Top 3 Bisnis: Gaya Hidup Mewah ala Raja Arab Saudi


Liputan6.com, Jakarta Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud rencananya akan mengunjungi Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Kedatangan Raja Salman ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia dan Arab Saudi, mengingat kunjungan Raja Arab terakhir dilakukan 46 tahun lalu.

Bila menelisik dari berbagai sumber, Raja Arab Saudi dikelilingi dengan fasilitas hidup yang jauh berbeda dari orang kebanyakan. Dari tempat tinggal berlapis emas hingga liburan dengan anggaran fantastis.

Maklum, Arab Saudi memang dikenal sebagai salah satu negara produsen minyak terbesar dunia.

Gaya hidup mewah Raja Arab Saudi ini pun menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Sabtu (25/2/2017):

1. Mengintip Gaya Hidup Mewah ala Raja Arab Saudi

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan mengunjungi Indonesia selama 10 hari. Pada 1-3 Maret nanti Raja Salman akan melakukan kunjungan kenegaraan di Jakarta, dan 4-9 Maret akan menikmati liburan di Bali.

Kedatangan Raja Salman ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia dan Arab Saudi, mengingat kunjungan Raja Arab terakhir dilakukan 46 tahun lalu.

Berbagai persiapan telah dilakukan tengah menyambut kedatangan Raja Salman dan keluarga kerajaan. Lahir dan besar di keluarga bangsawan, tentu membuat Raja Salman lekat dengan gaya hidup mewah.

Dari tempat tinggal berlapis emas hingga liburan dengan anggaran fantastis, berikut gaya hidup mewah Raja Arab Saudi seperti dilaporkan CBSnews.com, Jumat (24/2/2017): Berita selengkapnya di sini.

2. Tinggalkan RI, Bos Freeport Kirim Surat ke Menteri Jonan

Chief Executive Officer (CEO) Freeport McMoRan Richard C Adkerson mengakhiri lawatannya ke Indonesia. Sebelum bertolak ke negaranya, dia pun melayangkan surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Surat tersebut ditandatangani langsung Richard C Adkerson pada 21 Februari 2017, dan berkop Freeport McMoran.

Dalam suratnya, yang diterima Liputan6.com, Kamis (23/2/2017), Adkerson menyatakan harus kembali ke Amerika untuk menyelesaikan urusan bisnis yang lain.

Meski demikian, dia mengaku tetap ingin menyelesaikan kemelut antara PT Freeport Indonesia dengan Pemerintah Indonesia. Berita selengkapnya di sini.

3. Cek Status Anda Sebagai Kreditur Lewat BI Checking!

BI Checking adalah istilah perbankan yang beberapa tahun terakhir mulai populer. BI Checking merupakan laporan dari Bank Indonesia. Isinya berupa riwayat pinjaman seorang nasabah kepada bank atau lembaga keuangan non bank.

Dalam BI Checking ini terdapat catatan kredit seorang nasabah, sehingga dapat terlihat apakah nasabah tersebut punya riwayat kredit yang baik atau tidak. Pasalnya, riwayat dalam Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia ini menjadi salah satu penentu disetujui atau tidaknya pengajuan kreditmu.

Penasaran tentang BI Checking dan bagaimana cara memantaunya sendiri? Yuk, simak langsung penjelasan di bawah ini! Berikut ulasannya seperti dikutip dari Tunaiku: Berita selengkapnya di sini.

http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/1518347/big/059843500_1487924477-Raja-Salman1.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments