Sinergi Bisnis, OJK Jodohkan Fintech dan Industri Jasa Keuangan : Okezone Ekonomi


JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengarahkan perkembangan layanan keuangan berbasis teknologi (Fintech) untuk menjalin sinergi bisnis dengan industri jasa keuangan. Hal ini perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan Fintech dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

“Kehadiran layanan keuangan berbasis teknologi di Indonesia telah menjadi keniscayaan sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sehingga sejalan dengan konsep Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI), fintech dapat bersinergi dengan industri keuangan yang ada untuk memberikan multi manfaat kepada masyarakat,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (3/6/2017).

Menurutnya, untuk mensinergikan fintech dengan industri jasa keuangan, beberapa hal bisa dilakukan. Di antaranya, kolaborasi jalur informasi antara fintech dan lembaga keuangan yang ada dengan memanfaatkan data nasabah yang banyak dan jalur distribusi yang sudah dibangun. Pemanfaatan fungsi fintech diharapkan dapat meningkatkan efisiensi bisnis bank dan lembaga keuangan.

Selain itu, juga diperlukan kolaborasi produk yang menjadi solusi bagi konsumen. Untuk itu, pelaku fintech bersama bank dan lembaga keuangan perlu melakukan proses desain untuk membuat produk yang bermanfaat bagi kedua pihak.

“Sinergi ini bisa dilakukan oleh bank yang berbisnis inti di UMKM dengan fintech yang menyediakan platform UMKM digital. Selain sinergi dengan industri jasa keuangan, kami melihat perkembangan fintech harus mencermati beberapa hal seperti, perlindungan konsumen dan perlindungan data negara,” jelasnya.

Sementara itu, ia menilai perlindungan dana pengguna sangat perlu diperhatikan mengingat potensi kehilangan kemampuan finansial baik yang diakibatkan oleh penyalahgunaan, penipuan, maupun force majeur dari kegiatan fintech. Sementara faktor pelindungan data pengguna sangat perlu mengingat isu privasi pengguna fintech yang rawan terhadap penyalahgunaan data baik yang disengaja maupun tidak sengaja.

Diketahui, untuk mendukung pengembangan fintech, OJK telah menerbitkan POJK No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Langsung Berbasis Teknologi Informasi (LMPUBTI) atau Peer-to-Peer Lending. Sementara ketentuan lainnya antara lain tentang crowdfunding, digital banking sedang dalam proses pembahasan. (ded)

https://img.okezone.com//content/2017/06/03/320/1706766/sinergi-bisnis-ojk-jodohkan-fintech-dan-industri-jasa-keuangan-f1jYuurUR8.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments