Singapura Tertarik Bangun Properti di Pinggir Jalan Tol


Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN menerima kedatangan 30 perusahaan asal Singapura. Perusahaan tersebut datang untuk mengenal lebih jauh dan menjajaki peluang kerja sama dengan BUMN di Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menjelaskan 30 perusahaan asal Singapura tersebut memiliki skala aset US$ 100 juta-US$ 300 juta.

Diceritakan Harry, beberapa petinggi perusahaan tersebut menanyakan berbagai mekanisme kerjasama dengan BUMN.

“Mengenai proyeknya, mereka tertarik untuk bangun properti di pinggir jalan tol, TOD di jalur kereta, di bandara, dan pelabuhan yang dikelola BUMN,” kata Harry kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Perusahaan asal Singapura itu juga mempertanyakan kepastian keamanan berinvestasi di Indonesia. Beberapa dari 30 perusahaan tersebut sudah memiliki proyek di Indonesia meski sebagian besarnya baru penjajakan.

Dikatakan Harry, ketertarikan perusahaan Singapura dalam berinvestasi di Indonesia tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkualitas.

Ini menjadi pertemuan awal dari mereka. Dalam kesempatan itu, perusahaan Singapura tersebut meminta ke Kementerian BUMN untuk membuat daftar proyek yang bisa dikerjasamakan dengan mereka.

“Ini pas sekali. Kan kita memang didorong untuk bekerjasama dengan swasta supaya tidak membebani APBN, jadi nanti di pertemuan selanjutnya akan kita sampaikan daftarnya,” terang Harry.

Rencananya, perusahaan-perusahaan asal Singapura itu juga diundang pada acara Indonesia Business Development Expo (IBDExpo) 2017 akhir tahun nanti.

Adapun 30 perusahaan asal Singapura tersebut, yakni Angeline Suparto Law Corporation, Asiabuild Enterprise Pte Ltd, B-DNA Pte Ltd, Boustead Project E&C Pte Ltd, BWT Investment Pte Ltd, Capitaland Indonesia Holdings Pte Ltd, CHL Construction Pte Ltd, Crimsonologic Pte Ltd, Cyclect Holdings Pte Ltd, Global Training Services Pte Ltd.

Selanjutnya, Hock United Engineering Pte Ltd, JVL Engineering Pte Ltd, Keppel Land International Limited, Koh Brothers Eco Engineering Ltd, Lum Chang Building Constuction Pte Ltd, Marko Tack Sigapore Pte Ltd, Mainhardt (Singapore) Pte Ltd, Pan United Concrete Pte Ltd, Parafoil Design And Engineering Pte.

Kemudian ada Primeflux Engineering Pte Ltd, Rajah & Tann Singapore LLP, Rich Link Construcction Pte Ltd, RSM Risk Advisory Pte Ltd, SAS Asia Bar System Pte Ltd, SMEC International Pty Ltd, Spacelogic Pte Ltd, Spazio Concept Pte Ltd, Starhigh Asia Pacific Pte Ltd, Swan & Maclaren Architects Pte Ltd, Tung Lok Millenium Pte Ltd, United Oversea Bank Limited, Wan Cung Construction, YCH Group, dan Yong Fong Engineering & Construction.

Tonton video menarik berikut ini:

https://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/1053719/big/006833400_1447401133-20151113-Ilustrasi-Investasi-1.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments