Tidak Memakan Banyak Waktu, Ciri Dari Bisnis Yang Cocok Untuk Anak Kuliahan


sambil berbisnis mungkin menjadi kegiatan yang menyenangkan. Hal ini dapat melatih kemampuan seseorang dalam membagi waktu dan konsentrasi. Beberapa sudah terbukti berhasil melakukannya.  Salah satunya, Alfian Pamungkas Sakawiguna. Di umurnya yang masih 20 tahun dan berstatus sebagai Informatika Universitas , , ia sudah eksis di TI. Menurutnya, ini cocok untuk anak kuliahan, apalagi yang berminat di bidang Teknologi .

Bisnis yang sukses dijalankan Alfian adalah cloud hosting. Ia memulainya dari nol, hingga sekarang total kliennya mencapai 7 ribu penyewa, yang ratusan diantaranya dari luar negeri. Omzet yang didapat berkisar Rp 100-200 juta per bulan.

Dari kecil Alfian yang asal Sukabumi, Jawa Barat, tergolong mania. Dia sudah biasa membantu orang tuanya yang PNS mengetik di . Kecintaannya pada dan makin menggila ketika kuliah. “Saat umur 17, tahun 2013, saya sudah membuat startup bidang hosting,” kata Alfian.

Singkat cerita, usaha hosting pertama itu dia kelola bersama kawan-kawannya. Sayang, ketika omzetnya sudah Rp 50 juta per bulan, muncul permasalahan internal sehingga Alfian sebagai pendiri malah memilih keluar.

Awal 2015 dia memutuskan mendirikan baru yang berbadan hukum supaya lebih pasti, juga di bidang cloud housting. Dia kibarkan bendera PT Cloud Hosting Indonesia, mengelola IDCloudhost. Dia sebagai CEO. Bendera baru ini rupanya langsung berkembang pesat karena klien-klien lama ikut Alfian. “Saya sering terjun langsung membantu klien untuk memastikan servis. Mungkin karena itu klien lama terkesan,” ungkap Alfian.

Bisnis yang cocok dijalankan oleh anak kuliahan sebaiknya yang tidak terlalu banyak memakan waktu dan juga sebaiknya juga sesuai dengan minat mahasiswa itu sendiri. Ada beberapa ide bisnis yang dapat dicoba, selain bisnis di bidang TI, yaitu membuka usaha online shop, les privat, jual pulsa elektrik, foto dan videografi, penulis lepas, jual makanan ringan, jasa terjemahan, bisnis online programmer web dan blogger, jasa desain grafis, jasa pembuatan website, dan lainnya.

Menjalankan bisnis sambil kuliah terlihat bukan hal yang mudah. Mungkin hal tersebut dapat membuat waktu untuk bermain atau bersenang-senang menjadi berkurang, tetapi berbisnis sambil kuliah juga membawa manfaat.

Hal ini tersebut didukung oleh pernyataan dari Charleh Dickinson, “Dampaknya positif, aku sekarang ada di peringkat pertama di tahun keduaku,” katanya. “Banyak orang di kelasku pergi magang keluar, tapi aku merasa memperoleh pengetahuan yang lebih baik karena sembari menjalankan usahaku.”

Dickinson merupakan seorang mahasiswi di Sheffield Hallam University. Ia mengelola sebuah web bernama Designed2Eat, sebuah merek makanan sehat yang ia dirikan bersama ayahnya. Di sela waktu kuliah dan belajar, ia turun tangan untuk mengurus penjualan, uji produk baru ataupun mengelola media sosial merek tersebut.

http://kursrupiah.net/wp-content/uploads/Cloud-Hosting.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments