Sejak Akhir Mei Dana Asing Keluar Rp 20,3 Triliun, Apa Saja Faktor Pendorongnya?

Bisnis

[ad_1]


Seorang karyawan berdiri di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

Bareksa.com – Sejak bulan Mei arus dana asing terus keluar bahkan sejak 26 Mei hingga penutupan perdagangan hari ini, Jumat 21 Juli 2017 telah keluar hingga Rp 20,3 triliun, angka ini terbilang cukup besar. Apalagi saat Indeks Harga Saham Gabungan (HSG) pada hari Kamis kemarin bergerak positif tetapi asing tetap tercatat melakukan penjualan di pasar modal Indonesia. Padahal biasanya peregrakan antara IHSG dan arus dana asing bergerak beriringan.

Grafik: Pergerakan IHSG dan Arus Dana Asing Selama 1 Tahun

Sumber: Bareksa.com

Menurut analis Oso Securities, Riska Afriani kekhawatiran asing meningkat terhadap kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) sejak akhir Mei sudah mulai muncul dan ternyata hal tersebut tejadi pada bulan Juni.

Sebelum Hasil rapat Bank Sentral AS (The Fed) diputuskan. Asing telah banyak memindahkan asetnya dari pasar modal ke investasi emas sebagai aset aman atau safe haven.

Grafik: Pergerakan Harga Emas Secara Year to Date (YTD)

Sumber: Bareksa.com

Lalu pada 14 Juni 2017, benar saja The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate) sebesar 25 basis poin. Dengan begitu, kini suku bunga acuan terbaru AS  menjadi 1 Р1,25 persen.

Selain itu rencana pemerintah Indonesia untuk melebarkan defisit anggaran direspons negatif pelaku pasar yang tercermin dari pelemahan rupiah serta obligasi dalam beberapa hari terakhir.

Pada 7 Juli 2017, nilai tukar rupiah menembus level Rp 13.400 per dolar Amerika Serikat (AS), level tertinggi sejak pekan awal Januari 2017. Padahal di awal Juni 2017, nilai tukar rupiah sempat menguat hingga di bawah level Rp 13.300 setelah lembaga rating internasional, S&P menaikkan rating utang Indonesia menjadi layak investasi (investment grade). (Baca juga: Indonesia Dapat Rating Upgrade S&P, Ini 4 Faktor Ekonomi Pendorongnya)

Grafik: Pergerakan Rupiah Terhadap Dolar Amerika

Sumber: Bareksa.com

Sumber: Bareksa.com

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017, pemerintah berencana untuk meningkatkan defisit anggaran menjadi 2,67 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dari sebelumnya 2,41 persen dalam APBN 2017.

Namun pada skenario terburuk, defisit berpotensi mencapai 2,92 persen. Angka ini tentu mendekati batas anggaran yang diatur dalam Undang-Undang (UU) nomor 17 tahun 2003 yaitu 3 persen dari PDB.

Kekhawatiran pun muncul dari pelaku pasar karena Indonesia belum pernah mengalami pembengkakan defisit sejak krisis dan periode pemulihannya yakni antara 1998 – 2001.

Grafik: Defisit APBN Terhadap PDB Indonesia Periode 1998 – 2016

Sumber: Kementerian Keuangan, diolah Bareksa.com

Melebarnya defisit anggaran juga dikhawatirkan akan membebani pembiayaan pemerintah yang berakibat pada pelemahan harga obligasi pemerintah. Hal ini tercermin dari pergerakan yield benchmark obligasi pemerintah 10 tahun. Yield obligasi kembali ke level 7 persen, padahal sebelumnya sempat membaik di bawah level 7 persen.

Grafik: Pergerakan Yield Obligasi Pemerintah 10 Tahun

Sumber: Bareksa.com

Sayangnya penjualan obligasi ini juga memicu keluarnya dana investor asing dari Indonesia. Pada obligasi pemerintah, dana investor asing yang keluar berkisar Rp 8 triliun sementara di pasar saham sekitar Rp 2,3 triliun. Inilah yang menjadi salah satu pendorong melemahnya nilai tukar rupiah.

Di samping itu data neraca perdagangan Juni 2017 yang baru saja dirilis memiliki hasil yang kurang cemerlang, di mana angka ekspor dan impor juga turun. Belum lagi indeks manufaktur Indonesia juga turun di bawah 50 dan perkiraan Bank Indonesia (BI) terhadap ekonomi di kuartal II 2017 diperkirakan akan berada di bawah target BI.

Karena itu, Riska melihat yang bisa membawa asing untuk masuk kembali ke pasar modal kita salah satunya adalah pertumbuhan kinerja emiten yang baik di kuartal II ini.

http://media.bareksa.com/cms/media/assets/image/2016/11/11795_seorang-karyawan-berdiri-di-depan-layar-pergerakan_675_380_c.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Minta Ampun Bakal Ketika Ini Webkonseling Hanya Menyediakan Layanan Dialog Melewati Email.

bakal itu diperlukan pemberian supaya daya kegiatan yang tampak bisa lebih terlalu banyak dan juga sepertinya lebih pakar di sendiri-sendiri bagian serta meninggikan kapasitas yang ada. jadi konsultan psikolog jakarta pada kesimpulannya saya memutuskan buat mendaratkan ke psikolog akibat saya mau bersemayam di situ serta saya bisa melangsungkannya, dengan cara …

Bisnis
jasa belanja ebay, amazone dan lain-lain (hemat dan terpercaya)

jasa belanja ebay-terlihat sebelah perkara apa sebabnya orang atau industri tidak dapat membeli lagi perkakas dari luar negeri. shopher diharuskan memilah 1 saham untuk dapat menyandang produk yang terdapat di website ebay. yaiu, sdm indonesia yang betul-betul menduduki prosedur e-commerce ini selaku ensiklopedis. selain itu kamu pula bakal meraih pertanda …

Bisnis
Jasa Pembelian Barang Di Ebay

Cara Belanja di eBay sebenarnya sangat mudah, cocok sekali bagi anda yang sibuk dan lebih suka berbelanja secara online. Pembayaran di amazon biasanya melalui kartu kredit, kupon diskon atau kartu pembayaran amazon yg bisa dibeli sebelum berbelanja‚Ķproses pembayaran seperti biasanya toko online, hanya memasukkan data pembayaran mis kartu kredit atau …