Tips Bisnis Properti ala Model Paula Verhoeven


Bisnis properti harus melihat beberapa aspek seperti budget, lokasi dan fasilitas.

SENAYAN – Dunia bisnis termasuk suatu destinasi yang kerap dilirik kebanyakan individu dari berbagai kalangan, termasuk pula kalangan entertainment dan modeling. Salah satunya, model keturunan Jawa-Belanda, Paula Verhoeven.

Di dua tahun terakhir, Paula telah berkecimpung di dunia bisnis properti. Dalam menjalankan bisnisnya, jawara Face Of Asia (2012) ini begitu berhati-hati, sebab ia pernah gagal menjalani bisnis toko pertamanya.

“Dulu pernah bisnis toko tapi aku nggak untung, malah gak laku dan juga toko tidak ramai. Nah sekarang, aku sudah banyak belajar dan kini sedang bisnis investasi properti, apartement hingga rumah di wilayah Jakarta dan Bekasi. Aku sudah investasi sejak dua tahun lalu,” ujar Model Paula Verhoeven, di Jalan Asia Afrika 8, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/5/2017) kemarin.

Model 29 tahun ini pun turut berbagi beberapa tips jitu memulai berbisnis investasi properti. Kata, Paula, bisnis properti itu haruslah dimulai dengan penyesuaian kemampuan ‘budget’ si calon investor.

“Nah, kita haruslah pertimbangankan berapa budgetnya kita, ya dengan itu bisa melihat kemampuan kita seperti apa untuk investasi propertinya. Dan otomatis, kita dapat mencari properti mana yang cocok dan kita tak terlalu memaksakan diri,” lanjutannya.

Kemudian yang tak kalah penting, ia juga menyarankan agar investor memperhatikan wilayah propertinya. Paula sendiri kerap memilih properti yang terletak di wilayah yang masih berkembang.

“Lokasi penting, seperti pilih di dekat jalan tol, pusat kota, ataupun akses-akses transportasi¬† Yang terpenting, lokasi properti itu mudah dijangkau dengan aktivitas sehari-hari, seperti dekat pusat perbelanjaan, dan akses buat transportasi. Aku prefare disitu. Meski tak terlalu besar, menurut aku yang penting itu nyaman dan mudah dijangkau,” tuturnya.

Selain itu, calon investor harus juga memperhatikan developer hingga fasilitas yang disediakan. Sehingga, adanya nilai positif buat apartemen tersebut, baik harga jualnya itu dan sewanya nanti.

Yang terakhir, calon investor harus berani dan tidak ada kekhawatiran nantinya tak bisa membayar. Yang terpenting, setiap investor memiliki keyakinan yang teguh untuk invest properti.

“Selama kita tau harga propertinya reasonable dan kita tau gimana sih pemasukan sendiri., maka tak akan adanya kendala lagi. Jadi beranilah, kalau investasi properti itu tak akan merugi. Malah harganya kerap naik setiap tahun. Yah meskipun kita itu nantinya mengutang (KPR) dahulu, momen itu malahan membuat kita semakin rajin dan juga kerja keras bekerja supaya cepat membayar,” tutupnya.

http://infonitas.com/img/post/medium/Paula_Verhoeven_21-05-17_17.24_.13_.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments