Syariah Mandiri Beberkan Keuntungan Berinventasi Emas | Kota Jogja

Bisnis

[ad_1]

Syariah Mandiri Ajak Perempuan Berinvestasi

Solopos.com, JOGJA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengajak kaum perempuan menyisihkan 10% pendapatannya untuk investasi. Selain tabungan dan saham, para perempuan juga diajak berinvestasi emas karena dinilai aman.

Dalam kegiatan Mandiri Edukasi di Hotel Harper Mangkubumi, Kamis (20/4/2017) kemarin, Bank Mandiri menjelaskan keuntungan investasi emas jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Jika dibandingkan saham, tabungan maupun deposito, tingkat hasil investasi emas memang lebih rendah. Namun, jika dilihat dari sisi tingkat risikonya cukup rendah dan likuiditas emas juga lebih baik.

Kepala Konter Layanan Gadai PT Bank Syariah Mandiri Jogja Galih Purnomo mengatakan, keuntungan investasi emas memang akan terasa setelah sekian puluh tahun kemudian sehingga tepat untuk mempersiapkan alokasi dana jangka panjang, seperti biaya pendidikan anak dan ibadah haji. Dalam setahun, tuturnya, keuntungan emas bisa mencapai 30%, tergantung suasana ekonomi global dan politik dunia. Namun jika berbicara jangka panjang sampai 20 tahun kemudian, besarnya keuntungan emas akan lebih terasa.

Ia menyebut, serendah-rendahnyanya kenaikan harga emas adalah setinggi-tingginya inflasi sehingga emas disebut dengan investasi zero inflasi.  “Misal kenaikan emas paling rendah tujuh persen, tujuh persen itu angka inflasinya,” tuturnya pada Harian Jogja ditemui seusai menjadi pembicara dalam Mandiri Edukasi, kemarin.

Pihaknya mengajak para perempuan peserta Mandiri Edukasi yang rata-rata ibu rumah tangga tersebut untuk menyisihkan 10% pendapatannya untuk investasi. Sebagai masyarakat yang cerdas, seseorang bisa menggunakan instrumen investasi lebih dari satu. Ibaratnya, jika memiliki satu keranjang, bisa diisi dengan berbagai ragam investasi dan selalu menyelipkan instrumen investasi emas.

“Misal imbal hasil deposito Rp1 juta, yang Rp500.000 bisa dipakai untuk investasi emas karena emas zero inflasi,” katanya.

Ia mengajak masyarakat jangan menunda untuk berinvestasi. Investasi yang tepat adalah saat usia produktif sehingga hasilnya bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan di masa akan datang.

Sementara itu Indra Ningsih selaku Asisten Vice President Customer Care Group Bank Mandiri Pusat mengatakan, Bank Mandiri serius memberikan edukasi investasi pada masyarakat. Tidak hanya emas, Bank Mandiri juga meliterasi instrumen investasi lainnya. Pada setiap kota, Bank Mandiri menyampaikan topik yang berbeda dengan disesuaikan latar belakang masyarakatnya.

Mandiri Edukasi sendiri dilaksanakan secara roadshow di 10 kota di Indonesia. Sebelum Jogja, Bank Mandiri sudah melaksanakan kegiatan serupa di Aceh, Jakarta, dan Bekasi. Setelah Jogja, Bank Mandiri akan bergeser ke Kota Gresik.


lowongan kerja
lowongan kerja CV. M M, informasi selengkapnya KLIK DISINI

http://images.solopos.com/2017/04/Mandiri-Edukasi.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Kredit Wuling Jogja Termurah dan Banyak Bonus

Menggabungkan kelas pelatihan penjualan otomotif ini gratis untuk kredit wuling jogja mempromosikan profesionalisme melalui pendidikan. Pearson Toyota ingin membantu Anda untuk mendapatkan penawaran terbaik pembiayaan dan sewa mobil tersedia. Selain itu, mobil sewa kami serta kendaraan bekas lain termasuk perusahaan sertifikat, 12/12 terbatas Powertrain garansi dan 12-bulan Unlimited Roadside Assistance …

Bisnis
Harga Cetak Kalender 2018 Termurah

harga cetak kalender 2018 ialah peranti penjualan yang luar biasa serta ekonomis, serta aturan sempurna buat membenarkan kalau merk kamu konsisten di depan klien kamu sepanjang tahun. tiap laman bulanan didesain buat pencetakan pada kertas skala warkat, tolak ukur. memakai percetakan ekonomis almanak buat bidang usaha almanak membikin amplop besar …

Bisnis
Gabung Grab, Jangkauan Bisnis Kudo Bakal Menggurita

[ad_1] Jakarta, CNN Indonesia — Setelah akuisisi oleh Grab rampung, Kudo menyebut skala bisnisnya berkembang pesat. Peran pengemudi Grab yang begitu banyak jadi salah satu alasan jangkauan Kudo lebih ‘menggurita’. CEO Kudo Albert Lucius menggambarkan perbedaan segmen pasar dengan Grab memperluas cengkeraman Kudo. Grab yang lebih terpusat di kota-kota primer …