekade ini. Sehingga, perlu diberikan apresiasi bagi mereka yang berhasil melakukan branding terhadap properti yang dikembangkan,” ujar Roy di Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Roy menjelaskan, jika berhasil menjaga branding, maka produk yang dihasilkan pasti akan berhasil dan diterima oleh masyarakat dengan baik. Ia mencontohkan, air putih yang diletakkan didalam kendi akan tidak ada nilai dan harganya. Namun jika air tersebut diletakkan ke dalam botol kemasan lalu diberi merek, maka akan memberikan nilai. “Nah inilah pentingnya branding,” sambung dia.

Terkait branding ini, AJPK (Aliansi Jurnalis Properti and Keuangan) dan Majalah Property & Bank, kembali menyelenggarakan Indonesia Property and Bank Award (IPBA) ke -XII. IPBA yang berlangsung tiap tahun ini, sudah menjadi barometer untuk pelaku sektor properti seperti Pengembang (Perusahaan dan Tokoh Pengembang), Perbankan (Perusahaan dan Tokoh Perbankan), serta Perusahaan Bahan Bangunan dan Pemerhati di bisnis properti yang berasal dari Pemerintah dan Swasta.

Adapun Dewan Juri dalam IPBA ke-XII adalah selain Roy Sambel, pakar urban planer senior dan guru besar ITB M. Danisworo, B. Irwan Wipranata (Untar), Tommy Zhu (Investor Academy Singapore), Zulfi S.Koto (The HUD Institute) dan A. Husaini (by research RMIT). Mereka adalah profesional yang memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing.

Untuk meningkatkan kualitas penilaian penerima penghargaan IPBA ke-XII, Dewan Juri IPBA ke-XII tahun 2017 meningkatkan metode penilaian, dengan melakukan penilaian yang mengandung tiga komponen yang terdiri dari: Keterbukaan Data dan Informasi, Strategi Marketing dan Promosi, Strategi Pengembangan Bisnis.

Dengan melakukan tiga komponen tadi diharapkan bisa terus menjadi pendorong dan motivator agar industri properti dan perbankan serta bisnis ikutannya tetap bertumbuh dan menggerakan roda perekonomian. Soelaiman pun mengapresiasi kegiatan penghargaan seperti IPBA karena mampu memotivasi industri properti tetap semangat berinovasi.

(ven)

https://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2017/09/05/179/1236814/perlunya-branding-dalam-industri-properti-r1E.JPG

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Promo Jam Tangan Guess Kw Super Murah

Selamat Datang di jam tangan guess kw super murah – Perbandingan Harga Nomor Situs di Indonesia. Berbeda dengan produk replika yang tidak biasa menemukan cara menulis logo atau merek yang berbeda di beberapa bagian. Untuk informasi lebih lanjut, Kualitas bahan yang tercantum dalam deskripsi pengiklan asli dengan tampilan analog yang …

lowongan kerja hotel bali lulusan sma
Bisnis
Info Lowongan Kerja Hotel Bali Lulusan Sma

Lowongan kerja Renaissance Bali Uluwatu Resort & Medical Spa. Berbagai Peluang lowongan kerja hotel bali lulusan sma di Tijili Resort Seminyak Bali. Dengan lokasi yang luar biasa di samping pantai selancar Kuta yang terkenal di dunia, Anda dikelilingi oleh alternatif untuk membenamkan diri Anda sendiri karena Bali perlu memasok. Daerah …

Bisnis
Jasa Pembuatan Tenda Membran Murah Per Meter

tenda membran murah per meter adalah tenda yang digunakan sebagai media promosi. Cara Pemesanan Produk kami, anda bisa menghubungi kami terlebih dahulu hanya berkonsultasi tentang apa yang anda butuhkan (konsultasi gratis). Desain Tenda Membrane sangat fleksibel dan dapat disesuaikan secara bebas dengan kebutuhan setiap pelanggan, namun tentunya akan dibatasi oleh …