Transformasi Digital Pacu Perkembangan Bisnis Operator


Huawei

Jakarta, Selular.ID – Operator telekomunikasi berupaya meningkatkan pendapatan dari bisnis digital. Saat ini, transformasi digital berfokus pada pemanfaatan jaringan yang mampu meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Di masa depan, pelaku industri akan mendapatkan keuntungan dari pipa milik penyedia jaringan, semisal Huawei, yang mampu membuka peluang baru, menjadikan video sebagai layanan utama, dan mengembangkan layanan Business-to-Business (B2B) berbasis cloud. Kelak, Cloudification akan merupakan strategi yang paling efektif untuk digitalisasi industri dan bisnis, yang akan mempercepat perkembangan teknologi 5G. Oleh karena itu, pendekatan dua arah sangat dibutuhkan agar dapat membantu operator dalam mempercepat transformasi digital.

Seiring dengan datangnya era baru dimana semua aspek kehidupan saling terhubung, infrastruktur digital dinilai mampu menopang perkembangan ekonomi dalam membantu pasar di negara-negara berkembang untuk bertransisi ke dalam ekonomi digital.

Berdasarkan survei yang dikeluarkan oleh Huawei pada tahun 2016, The Global Connectivity Index (GCI), operator telekomunikasi di seluruh dunia memiliki peluang untuk berinvestasi ke berbagai pasar di negara-negara berkembang untuk mempergunakan potensi besar dalam dunia TIK, memanfaatkan demografis yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dan didukung dengan strategi TIK di setiap negara.

Menjawab tantangan ini, Huawei berkomitmen untuk membantu operator dalam meningkatkan efisiensi dan mendorong pertumbuhan bisnis yang menguntungkan dengan mempromosikan pembangunan berkelanjutan di pasar negara berkembang.

“Kami bekerja sama dengan operator dalam mengidentifikasi pelanggan, mengembangkan bisnis yang menguntungkan, dan membangun jaringan. Huawei memungkinkan operator untuk mengkombinasikan kebijakan industri dengan pemanfaatan sumber daya yang terdapat pada jaringan, serta menggabungkan inovasi teknologi dan bisnis. Melalui pengembangan layanan dan pembangunan jaringan, Huawei dapat membantu operator menghasilkan pendapatan baru dan menerapkan siklus bisnis yang positif,” ujar William Xu, Executive Director of Board and Chief Strategy Marketing Officer Huawei.

Dalam menganalisa lanskap teknologi di pasar negara berkembang untuk menghasilkan pendekatan strategis, Huawei menggunakan empat pendekatan, yaitu user+, family+, asset+, dan efficiency+. Pesatnya penyebaran pita lebar rumah (home broadband) dan digitalisasi dalam ruangan dapat membantu cakupan jaringan bagi operator serta memberikan kesempatan bagi para pengguna untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik.

Aset-aset jaringan yang sudah tersedia dapat digunakan untuk memaksimalkan nilai jaringan yang dimilki oleh operator dan efisiensi dari spektrum yang digunakan oleh para operator serta meningkatkan O&M dan memberikan layanan bagi pengguna di berbagai sektor. Selain itu, perkembangan dunia teknologi dapat dimaksimalkan dengan menghubungkan para pengguna yang diharapkan mampu mendorong pembangunan ekonomi, kemanusiaan, dan masyarakat.

“Kami melihat adanya peningkatan dalam penggunaan mobile connections di dunia, yaitu sebesar 2 milliar pengguna, dan 500 juta pita lebar rumah di tahun 2025. Huawei berkomitmen untuk selalu membantu operator-operator di seluruh dunia dalam ROADS to New Growth. Huawei juga berkomitmen untuk selalu mendorong pasar di negara-negara berkembang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan menyediakan jaringan pada setiap saat, termasuk dalam bencana alam,” ujar William Xu, Executive Director of Board and Chief Strategy Marketing Officer Huawei.

URL: http://selular.id/MoJNdF

http://duitkita.net/wp-content/uploads/2017/03/transformasi-digital-pacu-perkembangan-bisnis-operator.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments