Resmi Gandeng Bank BRI, Persis Solo Ingin Sukses Prestasi Juga Sukses Bisnis » JOGLOSEMAR.CO


Para Srikandi Pasoepati turut menyambut Hari Kartini dalam acara launching tim Persis Solo di kawasan Ngarsopuro, Minggu (16/4). Foto : Maksum NF

Keseriusan PT Persis Solo Saestu dalam menjalankan tim Persis Solo musim ini tak hanya dalam target prestasi. Sebagai sebuah tim profesional, pengelolaannya pun sangat diperhitungkan, yakni dengan tetap melihat potensi bisnis yang bisa diperoleh.

Menggandeng PT Syahdana Properti Nusantara (SPN) sebagai penyandang dana tim Persis Solo, musim ini anggaran yang disiapkan bisa mencapai Rp 10 miliar. Jumlah tersebut termasuk dana yang diperoleh dari berbagai sponsor.

Direktur Utama PT Persis Solo Saestu, Eddy Junaedi menyebutkan, salah satu yang sudah resmi menjalin kerja sama dengan Persis Solo adalah Bank BRI.

“Kerja sama kami dengan bank BRI musim ini sebagai awalan. Tentu jika kedepan sukses masuk ke Liga 1, akan ada tindak lanjutnya,” terang Eddy Junaedi saat dijumpai Joglosemar, di kantor sekretariat sementara PT Persis Solo Saestu, di kawasan Pasar Kliwon, Sabtu (15/4/2017).

Sementara potensi bisnis yang juga akan dikembangkan manajemen adalah penjualan jersey resmi, pernak-pernik, hingga merchandise resmi.

Tak tanggung-tanggung, manajemen berani memasang target Rp 1 miliar diperoleh Persis Solo hanya dari penjualan merchandise musim ini.

“Kami juga memberikan target kepada panpel. Saat laga kandang, kami berharap rata-rata 65 persen tiket bisa terjual. Kalau Stadion Manahan itu kapasitasnya 23.000, berati paling tidak 15.000 tiket bisa terjual,” katanya.

Eddy sangat optimistis, jika tim Laskar Sambernyawa mampu lolos ke Liga 1, kedepan bakal semakin banyak sponsor yang datang dengan sendirinya.

Keseriusan manajemen ini juga coba dijawab pihak Panpel Persis, salah satunya dengan terus meningkatkan kenyamanan dan keamanan penonton selama menyaksikan laga Persis, khususnya saat tampil di kandang.

Beberapa yang telah mulai diterapkan yakni penerapan nomor bangku di tribun VIP maupun VVIP, serta pembelian tiket via online.

“Kemarin sudah kami coba berlakukan saat laga uji coba, tentunya masih banyak evaluasi. Tapi bagi kami itu tak masalah karena memang targetnya jangka panjang,” terang Ketua Panpel Persis, Mayor Haristanto.

Selain itu, untuk kesekian kalinya, Panpel berharap kedewasaan suporter, yakni untuk tidak menyalakan flares, kembang api atau sejenisnya saat pertandingan berlangsung maupun setelah usai.

Karena ini akan berdampak buruk bagi Persis, yakni adanya sanksi denda hingga adanya larangan pertandingan dengan suporter.

Raditya Erwiyanto

https://i2.wp.com/images.joglosemar.co/2017/04/DSC_7696.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1



Sumber Artikel

Komentar

comments