Top 3: Tak Ada Lagi Tol Darurat Semarang-Jakarta di 2018


Liputan6.com, Jakarta Pada momen Lebaran tahun ini, pemerintah berupaya memperbaiki fasilitas demi mendukung kelancaran arus mudik. Terkait ini, pemerintah membuka beberapa jalan tol sebagai akses darurat, salah satunya ruas tol dari Jakarta hingga Semarang.

Pemerintah memastikan akan mengebut pembangunan Tol Jakarta-Semarang tersebut. Sehingga, kondisinya lebih baik dari tahun ini. Dengan demikian tak ada lagi akses tol darurat di wilayah ini.

Artikel ini pun menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Selasa (4/7/2017):

1. Tak Ada Lagi Tol Darurat Semarang-Jakarta pada Lebaran 2018

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Tol Jakarta-Semarang tersambung tahun depan. Beberapa ruas tol dari Jakarta hingga Semarang sendiri berlaku fungsional pada mudik dan balik Lebaran tahun ini dan kemudian berubah statusnya menjadi tol darurat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah akan mengebut pembangunan Tol Jakarta-Semarang. Sehingga, kondisinya lebih baik dari tahun ini.

“Saya kira target saya (tahun 2018) sebelum mudik tahun depan mudah-mudahan Semarang sudah nyambung kemudian Jawa Timur. Baru 2018 yang Salatiga-Solo. Sebelum mudik 2018 mudah-mudahan tolnya lebih baik dari yang darurat sekarang,” kata dia di Kementerian PUPR Jakarta, Senin (3/7/2017).

Berita selengkapnya


2. Gaji ke-13 PNS Cair Hari Ini

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mencairkan atau membayarkan gaji ke-13 untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri yang masih aktif mulai hari ini (3/7/2017). Satuan Kerja (Satker) kementerian/lembaga sudah dapat mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) untuk pencairan gaji ke-13.

“Betul mulai hari ini (pencairan gaji ke-13),” kata ‎Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Marwanto Harjowiryono, dalam pesan singkatnya yang diterima Liputan6.com, Jakarta, pagi ini.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Tarif Listrik Juli Tak Berubah

Pemerintah melalui PT PLN memutuskan tidak mengubah tarif listrik pada bulan Juli. Hal tersebut berlaku untuk semua golongan pelanggan, termasuk 13 golongan pelanggan yang tarif listriknya sudah mengikuti keekonomian.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, PLN telah berkomitmen untuk mempertahankan tarif listrik yang berlaku bagi seluruh golongan pelanggan. Baik yang masih disubsidi maupun yang sudah tidak disubsidi lagi. ‎”Insyaallah. Kalau kita lihat memang tampaknya kita masih bisa tahan,” kata Sofyan, di Jakarta, Senin (3/7/2017).

Berita selengkapnya baca di sini

http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/1636108/big/063966400_1498799917-20170630-Tol-Fungsional-Dibuka-24-Jam-Fanani-1.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments