Sukses Memilih Investasi Properti


Berinvestasi properti memang menguntungkan. Namun, ada baiknya Anda harus cermat memilih investasi properti. Simak tips berikut.

JAKARTA – Masyarakat saat ini gemar berinvestasi. Ada beberapa macam jenis investasi, investasi emas, saham, deposito, dan sebagainya. Ada pula jenis investasi yang tak kalah menariknya, yakni di bidang properti. Lazimnya, masyarakat memilih investasi properti karena tergiur oleh keuntungan yang tinggi.

Misalnya, bisa disewakan untuk menambah pendapatan, bisa dijadikan agunan bank, dan adanya kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Pun begitu, investasi properti juga memiliki beberapa kerugian, seperti sulit likuid karena masalah waktu, adanya biaya perawatan, adanya penyusutan nilai bangunan, dan hal lainnya.

Bagi Anda yang berminat dalam investasi properti, berikut ini beberapa tips dalam memilih properti mana yang akan dipilih untuk berinvestasi. Apakah tanah, rumah, atau apartemen. Dalam artikel ini akan lebih difokuskan pada nilai pengembalian invests, berikut plus minusnya berinvestasi dalam bentuk tanah, rumah, atau apartemen:

Jenis Investasi Tanah

Kelebihan:

– Nilai return-nya akan cukup besar mengingat kenaikan tanah selalu meningkat setiap tahun.

– Biaya perawatannya sangat kecil.

– Tidak memerlukan asuransi karena relatif aman.

Kekurangan:

– Tidak bisa disewakan, sehingga sulit untuk memperoleh pendapatan tambahan dari tanah ini.

– Sulit dijadikan agunan bank

– Jika tanah sangat luas, maka akan lama dalam menjualnya kembali. Hal ini karena jarang ada pembeli yang mau untuk membeli tanah luas terkecuali untuk bisnis.

Baca Juga : 4 Aspek Rumah Sehat

Jenis Investasi Apartemen

Kelebihan :

– Harga jual dari suatu apartemen akan jauh lebih tinggi dari rumah. Hal ini menjadikan banyak orang lebih memilih untuk membeli apartemen dengan letak yang strategis ketimbang rumah yang strategis.

– Bisa disewakan sehingga menambah income.

Kekurangan :

– Biaya perawatan relatif mahal.

– Nilai return-nya relatif kecil dibanding tanah dan rumah. Ini karena nilai ekonomis apartemen akan menyusut setiap tahun.

– Tidak bisa direnovasi sesuai keinginan karena terbatas.

– Biaya perawatan relatif mahal.

Baca Juga : Tambah Ruangan di Apartemen dengan Sekat Furnitur

Jenis Investasi Rumah

Kelebihan:

– Nilai return-nya sedang, tapi menjanjikan. Besarnya kenaikan harga rumah lebih kecil dibanding kenaikan harga tanah.

– Rumah lebih cepat dijual daripada tanah. Orang akan lebih memilih membeli rumah dibanding membeli tanah.

– Mudah dijadikan agunan bank.

– Rumah bisa disewakan sehingga bisa mendatangkan pendapatan tambahan.

Kekurangan:

– Nilai ekonomis rumah menyusut setiap tahunnya.

– Anda harus membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB), sehingga menjadi lebih mahal dibanding tanah.

– Rumah harus diasuransikan untuk berjaga-jaga.

Itulah beberapa tips dalam memilih investasi properti. Semoga Anda dapat cermat memilih investasi properti mana yang cocok dengan Anda. Selamat berinvestasi.

http://infonitas.com/img/post/medium/properti_20-06-17_10.04_.27_.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments