Tips Cara Beli Reksadana di Bank

Duitkita.net – Bagi sebagian orang, reksadana adalah sesuatu yang baru. Namun kalau di kota kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, reksadana adalah sesuatu yang sudah sangat terkenal sebagai ladang investasi. Produk investasi yang satu ini sangat terkenal bagi para investor muda yang baru bergabung dan baru mengenal dunia beli reksadana.

Nah, yang belum tahu langkah memilihnya ada baiknya banyak banyak membaca aturan main dari investasi ini. Reksadana banyak dipilih  sebab cukup mudah mainnya. Kalau kita investasi main saham sendiri kita akan dibuat pusing, maka cara beli reksadana lebih gampang dan juga lebih mudah. Sebab kita tinggal mengawasi kerja dari manager investasi yang sedang bekerja didalam investasi tersebut.

Tips Cara Beli Reksadana Di Bank

Nah, kalau main saham kita harus memiliki wawasan tentang pasar modal dan juga saham. Tapi kalau reksadana kita bisa memulai dengan sedikit  demi sedikit. Reksadana sendiri adalah suatu dana yang dikumpulkan oleh seorang manager yang kemudian diinvestasikan dalam bentuk obligasi, saham, maupun pasar uang. Nah berikut adalah tips selengkapnya:

 

  1. Pilih bank terbaik

Untuk bisa menentukan bank yang terbaik, kita bisa mencarinya  melalui smartphone. Kita bisa dengan mudah mencari nama bank terbaik. Nah, akan muncul sederet nama nama bank yang bisa anda pilih dalam memilih reksadana. Nah, kalau ingin lebih jelas tanya pada kerabat yang sudah sebelumnya bergabung dengan reksadana.

 

  1. Cari tahu prospectus

Kalau tak mau tersesat setelah mendapatkannya, anda wajib menhetahui apa yang namanya prospectus. Anda bisa mencari di Google tentang prospectus yang ada. Dan ingat dalam hal ini akan ada mangaer yang akan memainkan dana anda. Ketahui  pula bagaimana si manager akan memainkan dana anda. Maka dari itu penting memilih manager yang terbukti handal dalam mengelola dana  anda sangat penting guna melancarkan proses invest yang anda ambil.

 

  1. Tentukan produk

Reksadana yang sifatnya konvensional antara lain reksadana pasar uang, saham, campuran, dan pendapatan tetap. Produk terstrukturnya antara lain adalah reksadana terproteksi, indeks, dan yang disertai dengan pinjaman. Dalam hal ini, anda harus berhati hati karena semua produk tersebut juga masing-masing memiliki kelemahan dan juga kelebihan. Pertimbangan yang matangpun perlu anda lakukan.

 

  1. Datang ke bank

Nah, langkah selanjutnya anda bisa datang ke bank untuk info lebih jelas. Nah, kalau kita ke bank dan bertanya ke costumer service itu kurang memberikan jawaban yang memuaskan. Jadi, kita bisa memilih untuk menemui manager yang akan menjelaskan dari mulai A sampai Z yang tentu akan memuaskan keingintahuan anda. Dengan begitu maka informasi yang lengkap akan anda dapatkan karena penjelasan yang anda dapatkan lengkap pula dan bila anda tidak faham tentang sesuatu hal maka anda dapat bertanya secara langsung.

 

  1. Mengisi formulir

Sebelum kita menjadi resmi dari bagian reksadana, kita harus mengisi formulir dan juga portofolio. Ini penting guna mengisi profil kita sebagai nasabah. Selain itu, pentingnya formulir tersebut juga untuk memudahkan pendaaat atau dokumen lain yang dibutuhkan oleh pihak yang bersangkutan.

 

  1. Transfer dana

Kalau semua sudah dilakukan, kita tinggal menransfer dana yang merupakan tahap terakhir dalam cara membeli reksadana.

 

Kesimpulannya, langkah ini cukup mudah. Tinggal bagaimana kita menyikapi dan niat kita dalam invest. Semoga apa yang kita lakukan bisa bermanfaat khususnya  dalam melakukan investasi. Tentunya kita berharap keuntungan bisa kita dapatkan secara maksimal.

 

 

Komentar

comments