Usaha Melejit dengan Bisnis Digital



LEBIH dari 130 juta penduduk Indonesia telah terhubung dengan internet. Hal itu membuat peluang usaha yang dimudahkan dunia maya semakin banyak bermunculan.

Pengusaha-pengusaha baru muncul, unjuk gigi di percaturan bisnis digital. Mereka percaya potensi usaha di bidang digital memiliki prospek bisnis yang besar. Pada episode ke-14, Big Circle pun ingin membahas tema Usaha melejit dengan bisnis digital.

Diundanglah para pendiri usaha sukses dengan menggunakan platform digital yakni Razi Thalib (pendiri Setipe.com), Teguh Basuki Ariwibowo (pendiri Pinjam.co.id) dan Ardhi Setyo Putranto (pendiri Banana Queen).

Host Andy F Noya kembali ditemani Amanda Zevannya akan berdiskusi bersama para narasumber. Kali ini, mereka didampingi mentor Ben Soebiakto (creativepreneur) dan Arto Soebiantoro (local brand expert), yang akan memberikan banyak insight kepada narasumber.

Selain itu juga akan hadir mentor tamu, Anggoro Eko Cahyo (Direktur Bisnis Konsumer Bank BNI).

Biro jodoh

Setipe.com yang didirikan Razi Thalib, 37, merupakan situs dan aplikasi online yang bertindak sebagai biro jodoh. Sampai saat ini, Setipe sudah memiliki sekitar 500 ribu anggota.

Setipe juga sudah memfasilitasi sekitar 7,5 juta perkenalan dengan 4,5 juta percakapan. Setipe juga mengantarkan 201 pasangan atau 402 orang ke jenjang pernikahan.

Selain biro jodoh online, Setipe juga membuka layanan premium offline match making, yakni calon pasangan dipertemukan secara offline.

Setipe juga mendapatkan penghasilan dari premium online dating, yakni peserta dapat dipertemukan dengan match sebanyak 30 orang sekaligus dalam sehari. Layanan premium ini berbayar Rp100 ribu.

Razi merupakan sarjana bidang teknologi informasi (TI) lulusan Charles Sturt University, Australia. Pada 2009, Razi memutuskan kembali ke Indonesia setelah lulus kuliah dan sempat bekerja di Australia.

Tentu saja, bukan hanya lantaran kangen kampung halaman yang membuat Razi memilih memulai bisnisnya di Indonesia. Menurut dia, Indonesia merupakan pasar yang luas, terutama bila ingin memulai bisnis digital.

Razi memandang Indonesia memiliki banyak masalah yang solusinya bisa diselesaikan melalui layanan digital. Hanya saja, belum banyak orang yang ahli di bidang digital di Indonesia.

“Kalaupun di Indonesia sudah banyak yang memiliki ide, masih belum banyak yang memikirkan mau diapakan ide tersebut,” kata Razi.

Selain itu, Razi juga merasa kurang cocok bila harus bekerja di perusahaan di Indonesia. “Karena itu saya memutuskan untuk membangun bisnis sendiri,” kenang Razi.

Razi dan Nadiem Makarim sempat bekerja bersama di Zalora. Setelah sekitar setahun menjadi bagian dari Zalora, akhirnya Razi memilih mengundurkan diri. Penyebabnya, ia merasa Zalora sudah stabil.

Selanjutnya, Razi mulai mempersiapkan pembentukan biro jodoh online. Razi mengenang, sejatinya ia sudah lama memiliki keinginan mendirikan biro jodoh secara daring. Ditambah lagi, setelah kembali ke Indonesia, rekan-rekannya berusaha menjodohkan dirinya.

Ide membuat situs pencari jodoh ini sudah terbetik sejak 2010. “Saya melihat di Indonesia ada pasarnya, karena di luar negeri startup online dating itu ada banyak peminatnya, sementara saya lihat di Indonesia saat itu masih belum ada,” papar Razi.

Sembari mengerjakan proyek-proyek sebagai konsultan, Razi mulai mengumpulkan modal untuk membangun startup barunya. Akhirnya, modal pun terkumpul. Dengan modal kurang lebih Rp50 juta, yang diambil dari kantong sendiri, Razi akhirnya mulai merintis Setipe.com. (Media Indonesia)

(AHL)

http://cdn.metrotvnews.com/dynamic/content/2017/06/30/722836/ac9V3oP2XW.jpg?w=650



Sumber Artikel

Komentar

comments