Sengketa Bisnis, Abu Sayyaf Penggal Tujuh Sandera

Bisnis

[ad_1]

Jakarta, CNN Indonesia
Abu Sayyaf dilaporkan kembali melakukan eksekusi terhadap tujuh orang tawanan yang baru mereka culik sekitar pekan lalu di Filipina akibat sengketa bisnis.

Ketujuh tawanan Abu Sayyaf itu merupakan warga lokal yang berprofesi sebagai penebang kayu.

Kepala kepolisian setempat, John Cundo, melaporkan jenazah ketujuh sandera tersebut ditemukan pada Minggu (30/7) di sebuah desa yang terletak di bukit pegunungan di Pulau Basilan, daerah kekuasaan Abu Sayyaf.

Cundo menuturkan eksekusi kali ini dilakukan kelompok pimpinan Isnilon Hapilon itu akibat sengketa bisnis dengan warga setempat, bukan dalam rangka aktivitas pembajakan dan penuntutan tebusan yang biasanya digencarkan militan tersebut.

“Ini adalah tindakan balas dendam oleh Furuji Indama [salah satu petinggi Abu Sayyaf] terhadap para penebang kayu yang menghancurkan perkebunan karet miliknya. Para penculik tidak menuntut tebusan tapi segera memenggal para penebang kayu tersebut,” ucap Cundo, Senin (31/7).

Diberitakan AFP, sejauh ini, Abu Sayyaf masih menyandera sekitar 22 orang, termasuk 16 warga asing. Tujuh di antaranya merupakan warga Indonesia.

Pada 5 Juli lalu, Abu Sayyaf juga mengeksekusi dua warga asal Vietnam yang mereka sandera sejak delapan bulan terakhir.

Abu Sayyaf dikenal dengan aktivitas penyanderaan serta pembajakan kapal asing dengan tuntutan tebusan. Kelompok itu tak segan membunuh para sanderanya jika tebusan yang mereka minta tak kunjung dibayarkan.

Salah satunya yakni sandera Abu Sayyaf asal Jerman, Jurgen Kantner, 70, yang telah dieksekusi pada Februari lalu setelah tuntutan tebusan US$600 ribu mereka tak kunjung diberikan.

Pada 2016 lalu, Abu Sayyaf juga memenggal dua sandera yang berasal dari Kanada karena hal yang sama.

Kelompok yang berbaiat kepada ISIS ini telah lama menjadi ancaman keamanan bagi pemerintah Filipina. Abu Sayyaf terbentuk sekitar tahun 1990-an dengan sokongan dana dari jaringan Al-Qaidah.

Sejumlah anggota Abu Sayyaf juga ikut bertempur bersama militan Maute melawan pasukan pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte di Marawi sejak akhir Mei lalu.

Meski terus tertekan, militan di Marawi berhasil melakukan perlawanan terhadap serangan tentara Filipina yang bahkan dibantu pasukan Amerika Serikat.

Konflik di Marawi sendiri setidaknya telah menewaskan 650 orang dan membuat sekitar 400 ribu warga sipil mengungsi keluar dari kota bermayoritaskan penduduk Muslim tersebut.

(les)

https://images.cnnindonesia.com/visual/2016/06/14/bfa550a8-0f0a-4020-80ef-36c6895b0e45.jpg?w=650

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Toko Bunga Jakarta Online Murah Terpercaya

Selamat Datang di Website Kami: toko bunga jakarta online murah Menyediakan Berbagai Macam Bunga, Papan Bunga, Bunga Meja, Bunga Berdiri, Bunga Bouqet Tangan dll. Model papan bunga dengan kombinasi warna biru kuning hijau juga merupakan salah satu dari banyak model favorit di klien kami. pesan untuk dewan berkabung. Bouquet Flower …

kontraktor kaca dan aluminium composite panel
Bisnis
Spesialis Kontraktor Aluminium Composite Panel Gedung

Fasad & Dinding Tirai dari Aluminium Composite Panel Ringan dan kaca stopol. Spesialis kontraktor kaca dan aluminium composite panel dan juga kaca oleh PT Partindo. Akreditasi jaminan tertutup pasti akan diberikan untuk proyek yang membutuhkan berdasarkan panel serta persyaratan naungan yang memanfaatkan ditambah masalah lingkungan. Aplikasi Alcopan tidak terbatas pada …

daftar harga beton cor ready mix
Bisnis
Harga Beton Cor Readymix Per M3 untuk Wilayah Jakarta

Biaya Beton Semua Set Mix – Jayamix Per M3 Cor K225 Oktober 2017. daftar harga beton cor ready mix tidak terdiri dari jaringan uang tunai, jika lebih besar dari 10 pipeline. Dengan menyewakan pompa berdasarkan tuntutan waktu pemakaiannya bisa mencegah bahaya peralatan menganggur namun tetap perlu membayar uang sewa. Biaya …