Video Masuk Apartemen dengan Rekan Bisnis Perempuan Viral, Jadi Seperti Ini Urusannya

Bisnis

[ad_1]

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Islam Tahseen Mous Abualfeilat, warga Palestina yang baru dua bulan tinggal di Kota Malang komplain ke pengelola Apartemen Soekarno – Hatta, Kamis (20/4/2017).

Ia merasa terancam karena diintai melalui CCTV yang dipasang di depan pintu kamarnya yang berada di lantai 15. CCTV itu dipasang tersembunyi di langi-langit lorong. Bahkan video rekaman itu disebar.

Tahseen berada di Malang karena sedang menjalankan bisnis tur dan perjalanan ke Masjidil Aqsa di Palestina.  Padahal, ia hanya menjalankan bisnis dan mengambil kursus Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Malang.

“Saya takut kalau diawasi Mossad padahal saya bukan siapa-siapa. Saya bukan politisi. Mungkin saja itu ulah competitor saya. Saya yakin itu jebakan,” tegasnya.

Video itu menampilkan banyak visual saat Tahseen keluar masuk kamar. Satu cuplikan video yang dipertontonkan ke SURYAMALANG.COM adalah ketika rekan bisnis Tahseen masuk ke kamar apartemen, malam ketika Tahseen baru saja tiba di Malang pada 4 April 2017.

Dalam visual video yang tersebar itu, tampak ketika tiba di depan kamar bersama rekan bisnisnya , Dian.

Tahseen membuka pintu. Kemudian rekannya yang perempuan tadi masuk terlebih dahulu ke dalam kamar apartemen dengan membawa tas berukuran besar. Kemudian Tahseen mengikuti dari berlakang dengan tas berukuran besar pula.

Dian menjelaskan saat itu ia membantu mengantarkan Tahseen ke apartemen. Malam itu ia masuk kamar untuk hanya memeriksa kamar dan mengantarkan barang. “Setelah itu saya keluar,” terang Dian.

Video dari CCTV itu tersebar hingga akhirnya diketahui oleh Dian dan Tahseen. Dian sendiri mengaku mendapatkan video itu dari adiknya. Sedangkan adiknya mendapat kiriman dari orang yang tidak dikenal. Anehnya pengirim mengetahui kalau orang di video itu adalah Dian dan Tahseen.

Akibat peristiwa itu, Tahseen mengaku bisnisnya merosot. Tahseen mengalami kerugian Rp 400 juta dan kehilangan klien bisnis akibat tersebarnya video. Video itu tersebar melalui aplikasi media sosial WhatsApp.

Atas terjadinya peristiwa itu, pihak apartemen menyanggupi akan memberikan surat keterangan perhomonan maaf kepada Tahseen. Pimpinan pengelola apartemen David Cahyadi mengatakan kalau mereka kecolongan atas peristiwa itu.

Pihak apartemen tidak tahu menahu adanya CCTV yang berada di depan pintu kamar Tahseen. Pihaknya baru mengetahui setelah ada laporan.

“Setelah kami amati, kami bergerak. Tidak ada penggunaan power listrik karena tidak ada kabel yang dikupas. Jadi kemungkinan CCTV itu menggunakan baterai,” ujar David.

                                  

http://cdn2.tstatic.net/suryamalang/foto/bank/images/mediasi-apartemen-soehat_20170420_225008.jpg

[ad_2]

Sumber Artikel

Bisnis
Toko Bunga Jakarta Online Murah Terpercaya

Selamat Datang di Website Kami: toko bunga jakarta online murah Menyediakan Berbagai Macam Bunga, Papan Bunga, Bunga Meja, Bunga Berdiri, Bunga Bouqet Tangan dll. Model papan bunga dengan kombinasi warna biru kuning hijau juga merupakan salah satu dari banyak model favorit di klien kami. pesan untuk dewan berkabung. Bouquet Flower …

kontraktor kaca dan aluminium composite panel
Bisnis
Spesialis Kontraktor Aluminium Composite Panel Gedung

Fasad & Dinding Tirai dari Aluminium Composite Panel Ringan dan kaca stopol. Spesialis kontraktor kaca dan aluminium composite panel dan juga kaca oleh PT Partindo. Akreditasi jaminan tertutup pasti akan diberikan untuk proyek yang membutuhkan berdasarkan panel serta persyaratan naungan yang memanfaatkan ditambah masalah lingkungan. Aplikasi Alcopan tidak terbatas pada …

daftar harga beton cor ready mix
Bisnis
Harga Beton Cor Readymix Per M3 untuk Wilayah Jakarta

Biaya Beton Semua Set Mix – Jayamix Per M3 Cor K225 Oktober 2017. daftar harga beton cor ready mix tidak terdiri dari jaringan uang tunai, jika lebih besar dari 10 pipeline. Dengan menyewakan pompa berdasarkan tuntutan waktu pemakaiannya bisa mencegah bahaya peralatan menganggur namun tetap perlu membayar uang sewa. Biaya …