TREN BISNIS: Bank Mayapada Masuk BUKU 3 hingga Sanksi Menanti Pengusaha yang Tidak Bayar THR : Okezone Ekonomi

Bisnis

[ad_1]

JAKARTA – PT Bank Mayapada Internasional Tbk, dinyatakan tercatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bank yang termasuk ke Kelompok BUKU 3 yang memiliki kecukupan modal inti sebesar Rp5 triliun sampai dengan kurang dari Rp30 triliun. Baca selengkapnya: Akhirnya! Bank Mayapada Masuk BUKU 3

Sementara itu, Pemerintah mengantisipasi kemungkinan upaya masyarakat memecah simpanannya di bank ke dalam beberapa rekening dengan saldo di bawah Rp1 miliar guna menghindari kebijakan pelaporan rekening nasabah oleh lembaga keuangan kepada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). Baca selengkapnya: Nasabah Rp1 Miliar Berpotensi Curang, Ditjen Pajak Antisipasi Pemecahan Rekening

Selanjutnya ada informasi bahwa perusahaan-perusahaan diminta memberikan tunjangan hari raya (THR) minimal H-7 Lebaran. Jika melanggar atau tak memberikan, siap-siap saja diberi sanksi tegas. Baca selengkapnya: Tak Beri THR, Pengusaha Siap-Siap Terima Sanksi!

Ketiga berita tersebut, menjadi berita-berita yang banyak menarik minat para pembaca di kanal bisnis Okezone.com. Untuk itu, berita-berita tersebut kembali disajikan secara lengkap.

JAKARTA – PT Bank Mayapada Internasional Tbk, dinyatakan tercatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bank yang termasuk ke Kelompok BUKU 3 yang memiliki kecukupan modal inti sebesar Rp5 triliun sampai dengan kurang dari Rp30 triliun. Baca selengkapnya: Akhirnya! Bank Mayapada Masuk BUKU 3.

Sementara itu, Pemerintah mengantisipasi kemungkinan upaya masyarakat memecah simpanannya di bank ke dalam beberapa rekening dengan saldo di bawah Rp1 miliar guna menghindari kebijakan pelaporan rekening nasabah oleh lembaga keuangan kepada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). Baca selengkapnya: Nasabah Rp1 Miliar Berpotensi Curang, Ditjen Pajak Antisipasi Pemecahan Rekening.

Selanjutnya ada informasi bahwa perusahaan-perusahaan diminta memberikan tunjangan hari raya (THR) minimal H-7 Lebaran. Jika melanggar atau tak memberikan, siap-siap saja diberi sanksi tegas. Baca selengkapnya: Tak Beri THR, Pengusaha Siap-Siap Terima Sanksi!.

Ketiga berita tersebut, menjadi berita-berita yang banyak menarik minat para pembaca di kanal bisnis Okezone.com. Untuk itu, berita-berita tersebut kembali disajikan secara lengkap.

Akhirnya! Bank Mayapada Masuk BUKU 3

PT Bank Mayapada Internasional Tbk, dinyatakan tercatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bank yang termasuk ke Kelompok BUKU 3 yang memiliki kecukupan modal inti sebesar Rp5 triliun sampai dengan kurang dari Rp30 triliun.

Sekretaris Perusahaan Jennifer Ann mengatakan, masuknya Bank Mayapada ke Kelompok BUKU 3 ini berdasarkan surat OJK tertanggal 2 Juni 2017. Menurutnya, naik kelasnya Bank Mayapada merupakan wujud dari komitmen pemegang saham untuk terus memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi.

Adapun aksi korporasi yang dilakukan antara lain melalui penawaran umum terbatas (PUT) dengan hak memesan efek terlebih sahulu (HMETD) yang telah mencapai kesembilan kalinya sampai dengan 2016 dan penawaran umum obligasi subordinasi sebanyak empat kali.

Sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) yang telah disampaikan kepada OJK, Bank Mayapada sedang mempersiapkan pelaksanaan PUT ke-10 dengan target perolehan dana Rp1 triliun dan penerbitan obligasi subordinasi berkelanjutan 1 selama dua tahun sebesar masing-masing Rp750 miliar per tahun pada tahun ini. Hal ini dilakukan dengan menggunakan laporan keuangan audited buku Maret 2017.

“Kedua aksi korporasi tersebut saat ini sedang dalam proses, dengan tujuan memperkuat struktur permodalan bank dalam menunjang ekspansi usaha dan kebutuhan capex untuk penguatan infrastruktur teknologi informasi,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya.

Kinerja Bank Mayapada hingga kuartal I 2017, mencatatkan total aset sebesar Rp66,84 triliun dengan jumlah dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp57,74 triliun dengan penyaluran kredit sebesar Rp49,12 triliun atau tumbuh sebesar masing-masing 28,36%, 26,40%, dan 33,76% dibandingkan tahun buku unaudited Maret 2016.

Sedangkan dari sisi rasio kecukupan modal (CAR), loan to deposit ratio (LDR), beban operasional (BOPO), dan kredit bermasalah (NPL) net, tercatat masing-masing sebesar 13,7%, 85,07%, 78,80%, dan 0,96%.

Untuk pelayanan yang lebih komperehensif, Bank Mayapada mempersiapkan dan meluncurkan aneka produk dan layanan berbasis teknologi informasi/e-channel, antara lain m-bankinginternet banking, dan emoney. Layanan kartu kredit juga sedang dalam proses. Perseroan juga terus berinvestasi untuk memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan meningkatkan kualitas pelayanan para frontliner serta personel bisnis di lapangan.

“Semua upaya diarahkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama kepada para nasabah yang telah mengantarkan Bank Mayapada ke kinerja saat ini dan ke depan,” ucapnya.

https://img.okezone.com//content/2017/06/12/320/1714213/tren-bisnis-bank-mayapada-masuk-buku-3-hingga-sanksi-menanti-pengusaha-yang-tidak-bayar-thr-jwY5Od2O0X.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Kredit Wuling Jogja Termurah dan Banyak Bonus

Menggabungkan kelas pelatihan penjualan otomotif ini gratis untuk kredit wuling jogja mempromosikan profesionalisme melalui pendidikan. Pearson Toyota ingin membantu Anda untuk mendapatkan penawaran terbaik pembiayaan dan sewa mobil tersedia. Selain itu, mobil sewa kami serta kendaraan bekas lain termasuk perusahaan sertifikat, 12/12 terbatas Powertrain garansi dan 12-bulan Unlimited Roadside Assistance …

Bisnis
Harga Cetak Kalender 2018 Termurah

harga cetak kalender 2018 ialah peranti penjualan yang luar biasa serta ekonomis, serta aturan sempurna buat membenarkan kalau merk kamu konsisten di depan klien kamu sepanjang tahun. tiap laman bulanan didesain buat pencetakan pada kertas skala warkat, tolak ukur. memakai percetakan ekonomis almanak buat bidang usaha almanak membikin amplop besar …

Bisnis
Gabung Grab, Jangkauan Bisnis Kudo Bakal Menggurita

[ad_1] Jakarta, CNN Indonesia — Setelah akuisisi oleh Grab rampung, Kudo menyebut skala bisnisnya berkembang pesat. Peran pengemudi Grab yang begitu banyak jadi salah satu alasan jangkauan Kudo lebih ‘menggurita’. CEO Kudo Albert Lucius menggambarkan perbedaan segmen pasar dengan Grab memperluas cengkeraman Kudo. Grab yang lebih terpusat di kota-kota primer …