Sontek 7 Hal Ini Biar Bisnis Kuemu Sesukses Teuku Wisnu, Sang Pelopor Kue Artis Kekinian!

Bisnis

[ad_1]

Siapa bilang cuma artis yang bisa sukses berbisnis kuliner? Kamu juga bisa lho, asal tahu triknya.

Berawal dari Teuku Wisnu yang terinspirasi untuk mengembangkan aneka olahan buah kota Malang menjadi sesuatu yang lebih menjual, tanpa disadari ia justru menjadi pelopor bisnis kue oleh-oleh milik artis yang kini sedang booming.

Kesukaan Wisnu akan kuliner dan ide untuk mempunyai bisnis sampingan, menjadi dasar ia akhirnya membuka toko oleh-oleh Strudel Malang yang kemudian berkembang hingga akhirnya kini telah memiliki 6 outlet.

Strudel sendiri aslinya adalah cake berlapis asal Austria, dengan aneka isian buah didalamnya. Isian strudel inilah yang lalu ditonjolkan oleh Wisnu dengan memanfaatkan potensi kota Malang yang merupakan salah satu kota penghasil buah terbaik di Indonesia.

Inovasi yang dilakukan Wisnu berhasil menggugah rasa penasaran masyarakat hingga mereka berbondong-bondong membeli produknya. Alhasil, Wisnu menangguk sukses dan bisnis ini mulai dilirik oleh teman sesama artis lainnya, hingga total kini ada sekitar 18 artis yang menggeluti bisnis serupa serta menuai kesuksesan yang sama.

Nah, berkaca dari keberhasilan Teuku Wisnu berbisnis kuliner, ada beberapa tips nih yang bisa di sontek agar kamu yang juga menekuni bisnis kuliner bisa ikutan sukses.

Apa aja tips nya? Berikut informasinya:

1. Mulailah dengan niat yang baik.

Teuku Wisnu memulai bisnisnya dengan niat baik untuk membantu memaksimalkan potensi para petani buah di Malang.

Ingatlah bagaimana kita selalu diajarkan untuk memulai segala sesuatu dengan niat. Dan jadikan niat baik sebagai landasanmu untuk berbisnis.

Saat awal membuka Strudel Malang, banyak yang mencemooh dan meragukan keputusan Wisnu membuka toko oleh-oleh. Namun ternyata kini justru berbuah manis dan menginspirasi banyak orang.

Kamu juga gak perlu berkecil hati bila ada orang yang meragukan ide bisnismu. Jadikan segala komentar yang ada sebagai kritik membangun yang justru akan mengantarkan kamu pada kesuksesan.

3. Cerdik melihat peluang dan tidak takut memulai.

Makin maraknya sektor pariwisata, ikut menaikkan pamor toko kue oleh-oleh. Teuku Wisnu berhasil melihat peluang ini dan kemudian mencoba peruntungan meski ia tidak pernah berkecimpung di dunia kuliner sebelumnya.

Nah, bulan puasa juga dapat menjadi momen yang tepat untuk mencoba peruntungan berjualan aneka kue atau cemilan. Memanfaatkan momen musiman seperti ini juga bisa menjadi ajang ‘latihan’, sebelum kamu memutuskan untuk langsung terjun berbisnis kuliner.

4. Memiliki tim yang solid.

Menyadari bahwa ia tidak memiliki pengetahuan yang memadai mengenai kuliner dan manajemen toko, Wisnu mencari orang-orang yang kompeten dibidangnya masing-masing untuk kemudian menjadikan mereka tim yang solid untuk mengelola tokonya.

Kalau bisnis kuemu masih skala kecil, kamu bisa berkoordinasi dengan teman dan keluarga untuk menciptakan tim yang bisa dipercaya dan membantu bisnismu tetap lancar.

5. Tidak memulai dengan modal yang besar.

Awalnya, Teuku Wisnu memulai dengan hanya satu gerai kecil yang menjual aneka macam kue oleh-oleh. Seiring berjalannya waktu dan melihat antusiasme masyarakat, ia mulai fokus menggarap Strudel Malang dan menjadikan menu ini primadona di tokonya.

Sebagai langkah awal, danai bisnismu dengan modal secukupnya agar kamu tetap memiliki dana cadangan saat bisnismu mengalami hambatan, atau terpuruk dan gagal total. Dengan dana yang tidak terlalu besar, kamu juga dapat memantau perkembangan bisnismu dengan baik, sekaligus terhindar dari beban mental bila ternyata bisnismu tidak sesuai harapan.

Strudel Malang sukses karena Teuku Wisnu mampu berinovasi melalui rasa dan tampilan kue yang menarik.

Lakukan hal yang sama dengan produkmu. Berinovasilah melalui bentuk kue yang unik, rasa yang berbeda, promo yang menarik, atau harga yang lebih murah.

Dengan selalu berinovasi, bisnismu akan selalu terasa ‘segar’ dan menarik pembeli untuk kembali.

7. Strategi pemasaran yang baik.

Teuku Wisnu hanya mengandalkan akun sosial media sebagai sarana promosi. Namun ia membuat iklan visual yang menarik dengan berbagai meme atau caption-caption kekinian yang sangat mengena dan menarik perhatian pelanggannya.

Dengan berbagai aplikasi gratis yang bisa kamu unduh melalui smartphone, kamu juga bisa membuat aneka iklan menarik untuk memasarkan produkmu agar lebih dikenal.

Sontek 7 Hal Ini Biar Bisnis Kuemu Sesukses Teuku Wisnu, Sang Pelopor Kue Artis Kekinian!

https://gimg.kumpar.com/kumpar/image/upload/w_1200,c_fill,ar_40:21,g_auto,f_auto/1496136616684_x61o66.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Bagi Klien Yang Berposisi Di Luar Kota Serta Hendak Memperoleh Anjangsana Dari Kami Tentu Dikenakan Biaya Lawatan, Transport Dan Fasilitas, Dimana Biayanya Dijamin Sepenuhnya Oleh Konsumen.

mengapa jaga rumah pakai kontraktor bangunan lebih hemat & laba ini sporadis pun masih saja timbul walaupun pada pekerjaan dari anemer paling ahli sungguhpun. servis seo page one (jspo) merupakan sebuah industri servis seo patut dan terunggul di indonesia yang sungguh handal dan paling di percaya di dalam kondisi promosi …

Bisnis
Dengan Tampaknya Harga Konsultan Interior Rumah, Para Kontraktor, Perseroan Real Estate, Atau Lebih-lebih Bisa Jadi Perseorangan Bisa Menyebabkan Rumah Seperti Dengan Impian Dan Juga Budget.

servis konsultan interior paling baik dengan design kitchen set minimalis jakarta kami mampu memberikan harga termurah untuk harga kitchen set jakarta yang ter cepat, terpercaya serta jempolan. sehabis kalian menyebabkan ketentuan untuk mendandani bilik dapur rumah kalian, tahap pertama yang perlu kalian lakukan yakni mengambil buah pikiran berhubungan dapur kayak …

Bisnis
Itulah Apa Sebabnya Suatu Sofa Bilik Pengunjung Wajib Sebagai Sempurna Terintegrasikan (lebur) Pada Ruangan.

set kamar untuk anak terunggul yang di makna kamar patung kayu set minimalis hpl di sini merupakan segala deretan atau finisingnya kita sekalian mengenakan banjar maupun melekat hpl. di dalam produk ini kita menggunakan tumpukan hpl taco bagai finisingnya, supaya pun begitu saya dan teman-teman pun menyajikan finising menggunakan cat …